Friday, October 11, 2013

Ini lima senjata ampuh Ratu Atut kuasai Banten

Katakepo.blogspot.com - Keluarga besar Ratu Atut hampir semuanya menjadi pejabat teras di Banten. Tak heran, banyak yang menyebut kekuasaan Atut di Banten bak dinasti.

Namun kini Dinasti yang telah lama dibangun mulai diterpa prahara. Ratu Atut dicegah keluar negeri oleh Kemenkum HAM atas permintaan KPK. Sebelumnya KPK juga menangkap adik Atut , Tubagus Chaeri Dharmawan alias Wawan karena diduga menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi non aktif, Akil Mochtar .

Meski Atut sudah dicegah, terlalu dini untuk menyebut Dinasti Atut bakal tumbang. "Saya pikir terlalu dini, karena Dinasti Atut punya unsur politik yang mengakar kuat di Banten," ujar pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten, Gandung Ismanto.

Atut diyakini memiliki lima 'senjata ampuh' yang masih tertancap kuat di Banten. Selama senjata itu masih dipegang keluarga Atut , dinasti nya masih akan bercokol di Banten.

Berikut lima senjata ampuh Ratu Atut untuk mempertahankan kekuasaannya di Banten.

1. Dekati ulama dengan haji dan umroh gratis
Ratu Atut dan keluarganya sadar betul bahwa salah patronase di Banten adalah kaum ulama. Para alim ulama pun didekati untuk mendukung Atut.Menurut pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten, Gandung Ismanto., ulama dan kaum menengah di Banten yang kritis dibungkam secara halus. Setumpuk fasilitas diberikan kepada mereka."Kelas menengah disuguhi fasilitas, ulama diberi umroh gratis, haji gratis dan itu sampai ke ulama-ulama di kampung-kampung, akademisi juga diberi fasilitas dan faktanya itu berhasil," terangnya.
2. Tundukkan jawara jadikan centeng
Patronase kedua yang dipandang warga Banten adalah jawara. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena Banten selama ini identik dengan para jawara.

Para dedengkot jawara Banten pun didekati oleh Atut. Kini para jawara Banten duduk sebagai anggota Kadin Banten. Mereka pun kecipratan proyek di Banten.

"Kadin Banten ini kan yang menggarap semua proyek yang ada di Banten. Semua proyek di Banten ya dipegang oleh Kadin Banten," terang Gandung.
3. Media lokal ditekan
Dalam memimpin Provinsi Banten, Ratu Atut sangat hegemoni dan anti kritik. Bahkan media lokal di Banten pun ditekan dan dibungkam oleh Atut.

"Suara masyarakat ditekan dan dibungkam, ini untuk mencegah idealis di tingkat lokal. Pers lokal juga tidak berfungsi sebagai mestinya, tidak kritis terhadap penguasa, semua ditekan," ujar Gandung.

Tidak hanya pers, masyarakat menengah yang lebih melek pendidikan juga ditekan. Namun mereka ditekan dengan cara-cara yang lebih halus.
4. Kekerasan pun dipakai
Selain memainkan peran ulama dan jawara, Dinasti Atut juga sering menggunakan cara kasar. Intimidasi pun bukan hal baru.

Menurut Gandung, pendekatan secara fisik ini sudah dilakukan sejak zaman Tb Chasan Chosib yang tak lain adalah ayah dari Ratu Atut.

"Ayah gubernur Atut itu jawara yang sesungguhnya, Yang kuat jaringan di Banten, yang menggunakan kekuatan fisik di masyarakat, menekan masyarakat dan termasuk digunakan untuk bisnisnya," ujar Gandung.
5. Uang yang tidak terbatas

Dinasti Atut tidak akan berjalan tanpa sokongan dana yang besar. Meski sudah mendapat dukungan dari ulama dan jawara, faktor uang juga dinilai besar pengaruhnya.

Dalam beberapa pilkada di Banten, money politik kerap dilaporkan lawan politik dinasti Atut. Namun hal itu sia-sia saja.

