Monday, September 16, 2013

Maia juga tak tahu Dul bisa menyetir

Katakepo.blogspot.com - Peristiwa tabrakan maut antara Mitsubishi Lancer yang menyeruduk Daihatsu Gran Max dan Toyota Avanza di Tol Jagorawi pada Minggu (8/6) lalu masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pasalnya dalam kecelakaan tersebut menyeret putra bungsu musisi Ahmad Dhani, AQJ alias Dul (13) sebagai tersangka.

Rupanya baik Ahmad Dhani maupun Maia Estianty tidak mengetahui bahwa Dul bisa mengendarai mobil. "Saya malah nggak tahu Dul bisa nyetir," ungkap Dhani beberapa waktu lalu.

Senada dengan Dhani, ungkapan tersebut juga terlontar dari mulut Maia saat menjalani pemeriksaan di kantor Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Ibu Maia tahu (Dul bisa menyetir) setelah kecelakaan," ungkap Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo, di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (16/9).

Sementara itu, terkait pemeriksaan terhadap tersangka Dul, Sambodo mengatakan, tidak menutup kemungkinan apabila putra bungsu Dhani-Maia itu diperiksa bukan di kantor kepolisian.

"Ketika periksa anak di bawah umur menurut undang-undang penyidik harus menciptakan suasana kondusif," terangnya.

"Untuk itu pemeriksaan bisa dilakukan di mana saja. Bisa di rumah sakit, bisa di kantor polisi atau di mana saja," urainya.

Bahkan, saat pemeriksaan Dul bisa didampingi kedua orangtuanya. "Itu ketentuan amanat undang-undang," pungkasnya.

Usai diperiksa soal Dul, Maia minta maaf pada keluarga korban

Katakepo.blogspot.com - Maia Estianty, ibunda Dul (13) memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa terkait kecelakaan di Tol Jagorawi yang melibatkan Dul. Dalam pemeriksaannya, Maia dicecar 17 pertanyaan oleh penyidik Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Ada 17 pertanyaan. Untuk isinya apa, silakan tanya Pak Wadirlantas saja," ucap Maia usai menjalani pemeriksaan di kantor Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (16/9).

Pada kesempatan tersebut, pelantun lagu 'Lelaki Buaya Darat' itu menyampaikan permohonan maafnya kepada keluarga korban baik yang meninggal maupun yang kini masih menjalani perawatan.

"Saya mau sampaikan maaf saya sebagai orang tua Dul. Saya tiap hari berdoa untuk keluarga korban yang meninggal dan masih dirawat," ucap Maia lirih.

Saat ditanya apakah dirinya mengetahui Dul bisa mengemudikan mobil atau tidak, Maia pun enggan menjawab.

"Saya nggak mau ngomong itu ya. Saya hanya mau minta maaf kepada keluarga korban," pungkasnya.

Sebelumnya, pentolan grup Duo Maia tersebut mendatangi Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.15 WIB dan baru selesai diperiksa sekitar pukul 16.30 WIB. Maia yang mengenakan blus putih motif bunga-bunga tersebut datang tanpa mengeluarkan sepatah kata pun kepada awak media.

Maia datang setelah tidak hadir dalam pemanggilan pertamanya yang dijadwalkan pada Kamis lalu.

Mendengkur bisa bikin wajah terlihat jelek!

