Thursday, September 19, 2013

Dibbuk, kotak yang menyimpan roh jahat

Katakepo.blogspot.com - Kotak dibbuk adalah sebuah wine cabinet, yang menurut cerita rakyat Yahudi, diyakini telah dihantui oleh sosok roh jahat yang mampu menghantui dan merenggut jiwa manusia. Cerita dimulai pada bulan September 2001, ketika seorang pembeli barang antik menghadiri sebuah acara lelang di Portland, Oregon. Lelang ini diadakan untuk menjual barang-barang antik milik seorang wanita berusia 103 tahun, dan cucunya memberitahu pembeli barang antik itu tentang masa lalu neneknya ketika orang itu membeli wine cabinet tersebut.

Wanita Yahudi itu merupakan satu-satunya anggota keluarganya yang berhasil bertahan hidup di kamp konsentrasi Nazi selama Perang Dunia II. Ketika ia berimigrasi ke Amerika Serikat, wine cabinet dan dua item lainnya adalah satu-satunya hal yang ia bawa bersamanya. Cucu wanita itu kemudian menjelaskan bahwa neneknya selalu menyimpan kotak itu dan mengatakan bahwa itu seharusnya tidak pernah dibuka karena mengandung roh yang berbahaya yang disebut dibbuk.

Dia pun meminta agar kotak itu dikuburkan bersamanya, tetapi karena hal itu melawan tradisi Yahudi, keluarganya tidak melakukannya. Mendengar kisah itu, sang pedagang barang antik pun berpikir untuk mengembalikan barang tersebut. Namun anehnya, cucu wanita itu malah menghardiknya dan berkata bahwa mereka telah membuat kesepakatan sehingga keputusannya tidak dapat diganggu gugat. Mendengar itu, sang pedagang pun terpaksa membawa wine cabinet tersebut ke tokonya dan meletakkannya di ruang bawah tanah. Segera setelah kejadian itu, hal-hal aneh dan menakutkan mulai terjadi padanya.

Sang pemilik toko kemudian mendapat komplain dari asistennya yang mengatakan bahwa lampu toko terlihat menyala tanpa tahu siapa yang menghidupkannya, pintu toko dan gerbang keamanan juga kerap terkunci sendiri. Puncaknya, asisten toko itu mendengar suara mengerikan yang datang dari ruang bawah tanah. Setelah diselidiki, sang pemilik toko dan asistennya menemukan bau bacin yang entah dari mana datangnya, dan semua lampu di ruang bawah tanah terlihat pecah.
Photo by amazon.com
Sang pemilik toko pun lantas menghadiahkan wine cabinet itu kepada ibunya. Tak disangka, sang ibu yang baru saja menerima hadiah barang antik itu lalu terserang stroke berat. Di rumah sakit, wanita itu terus menangis sambil mengucapkan "H-A-T-E G-I-F-T". Dia berusaha untuk memberikan hadiah itu ke beberapa orang, tetapi benda itu selalu dikembalikan kepadanya dalam beberapa hari.

Beberapa beralasan bahwa mereka tidak menyukainya atau karena mereka merasa bahwa ada sesuatu yang aneh tentang kotak itu. Wanita itu pun mulai mendapatkan mimpi buruk yang berulang, dan dia kemudian menemukan bahwa semua anggota keluarganya, yang tinggal di sekitar kotak itu, mendapatkan mimpi yang sama. Tak berhenti di situ, wanita itu juga kerap melihat ada bayangan yang mondar-mandir di dekatnya.

Setelah menyadari bahwa ada kejadian mistis yang menimpa keluarganya, sang pemilik toko kemudian mencari informasi secara online dan tidak sengaja tertidur di depan komputernya. Ketika ia terbangun, ia merasa seperti ada sesuatu yang bernapas di lehernya, dan ketika ia menengok ke belakang, ia melihat sesosok bayangan besar yang berlalu dari pandangannya dan berlari menyusuri lorong. Ia kemudian memutuskan untuk menjual barang antik itu di situs eBay, bersama dengan informasi rinci tentang apa yang telah terjadi padanya sejak mendapatkan kotak bertuah tersebut.

Jason Haxton, seorang kurator museum medis di Missouri, lalu membeli kotak antik itu dari eBay. Dia pun kemudian menulis sebuah buku yang menceritakan kisah-kisah aneh tentang kotak dibbuk yang dibelinya, dan pada tahun 2012, film horor yang diangkat dari ceritanya, di beri judul The Possession.

