Sunday, September 29, 2013

Fenomena warnet jadi bilik asmara

Katakepo.blogspot.com - Baru-baru ini banyak sekali muncul kasus cabul yang terjadi di bilik warung internet (warnet). Salah satu contohnya kasus mesum yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah, Senin (23/9). Polisi yang sedianya menggelar razia pelajar di warnet, ternyata menemukan dua pasangan mahasiswa sedang asyik mesum di bilik warnet.

Berikutnya kasus indehoy dua siswa dan siswi SMK di Boyolali, Jawa Tengah, hingga si perempuan hamil. Keduanya juga mengaku pernah indehoy di dalam bilik warnet sebelum pacarnya hamil dan melahirkan bayi. Mereka kemudian membunuh bayi dan menguburkannya.

Sepertinya fenomena mesum di dalam warnet ini kerap terjadi, terutama di daerah-daerah di Indonesia. Pada 5 Mei 2013 lalu, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bahkan sampai berencana membuat Peraturan Bupati (Perbup) tentang bilik warung internet.

Hal itu dilakukan karena tingginya kasus pencabulan yang terjadi di dalam bilik warnet. Bupati Gunung Kidul Badingah mengatakan, kasus pencabulan yang mayoritas melibatkan pelajar sangat memprihatinkan. Terakhir, kasus mesum di warnet terjadi di wilayah Kecamatan Playen dengan korban anak di bawah umur.

"Kasus tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah saja namun juga menjadi tanggung jawab keluarga, lingkungan dan pemerintah daerah," kata Badingah di Gunung Kidul, Jumat (3/5).

Fenomena ini itu juga terjadi di Magelang, Jawa Tengah. Anggota Komisi C DPRD setempat, Eddy Sutrisno menuntut Pemkot Magelang mengatur usaha warung internet (warnet) serta permainan (game) online. Bahkan DPRD mendesak Pemkot Magelang segera menyusun Perda yang mengatur kedua usaha tersebut.

"Saya melihat, selain bilik-bilik warnet di Kota Magelang seperti kamar-kamar yang tertutup, masih banyak juga warnet-warnet yang tidak memproteksi situs-situs porno. Situs ini kemudian banyak dibuka pengunjung. Termasuk pelajar yang dapat mendorong perbuatan mesum di dalam bilik itu," tegas Eddy.

Hal itu karena Eddy menanggapi kasus tertangkapnya dua pasang pelajar SMA yang berbuat mesum di bilik warnet oleh Satpol PP. Kepergoknya dua pelajar yang tengah mesum di bilik warnet itu, menurut Eddy mengisyaratkan bahwa keberadaan warnet-warnet itu tak hanya berdampak positif tapi juga dampak negatif.

"Dampak negatif yang harus segera dieliminir, salah satunya dengan membuat Perda. Perda ini harus tegas, mengatur dari jam operasi, tata ruang usaha, hingga tegas mengatur kalau pelajar berseragam sekolah tidak diperkenankan masuk. Tujuannya semata-mata untuk menyelamatkan generasi muda," pungkasnya.

Nah, hari ini merdeka.com bakal menurunkan ulasan tentang fenomena mesum di bilik warnet. Bagaimana fenomena terjadi, dan apa memang benar butuh aturan bilik warnet? Simak saja beberapa ulasan berikutnya.

Bekerja meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita?

Katakepo.blogspot.com - Di era modern seperti saat ini semakin banyak ditemui wanita yang menjadi pekerja aktif atau menghabiskan sebagian waktunya di luar rumah untuk berakitivitas. Seperti dilansir dari idiva.com, wanita semakin mendominasi dalam dunia kerja. Mereka berkonsentrasi pada kenaikan karirnya sehingga secara tidak langsung pada akhirnya mereka bersaing ketat dengan pria. Namun di sisi lain, selain menjadi pekerja aktif mereka juga tetaplah ibu rumah tangga biasa yang mengurus keluarga dan rumah tangganya.