"Ada fakta, di Pilkada Tangsel di ulang, Pandeglang diulang dan meskipun kecurangan bisa dibuktikan, tetapi mereka tetap menang. Ini karena secara ekonomi mereka masih kuat," imbuh Gandung.

6 Bukti ilmiah alien ada di sekitar kita

Katakepo.blogspot.com - Sampai saat ini memang belum diketahui bukti nyata keberadaan alien di sekitar kita. Namun, jika diteliti lebih lanjut, kemungkinan kehidupan di luar bumi sendiri memang ada.
Berdasarkan beberapa penelitian ahli, kemungkinan seperti ini sendiri memang besar. Terlebih lagi, masih banyak misteri seputar kehidupan dan asal muasalnya yang belum bisa diterjemahkan oleh manusia.
Namun, alam sendiri sebenarnya sudah memberikan tanda-tanda bahwa kehidupan bisa terjadi tidak hanya di bumi saja. Lantas, apa saja tanda yang dimaksud ini? Simak ulasannya seperti yang dilansir NBCNews berikut ini.

1. Ada miliaran bintang di alam semesta

Matahari bukanlah satu-satunya bintang yang diorbit oleh planet-planet. Tercatat, setidaknya 50 persen bintang di alam semesta ini menjadi pusat dari orbit planetnya.
Sebagai pembanding, ada sekitar miliaran bintang di Galaksi Bima Sakti saja. Padahal, galaksi di dunia ini bukan hanya Bima Sakti semata.

2. Banyak planet yang terbuat dari air

Air diyakini merupakan sumber kehidupan yang utama. Oleh karenanya, NASA pun mencoba mencari jejak air di Mars lewat Curiosity Rovers.
Selain Mars sendiri, Europa, bulan dari Jupiter juga diketahui terbuat dari air. Selain itu, ada juga Titan dan Enceladus, bintang dari Saturnus, yang kemungkinan juga berair.

3. Evolusi kehidupan terjadi sangat cepat di bumi

Para peneliti memperkirakan bahwa usia bumi setidaknya sekitar 4,5 miliar tahun. Dari angka tersebut, sekitar 3,4 miliar tahun sudah diwarnai dengan adanya kehidupan berupa bakteria di Australia.
Dengan pertimbangan ini, maka sepertinya tak dibutuhkan waktu 'lama' bagi sebuah kehidupan untuk berkembang. Oleh karenanya, mungkin dengan waktu yang lebih cepat dari bumi, ada juga kehidupan lain yang berkembang di sebuah planet antah-berantah.

4. Kehidupan hadir bahkan di lingkungan ekstrem

Makhluk hidup dapat bertahan dan beradaptasi di segala kondisi dan cuaca yang menjadi tempat tinggalnya. Bahkan, beberapa hewan mikro juga bisa bertahan di suhu air mendidih ataupun suhu paling beku sekalipun.
"Kehidupan bisa beradaptasi dengan kondisi yang amat keras dan tentu saja semua habitat yang ada di alam ini pastinya keras," kata Seth Shostak, peneliti senior SETI.

5. Adanya komunikasi radio

Beberapa kali peneliti SETI menemukan adanya upaya sambungan radio oleh pihak yang tidak dikenal. Setelah diteliti, kemudian diketahui kalau sambungan radio ini bukan berasal dari bumi.
Memang perlu diteliti lagi apakah sambungan radio ini benar-benar berasal dari makhluk asing. Kemungkinan, beberapa fenomena angkasa alamiah seperti badai matahari juga bisa menyebabkan sambungan radio ini.

6. Beberapa kali alien sambangi bumi

Beberapa bukti seputar hadirnya alien di bumi sudah nampak. Sebagai contoh, banyak peninggalan aneh di bumi yang tak lazim pada zamannya seperti crop circle, stonehenge, hingga penampakan secara langsung UFO oleh mata telanjang manusia.
Namun, memang belum diketahui apakah itu berasal dari luar angkasa, atau perbuatan iseng beberapa orang saja. Jika memang iseng, hal ini tentunya aneh mengingat kejadian tersebut sudah direkam sejarah sejak masa sebelum masehi.