Pemilu, sumber korupsi partai politik

Katakepo.blogspot.com - DPR disebut KPK sebagai lembaga negara yang paling korup. Sementara partai politik disebut sebagai organisasi yang hidup dan mati untuk korupsi. Jika memang demikian, bagaimana menjelaskan asal-usul korupsi itu?

Partai politik adalah satu-satunya organisasi yang bisa mendapatkan kekuasaan legislatif: mengajukan daftar calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Partai politik bisa mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden, gubernur dan wakil gubernur, serta bupati/walikota dan wakil bupati/wakil wali kota.

Jadi, lembaga legislatif dan eksekutif itu memang jatah partai politik. Itu amanat konstitusi. Jadi, suka tidak suka, harus diterima. Kecuali kalau rumusan UUD 1945 diubah. Tetapi peluang itu terkunci, karena perubahan konstitusi hanya bisa dilakukan oleh dua per tiga anggota MPR yang merupakan gabungan dari DPD dan DPR. Padahal jumlah DPD kurang dari satu per tiga anggota DPR.

Oleh karena itu daripada bermimpi membersihkan lembaga legislatif dan eksekutif dari anasir-anasir partai politik, lebih masuk akal jika kita mengurai masalah: mengapa partai politik dan orang-orang partai politik yang duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif gampang terlibat korupsi? Sekadar karena bermental korup, atau ada faktor lain?

Saya tidak percaya bahwa moralitas dan mentalitas merupakan faktor dominan yang menjadikan anggota parlemen terlibat korupsi. Banyaknya orang baik yang menjadi jahat setelah menjadi anggota legislatif, adalah salah satu petunjuk. Pengakuan dari sejumlah narapidana korupsi, bahwa mereka korupsi karena harus setor uang ke partai politik, adalah petunjuk lain.

Jadi, ini menyangkut sistem. Maksudnya, sistem politik kita memang mendorong anggota legislatif dan pejabat eksekutif untuk melakukan tindakan koruptif. Ada yang tertangkap, tetapi lebih banyak yang sukses karena berhasil mengakali peraturan.

Sistem politik kita memang menciptakan biaya tinggi. Biaya tinggi ini yang harus ditanggung partai politik, anggota legislatif, dan pejabat eksekutif. Bagaimana biaya politik tinggi itu muncul, dan mengapa mereka mesti menanggungnya?

Pertama, penggunaan sistem pemilu proporsional daftar terbuka untuk memilih anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Di sini calon harus membayar biaya pencalonan, kampanye dan saksi. Besarnya biaya pencalonan beda-beda setiap partai politik. Sedang biaya kampanye menjadi berlipat, karena masing-masing calon kampanye habis-habisan karena merasa punya peluang terpilih. Biaya saksi harus dikeluarkan untuk menjaga agar perolehan suara tidak dicuri orang di tengah jalan.

Dalam pemilihan pejabat eksekutif juga terdapat biaya pencalonan yang biasa disebut dengan "uang perahu" atau "uang tali asih". Sedang sistem pemilihan langsung dengan putaran kedua, menjadikan biaya kampanye berlipat, karena calon harus berkampanye dua kali. Karena pemilu dua kali, maka bayar saksi juga harus dua kali.

Kedua, penerapan jadwal pemilu: pemilu legislatif, tiga bulan kemudian disusul pemilu presiden, lalu pilkada di berbagai daerah dengan jadwal berserakan selama empat tahun. Sepertinya hanya ada tiga pemilu, tetapi dalam kurun lima tahun bisa sampai tujuh kali pemilu: pemilu legislatif, pemilu presiden putaran pertama, pemilu presiden putaran kedua, pilkada gubernur putaran pertama, pilkada gubernur putaran kedua, pilkada bupati/walikota putaran pertama, dan pilkada bupati/walikota putaran kedua.

Tentu saja semakin banyak pemilu semakin banyak biaya kampanye yang harus ditanggung partai politik dan calon. Semakin banyak juga biaya saksi yang harus ditanggung. Biaya politik pun jadi berlipat.

Ketiga, tiada pembatasan dana kampanye. Meskipun udang-undang pemilu membuat banyak ketentuan tentang dana kampanye, namun sesungguhnya tidak ada pembatasan dana kampanye. Undang-undang pemilu menyebut adanya pembatasan sumbangan perseorangan dan perusahaan, tetapi karena sumbangan calon dan partai politik tidak dibatasi, maka kententuan itu jadi tak berarti.

Ketiadaannya pembatasan belanja kampanye (baik secara nominal, metode, maupun peralatan), mendorong partai politik dan calon melakukan kampanye besar-besaran. Mereka percaya rumus sederhana: siapa yang berkampanye intensif dan masif, maka mereka akan meraih kursi.