Berdasarkan fakta di atas wanita pekerja yang berusaha dengan keras menyeimbangkan antara keluarga dan tanggung jawab pekerjaan maka akan rentan terkena penyakit jantung dibandingkan wanita yang tidak bekerja. Stres, pola hidup yang tidak sehat, dan kurangnya akitivitas fisik dapat meningkatkan hipertensi, kolesterol, diabetes,obesitas, dan segala macam jenis penyakit kardiovaskuler. Hal ini semakin diperparah apabila mereka juga merupakan seorang perokok aktif. Untungnya, ada beberapa macam cara yang bisa dilakukan untuk menghindari penyakit tersebut seperti:
  • Menjaga berat badan dengan cara yang sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan rokok
  • Beristirahat yang cukup untuk menghindari stres dan depresi
  • Pergi memeriksakan kesehatan secara rutin
  • Mengidentifikasi gejala penyakit jantung sedini mungkin
Memang faktor-faktor penyebab sakit jantung seperti bertambahnya usia dan riwayat keluarga yang mempunyai penyakit jantung tidak dapat diubah namun Anda dapat meminimalisirnya dengan mulai menerapkan gaya hidup sehat dan mengelola stres dengan baik. Karena kesehatan Anda ada di tangan Anda.

Cegah pelajar mesum di warnet, polisi di Solo datangi sekolah

Katakepo.blogspot.com - Merebaknya kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di beberapa daerah, tak terjadi di Kota Solo. Jika di Wonogiri, Sragen, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar dan Boyolali sering terjadi kasus pelecehan, pencabulan bahkan perbuatan mesum pelajar di bilik warnet, lain halnya di kota Bengawan.

Pemerintah Kota setempat bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta telah mengantisipasinya. Mereka bahkan terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan penyuluhan dan pengarahan kepada siswa.

Kasubag Humas Polresta Surakarta, AKP Sis Raniwati mengatakan polisi selalu melakukan penyuluhan dan pengarahan ke sekolah. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman bahwa tidak ada untungnya seorang pelajar melakukan perbuatan melanggar hukum. Semisal membolos apalagi perkelahian.

"Kegiatan seperti sangat efektif untuk meredam kenakalan dan keagresifitasan masa muda para siswa serta kenakalan lain seperti tawuran dan narkoba," ujar Raniwati ketika dihubungi merdeka.com, Sabtu (28/9).

Sementara itu untuk mencegah terjadinya perbuatan mesum di warnet, melalui polisi masyarakat (polmas) Polresta Surakarta sudah memberikan penyuluhan kepada pengelola.

Selain Kepolisian, upaya yang sama juga dilakukan Pemerintah Kota Solo. Melalui Satpol PP, pemerintah setempat rajin melakukan penyuluhan dan pembinaan ke sekolah-sekolah.

Kepala Satpol PP Kota Solo Sutarjo mengaku upaya pendekatan ke siswa, dinilai sangat efektif. Sejak awal tahun lalu pihaknya secara intensif melakukan kunjungan ke sekolah, baik SMP maupun SMA.

"Kita sering menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah. Disitulah kesempatan kita untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang arti pentingnya belajar. Tentang bahaya membolos saat jam pelajaran, dan lain-lain," papar Sutarjo kepada merdeka.com, Sabtu (28/9).

Selain penyuluhan baik Polresta dan Satpol PP juga aktif melakukan razia di tempat-tempat nongkrong. Razia saat jam sekolah tersebut tim menyusuri warnet dan pusat permainan play station, tempat nongkrong serta terminal. Petugas akan membawa pelajar yang terbukti membolos atau melakukan pelanggaran hukum. Siswa yang terjaring razia diamankan di Kantor Satpol PP untuk didata dan mendapatkan pembinaan.

"Harapannya bisa membuat pelajar lebih disiplin dan bertanggung jawab. Juga untuk mengurangi pelajar yang membolos dan melakukan tindakan melanggar hukum," ujarnya.

Upaya yang dilakukan Pemkot Solo ini tampaknya cukup efektif. Terbukti di. Solo jarang sekali ditemukan kasus pelanggaran hukum yang dilakukan oleh ataupun terhadap anak dIbawah umur.

"Ada beberapa pemerintah daerah yang sudah datang ke sini. Selain study banding mereka juga tertarik dan mengikuti cara kita menangani pelajar," pungkas Sutarjo.