Katakepo.blogspot.com - Ternyata istilah 'beauty sleep' atau tidur cantik bukan sekedar kata-kata manis yang digunakan para wanita untuk menjelaskan betapa pentingnya tidur untuk kecantikan. Sebuah penelitian membuktikan bahwa gangguan tidur seperti mendengkur atau gangguan pernapasan memang bisa berimbas pada kecantikan.
Penelitian yang mengamati sleep apnea atau gangguan tidur yang ditandai dengan mendengkur dan gangguan pernapasan menunjukkan bahwa orang yang memiliki apnea tidur dan mendengkur memiliki wajah yang kurang menarik dan lebih cepat tua dibandingkan orang yang cukup tidur dan memiliki tidur yang berkualitas.
Namun, jangan khawatir dulu jika kalian termasuk salah satu orang yang mengalami apnea tidur ini. Penelitian juga mengungkap bahwa melakukan perawatan terhadap kelainan apnea tidur seperti mendengkur dan susah bernapas bisa membuat wajah terlihat lebih menarik, seperti dilansir oleh Daily Mail (15/09).
Hasil ini didapatkan setelah peneliti mengalami 20 orang yang mengalami apnea tidur. Mereka difoto menggunakan alat khusus yang bisa mengenali garis-garis wajah mereka. Sekitar 75 persen partisipan yang mengalami apnea tidur dan mendapatkan perawatan mengalami peningkatan dalam segi penampilan.
Mereka terlihat lebih muda, kerutan di wajah berkurang, dan terlihat lebih menarik. Meski begitu, sayangnya beberapa tanda kurang tidur seperti lingkaran hitam di sekitar mata masih terlihat meski partisipan yang mengalami apnea tidur melakukan perawatan.
Jika kalian termasuk orang yang sering mengalami apnea tidur dan mengalami gejala seperti mendengkur serta sulit bernapas saat tidur, segera periksakan diri ke dokter dan lakukan perawatan untuk menyembuhkannya. Dengan begitu kalian bisa menghindari efek negatif mendengkur yang akan membuat kalian kurang menarik.

Dukun politik mengaku pernah tawarkan jasanya ke Prabowo

Katakepo.blogspot.com - Nama Dr KH Desembrian Rosyady S.Ag, SH, SE, MM, MBA, sepertinya belum banyak dikenal oleh para politikus, terlebih masyarakat luas. Namun demikian pria kelahiran Malang 51 tahun lalu ini mengaku memiliki kelebihan untuk mendoakan orang menjadi sukses.

Mengaku keturunan Prabu Brawijaya dan juga keturunan Nabi Muhammad SAW, pria yang akrab di sapa Ustaz Rosyady ini membuka jasa bagi para calon anggota legislatif (caleg), calon kepala daerah, hingga calon presiden, untuk bisa duduk di kursi kekuasaannya. Tidak tanggung-tanggung, dia memberi jaminan 99 persen jadi.

"Ini baru dua minggu saya buka, memang belum ada yang datang. Tapi sudah banyak pejabat maupun lurah yang sudah jadi berkat saya," katanya saat ditemui di kantornya yang jauh dari kesan mewah di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Senin (16/9).

Bahkan Rosyadi mengaku sudah menawarkan jasanya ini kepada calon Presiden Partai Gerindra Prabowo, dan juga Surya Paloh yang digadang-gadang sebagai capres Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

"Pak Prabowo dan Surya Paloh sudah pernah ketemu saat nikahan anaknya Pak Permadi. Sudah saya tawarkan dan belum di respons," katanya.

Namun demikian, ia tidak terlalu berharap agar kedua tokoh tersebut mendatanginya dan membawa uang sebesar Rp 1 triliun rupiah sebagai mahar menjadi capres.

"Kalau mau datang silakan bawa uangnya jangan lupa. Gak dateng juga gak papa, itu kan hak mereka gak bisa dipaksakan," tandasnya.

Jokowi: Saya enggak ngurus itu surva-survei

Katakepo.blogspot.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali ogah mengomentari hasil beberapa lembaga survei yang menempatkan dirinya sebagai calon presiden dengan tingkat elektabilitas tertinggi. Survei teranyar, Survei Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG), elektabilitas Jokowi mencapai 45,8 persen.

Lagi-lagi Jokowi menanggapi hasil survei itu dengan santai. Ia tak ingin terpengaruh dengan hasil survei.

"Saya enggak ngurus itu surva-survei. Elektabilitas, popularitas, restu apa? Ngurus aja enggak," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/9).

Jokowi menegaskan, ia tak mau berpikir soal capres. Ia ingin konsentrasi mengurus Jakarta.

"Saya sekarang ini masih mengikuti progres pekerjaan yang ada di DKI. Masih mengawal progres yang ada. Dari menit ke menit, hari ke hari, minggu ke minggu, terus mengikuti itu.," ujarnya.

Jokowi khawatir jika tak mengawal programnya, maka akan keluar dari rel. "Sehingga ya konsentrasi saya di situ," katanya.