Nah, biaya politik yang demikian tinggi itulah yang harus ditanggung partai politik dan kader-kadernya yang duduk di legislatif maupun eksekutif. Pertama, mereka harus mengumpulkan uang untuk membayar utang dari pemilu yang lalu. Kedua, mereka juga harus mengumpulkan uang untuk persiapan pemilu yang akan datang. Dari mana mereka mendapatkan uang jika tidak memanfaatkan jabatan yang didudukinya?

Presiden Iran janji tidak kembangkan senjata nuklir

Katakepo.blogspot.com - Presiden Iran Hassan Rouhani kemarin memuji isi surat Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama yang dikirimkan kepadanya. Dia menyebut pernyataan Obama di surat itu bernada positif dan membangun. Rouhani juga berjanji Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (19/9), dalam suratnya Presiden Obama menyampaikan selamat atas terpilihnya Rouhani menjadi presiden Iran.

"Menurut pandangan saya, isi surat itu positif dan membangun," kata Rouhani dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC sebelum mengikuti sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kota New York, Amerika Serikat.

"Saya yakin semua pemimpin dunia punya kepentingan masing-masing. Mereka jangan sampai di bawah pengaruh kelompok tertentu."

Pernyataan Rouhani itu muncul setelah sebelumnya pemimpin spiritual Iran Ali Khamenei mendorong kerja sama dengan negara Barat. Dia menyebut pengorbanan dalam bentuk kompromi terkadang harus dilakukan.

"Terkadang seorang pegulat menunjukkan kemampuannya untuk melenturkan badan tapi dia tidak lupa siapa musuhnya dan apa tujuannya," kata Khamenei seperti dikutip kantor berita ISNA saat bertemu dengan para pemimpin Garda Revolusi.

Ramai-ramai tolak mobil murah

Katakepo.blogspot.com - Pemerintah telah mengeluarkan aturan mobil murah dan ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) beberapa waktu lalu. Harga jual mobil murah tersebut dipatok Rp 100 juta per unit. Peraturan ini tentunya menuai pro dan kontra dari beberapa kalangan. Bahkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kompak menolak kebijakan tersebut.

Penolakan ini tentu bukan tanpa alasan. Menurut Jokowi, program pemerintah soal mobil murah dinilai hanya menambah kemacetan di Ibu Kota. Ia pun menyampaikan keluhan itu kepada Wakil Presiden Boediono melalui surat yang telah dikirimkannya.

"Kemarin saya sudah kirim surat ke Wapres. Saya masih nunggu jawaban Wapres seperti apa ini," ujar dia yang ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu (18/9).

Program mobil murah dan ramah lingkungan ini sangat bertentangan dengan 17 instruksi Wakil Presiden Boediono yang ditandatanganinya pada 10 September 2010 lalu. Dalam instruksi itu, terlihat jelas pada poin ke-13 disebutkan salah satu cara mengatasi kemacetan adalah dengan melakukan pembatasan kendaraan bermotor.

"Iya saya tau aturannya sudah keluar dari pusat, mau gimana lagi dan dampaknya akan membuat tambah macet Jakarta dan kita sudah surati Wapres," terangnya.

Senada dengan Jokowi, rekan satu partainya di PDI Perjuangan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ikut menolak mobil murah. Kebijakan mobil murah dinilai hanya akan menambah beban jalan, dan membuat kota-kota besar semakin macet. Dirinya pun meminta konsep mobil murah ini untuk dikaji ulang kembali.

"Pertimbangan telah overload-nya jalan-jalan di Indonesia harus dipikirkan. Kalau itu (mobil murah) konsep mobil nasional oke saja, karena itu bagian merangsang industri dalam negeri. Tapi kalau impor ya jangan," kata Ganjar kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/9).

Ganjar akan mempelajari terlebih dahulu konsepnya. Jika memang tidak bisa dibatalkan, Ganjar akan meminta ada pembatasan penjualan di kota-kota besar. Ia pun mengaku tidak menutup kemungkinan akan melakukan hal yang sama seperti Jokowi, yaitu menyurati Wapres Boediono untuk membatalkan program mobil murah ini.

"Saya tidak tahu apakah itu akan masuk secara bebas, tapi kita akan segera lakukan langkah-langkah antisipasi, mungkin akan (menyurati Wakil Presiden Boediono) seperti Pemprov DKI," terangnya.

Selain kedua gubernur pecinta musik rock ini, kritikan juga datang dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ridwan yang belum lama dilantik, langsung menolak program mobil murah ramah lingkungan.