Prostitusi menjamur, Ahok bingung kenapa tak ada yang demo

Katakepo.blogspot.com - Bukan rahasia umum bahwa praktik prostitusi yang dikemas dalam berbagai bentuk telah menjamur di kota-kota besar. Tak terkecuali di kota metropolitan, Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok), mengaku tidak mudah untuk memberantas menjamurnya prostitusi di ibu kota.

Susah juga tuh. Kayak kemarin razia, makanya kita kemarin serba susah. Sebetulnya dulu dia lokalisasi istilahnya untuk kontrol mereka. Jadi kita sudah tahu, ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (10/10).

Indonesia adalah bangsa yang beragama, kata Ahok. Menurutnya, menjamurnya prostitusi sama halnya dengan maraknya koruptor dan menjadi persoalan yang tidak bisa dianggap sepele.

Makanya kalau mau ngomong jujur, korupsi sama prostitusi sama-sama masuk neraka nggak? Sama sama kan, sama salahnya. Tinggal ketangkep enggak ketangkepnya itu, kata Ahok.

Ahok sendiri mengungkapkan kegalauannya mengapa tidak ada massa yang demo dan turut berpartisipasi untuk meminimalisir prostitusi, jika mereka betul-betul mendapatkan data dan bukti praktik tersebut.

Makanya yang kita bingung kok gak ada yang demo di situ gitu ya. Jadi maksud saya kalau ada bukti kan harusnya kan bisa demo, jelasnya.

Saat ditanya upaya apa yang akan dilakukan menyikapi menjamurnya prostitusi, Ahok mengatakan pihaknya akan terus mengawasinya. Solusinya tetap kita kontrol, singkatnya.

'Kiamat' terjadi tanggal 16 Maret 2880?

Katakepo.blogspot.com - Bumi kemungkinan akan dihantam sebuah asteroid super besar pada 16 Maret 2880. Akibat tabrakan ini, diperkirakan kerusakan yang dihasilkan akan sangat besar mengingat ukuran asteroid tersebut.
Seperti yang dilansir Mashable (9/10), asteroid yang dimaksud adalah 1950 DA yang pertama kali ditemukan pada Februari 1950 silam. Dalam pengamatan di Maret 2001, diketahui asteroid ini sedang mengarah ke bumi dengan tingkat rotasi tinggi (2,1 jam).
Menurut penelitian, memang kecil kemungkinannya asteroid ini untuk menabrak bumi pada tahun tersebut. Namun, jika benar menabrak, maka kerusakan yang dihasilkan akan dua kali lipat lebih besar dari seluruh serangan asteroid yang pernah terjadi di bumi.
Peneliti sendiri saat ini menyatakan bahwa kemungkinan tabrakan adalah 0 hingga 0,33 persen. Namun, angka kecil ini didapatkan karena mereka belum mengetahui pasti tentang karakter asteroid tersebut. Jika sudah diketahui, angkanya bisa jadi lebih tinggi atau lebih rendah.
Adapun serangan asteroid 1950 DA ini bisa disebut kiamat mengingat ukurannya yang amat besar. 1950 DA memiliki lebar 1,1 kilometer dengan luas yang masih belum diketahui.
Sebagai catatan, asteroid dengan ukuran ini diyakini mampu membuat kehancuran di muka bumi secara global jika benar-benar menabrak. 1950 DA sendiri bukanlah satu-satunya ancaman terhadap bumi, masih ada sekitar seribu asteroid lain dengan ukuran lebih besar yang juga mendekati orbit bumi.

3 Pengakuan mereka yang pernah dipalak MK

Katakepo.blogspot.com - Tertangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Non-Aktif Akil Mochtar oleh KPK terkait dengan kasus suap membuat beberapa orang yang pernah berperkara di MK angkat bicara. Seolah, kemenangan mereka selama berlangsungnya pemilihan kepala daerah telah dirampok dalam putusan MK.