Banyak orang terkenal berawal dari Youtube

Katakepo.blogspot.com - Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat penting bagi Youtube. Rata-rata waktu kunjungan orang Indonesia ke Youtube adalah 20 menit, sedangkan di Jepang saja hanya mencapai 11 menit.
Wajar saja, Youtube langsung menjadi populer di tengah masyarakat, karena selain masyarakat menikmati videonya, tak sedikit yang memanfaatkannya sebagai pintu menjadi orang terkenal. Sampai saat ini, sudah 7,2 miliar viewer Youtube dan 1,1 miliar video sudah diunggah ke situs tersebut.
Menurut Wi Wi Goh, Manager Content Partnership Youtube, Youtube telah mengubah hidup banyak orang. Hebatnya di Indonesia, tambahnya, 25 persen pengakses datang dari pengguna mobile.
"Youtube mengubah segalanya. Sebut saja Hikakin yang menyuarakan music dengan mulut pada 2010 yang akhirnya pada 2013 mendapat kesempatan konser bareng Aerosmith, ada juga Smosh (Comedy), Ryan Higa, PewDiePie dari Swedia, atau Jenna Marbles dari AS, seta Lindsey Stomp dari video biolanya yang sangat energik," ujarnya dalam IDEAFEST, Jumat (29/9).
Menurut Wi Wi, setidaknya sudah satu juta video yang telah membuat penguploadnya kebanjiran rejeki.
Orang Indonesia yang memiliki subscriber terbesar di Youtube adalah Raditya Dika. Hingga saat ini, Dika telah merilis video pertamanya berjudul Nissa dalam bentuk webisode di Youtube. Pelanggannya sudah mencapai 900 ribu orang, dan lebih dari 1 juta viewer per videonya.
Guna lebih mengakomodasi youtubers-youtubers asal Indonesia, maka Youtube akan membuat platform baru, yaitu internet video stars.

Friday, September 27, 2013

Akankah smartphone lokal dapat jadi raja di negeri sendiri?

Katakepo.blogspot.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan bahwa pemerintah siap memberikan dukungan bagi perusahaan yang ingin memproduksi smartphone lokal.

Di sela Forum Bisnis RI-Korsel di Seoul, Hidayat mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan dan dukungan terhadap vendor lokal agar dapat memproduksi ponsel atau smartphone sendiri.

Memang patut diacungi jempol akan upaya pemerintah dalam membangkitkan industri Indonesia khususnya di bidang TIK dan komunikasi ini. Namun pertanyaannya adalah apakah nantinya setelah ada produk dengan brand lokal, masyarakat Indonesia akan banyak menggunakannya?

Memang sedikit terdengar stereotype, namun pada kenyataannya tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang lebih mencintai produk luar daripada besutan anak negeri sendiri.

Sebelum ini, ada beberapa produk dalam negeri yang ternyata tidak begitu sukses di pasaran karena banyak orang yang memilih produk luar dengan brand terkenal dibandingkan apa yang telah diproduksi perusahaan negeri sendiri.

Contohnya saja, Nexian. Brand lokal pertama di Indonesia yang bergerak dalam produksi perangkat mobile ini masih belum mampu mengungguli produk dari vendor luar negeri di 'rumah sendiri.'

Selain Nexian, produk seperti mobil dan motor buatan anak negeri juga masih bersaing dengan produk dari luar.

Saat ini, ada satu operating system yang diciptakan oleh developer dari Indonesia sendiri. OS dengan nama BandrOS ini diharapkan mampu bersaing dengan OS lain seperti Android, iOS, Windows Phone dan lainnya untuk tingkat lokal, lebih-lebih internasional.

Apabila masyarakat Malaysia bangga akan Proton, Jepang bangga akan produk elektronik sampai dengan kendaraan, masyarakat Jerman bangga akan produk lokal mereka, pertanyaannya akan tetap sama seperti di atas.

Apakah setelah diciptakannya mulai dari OS sampai perangkat mobile hasil karya cipta anak negeri, masyarakat Indonesia akan bangga dan lebih menggunakan produk-produk lokal tersebut dibanding dengan merk luar?