"Saya tidak setuju dengan program mobil murah, yang bisa menambah banyak kendaraan dan mempersempit usaha kita mengurai kemacetan," kata Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (18/9).

8 Remaja yang bunuh diri gara-gara di-bully

Katakepo.blogspot.com - Bullying, baik yang disampaikan secara langsung ataupun lewat dunia maya, bukan hal sepele yang bisa dibiarkan begitu saja. Selain membuat seseorang merasa tidak percaya diri, bullying juga bisa mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan nekad, seperti bunuh diri misalnya. Berikut adalah kisah delapan remaja yang nekad bunuh diri karena tidak tahan di-bully.

1. Ciara Pugsley, 15

Ciara ditemukan tak bernyawa di Killargue, dekat Dromahair, di perbatasan Sligo/Leitrim, setelah menghadiri sebuah pesta yang diadakan oleh tetangganya. Gadis yang diketahui mengalami cyberbullying ini bersekolah di St Clare's Comprehensive School di Manorhamilton. Tubuh Ciara yang sudah tak bernyawa saat itu ditemukan di sebuah hutan di dekat rumahnya.

2. Erin Gallagher, 13

Erin ditemukan meninggal di rumahnya, enam minggu setelah kasus kematian Ciara menguap ke permukaan. Erin mengalami nasib yang sama dengan Ciara, yakni cyberbullying. Gadis 13 tahun itu mengalami bullying setelah mengikuti situs jejaring sosial ask.fm. Ayah Ciara, Jonathan, mengatakan kepada Irish Independent bahwa dirinya benar-benar merasa hancur karena orang lain telah merenggut hidup anaknya.

3. Jessica Laney, 16

Jessica ditemukan tewas di rumahnya di Hudson, Florida, karena mengalami cyberbullying di sebuah situs jejaring sosial. Beberapa pengguna situs Ask.fm - situs jejaring sosial yang diikuti oleh Jessica - menyebut gadis itu sebagai seorang pelacur dan juga mencemooh penampilannya. Akibat dari penghinaan itu, Jessica merasa tidak percaya diri dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

4. Shannon Gallagher, 15

Dua bulan setelah kematian adiknya, Erin, Shannon juga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Kedua kakak beradik ini bersekolah di Finn Valley College di Stranorlar. James Gallagher, kakek Shannon dan Erin, mengatakan bahwa cucunya, Shannon, sangat merindukan adiknya yang meninggal karena cyberbullying.

5. Joshua Unsworth, 15

Joshua ditemukan merenggang nyawa dengan cara gantung diri di kebun orangtuanya, setelah mengalami cyberbullying di sebuah situs jejaring sosial yang terkenal. Seperti halnya Erin dan Jessica, Joshua juga terdaftar sebagai pengguna situs jejaring sosial Ask.fm. Karena tak tahan sering di-bully, Joshua pun akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

6. Daniel Perry, 17

Daniel Perry, dari Dunfermline, ditengarai telah menjadi korban scam, di mana seorang pengguna internet berusaha memikatnya untuk melakukan sebuah chatting online dan kemudian memerasnya. Menurut hasil investigasi, beberapa bulan sebelum kematian Daniel, ia mulai aktif chatting melalui website Skype dengan seorang gadis yang berusia tak jauh beda dari dirinya. Gadis itu kemudian berusaha memerasnya dan mengancam akan menyebarkan bukti percakapan mereka ke teman dan keluarganya. Karena merasa tidak tahan, Daniel pun akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

7. Hannah Smith, 14

Hannah bunuh diri setelah menjadi korban bullying di Ask.fm, sebuah situs jejaring sosial terkenal. Seperti halnya Erin dan Shannon, Hannah juga menjadi korban bullying dari pengguna situs tersebut. Karena tak tahan membaca pesan-pesan kasar di akunnya, Hannah akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

8. Rebecca Sedwick, 12

Rebecca telah diteror selama lebih dari setahun oleh gadis-gadis yang pernah menjadi temannya. Rebecca berusaha menghindar, namun kata-kata kasar yang selalu mampir ke akun sosial medianya mendorong gadis itu untuk mengakhiri hidupnya. Dia kemudian memutuskan untuk melompat dari menara pabrik semen yang telah ditinggalkan di dekat rumahnya di Lakeland.

Inilah delapan kasus bullying yang terjadi di dunia maya, khususnya melalui sosial media. Bullying bukan masalah sepele yang bisa diabaikan begitu saja. Maka, orang tua perlu lebih waspada terhadap penggunaan sosial media pada remaja. Ingat, dampak negatif dari penyalahgunaan situs jejaring sosial bisa berakibat buruk pada keadaan mental anak.