Suap di MK yang semula dianggap rumor, meruntuhkan wibawa MK dengan tertangkapnya Akil. Kejadian itu memunculkan beberapa suara dengan mengaku pernah dihubungi pihak yang mengaku dari MK, serta meminta uang agar bisa menang berperkara.

Mereka adalah Rieke Diah Pilatoka dalam sengketa Pilgub Jawa Barat, Sarimuda dalam kasus Pilwali Kota Palembang, Sumatera Selatan dan Irwan H Daulay dalam gugatan Pilbup Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Berikut pengakuan mereka seperti yang dirangkum merdeka.com:
Mantan Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan Sarimuda mengaku ada pihak MK yang menghubungi meminta menyiapkan uang saat berlangsungnya sengketa Pilkada Palembang 2013. Hal itu dikatakan Sarimuda pada (4/10) atau sehari setelah Akil Mochtar ditangkap KPK.

Sarimunda menjelaskan, pihak yang mengaku itu dari MK memintanya agar menyiapkan uang sekitar Rp 15 sampai Rp 20 miliar untuk memenangkan perkara. Tapi dia menolak permintaan itu dengan alasan tidak ada uang. Dia mengabaikan permintaan itu karena merasa sudah menang.

Namun setelah keputusan MK keluar dia merasa, permintaan itu dia anggap indikasi menang di MK harus memberikan uang. Selain itu Sarimuda yang menilai banyak kejanggalan terhadap putusan MK terhadap Pilkada Palembang 2013. Menurut Sarimunda, kekalahannya dalam sengketa di MK itu karena adanya suap dan saat itu dia yakin akan akan terbukti.
Pada Minggu (6/10) Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara Irwan H Daulay, menuding Mahfud MD menerima suap Rp 3 miliar saat menangani kasus sengketa Pilkada Mandailing Natal, Sumatera Utara pada 2010. Irwan mengaku sudah melaporkan hal itu ke KPK.

Bahkan Irwan menuding penyimpangan yang terjadi di Mahkamah Konstitusi (MK) mulai terjadi pada masa kepemimpinan Mahfud MD. Menurut Irwan, putusan MK mencurigakan dalam sengketa Pilkada Mandailing Natal 2010 lalu. Saat itu MK masih dipimpin Mahfud MD.

Tak terima dengan tudingan itu, Mahfud membantah telah menerima suap saat menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi. Ia bahkan menantang pihak-pihak yang menudingnya untuk membuktikannya. Bahkan Mahfud siap dihukum berat jika terbukti.

"(Siap) potong tangan dan potong leher," kata Mahfud di Gedung KPK Jakarta, Senin (7/10).
Setelah KPU Jawa Barat menetapkan pasangan Ahmad Heryawan dan Dedi Mizwar sebagai pemenang Pilkada Jawa Barat. Pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki langsung mengajukan gugatan terhadap MK akan adanya kecurangan dalam pilkada itu. Dalam putusan MK saat itu gugatan yang diajukan Rieke ditolak oleh MK.

Saat proses persidangan masih berlangsung, Rieke mengaku orangnya sempat dihubungi oleh seorang yang mengaku dari MK untuk memberikan uang sekitar Rp 20 miliar agar bisa memenangkan gugatan. Rieke mengaku, saat diberitahu hal itu dia langsung menolak permintaan itu.

"Enggak langsung ke saya, katanya sekitar Rp 20 M. Waktu disampaikan ke saya permintaan tersebut, saya bilang kalau 20 ember saya punya," kata Rieke di Kantor DPP PDIP Jakarta, Rabu (9/10).

Rieke menolak tawaran itu dengan alasan tidak mau menang dengan cara menyuap. Menurutnya resiko suap terlalu besar.

"Saya tahu Ibu Mega pasti tidak mau menggunakan cara-cara seperti itu. Pesan beliau, kalau harus bayar-bayar segala, mending tidak usah menang. Saya sependapat dengan Ibu Mega, saya tidak ingin menang dengan cara yang tidak benar. Kemenangan yang transaksional akan melahirkan pemerintahan yang transaksional," ujar Rieke.