Monday, October 14, 2013

Demonstran serukan Obama buang Al-Quran

Katakepo.blogspot.com - Demonstrasi mendesak Presiden Amerika Serikat menyelesaikan persoalan negara mulai bermunculan. Kali ini datang dari para veteran Perang Dunia II. Mereka menyuruh Obama membuang Al-Quran dan bangkit dari berlutut.
Situs stuff.co.nz melaporkan, Senin (14/10), para veteran ini menuduh Obama telah menjadi seorang muslim. "Saya menyerukan agar mengobarkan revolusi tanpa kekerasan dan menuntut presiden membuang Al-Quran, berdiri, dan berhenti menadahkan tangan ke atas," ujar juru bicara demonstran Larry Klayman.
Protes ini juga bagian dari ditutupnya sebagian besar kantor pemerintah akibat tidak adanya kesepakatan soal anggaran belanja negara dari dua partai yakni Republik dan Demokrat.
Selain itu para veteran ini juga menuduh Obama menggunakan tentara untuk kebijakan politiknya.
Gedung Putih menyatakan Republik bertanggung jawab atas semua penutupan kantor pemerintah lantaran tidak setuju dengan program Obamacare dan kelanjutan pelbagai kebijakan.

Iran akan kirim monyet lagi ke luar angkasa

Katakepo.blogspot.com - Wakil Kepala Badan Antariksa Iran Hamid Fazeli kemarin mengatakan negara itu akan mengirimkan lagi monyet ke luar angkasa dalam waktu kurang dari sebulan.

"Binatang kedua akan siap dalam waktu sebulan ini untuk dikirim ke luar angkasa," kata Fazeli kepada koran Joumhari Eslami, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Ahad (14/10).

Pada Januari lalu Iran mengklaim telah berhasil mengirimkan monyet hidup ke luar angkasa dan memulangkannya kembali ke bumi.

Namun kesuksesan itu menuai kontroversi karena monyet yang diperlihatkan ke media usai mendarat berbeda dengan monyet yang diperlihatkan saat berangkat. Percobaan mengirim hewan ke luar angkasa pernah gagal pada September 2011.

Fazeli mengungkapkan monyet itu akan dikirimkan menggunakan roket berbahan bahan bakar cair. Namun dia menolak mengumumkan tanggal pasti peluncuran itu akan dilakukan. Selama ini Iran sering menunda peluncuran tanpa alasan jelas.

Kepala sementara Badan Antariksa Iran Akbar Torkan kemarin mengatakan penundaan itu disebabkan masalah dana.

"Adanya penurunan pendapatan pemerintah mempengaruhi aktivitas program luar angkasa," kata dia kepada kantor berita IRNA.

Awal pekan lalu Fazeli menuturkan pemerintah akan menempatkan tiga satelit ke luar angkasa pada Maret tahun depan. Iran pertama kali mampu meluncurkan satelit ke orbit bumi pada 2009.

Perusahaan asing haram investasi di pulau terluar Indonesia

Katakepo.blogspot.com - Keutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan harus benar-benar dijaga. Salah satu caranya, pemerintah melarang perusahaan asing untuk berinvestasi di pulau terluar. Alasannya, investasi di pulau terluar berpotensi merusak kedaulatan.
Direktur Jenderal KP3K Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad mengaku sangat selektif mencari mitra dalam pengembangan pulau terluar.
"Selama ini untuk pulau kecil dan terluar kita selektif calon mitra, tidak boleh unsur perusahaan asing. Seleksi secara terbuka mengikuti standar ekonomi maupun pertahanan kita," kata Sudirman ketika ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Senin (14/10).
Saat ini ada 92 pulau kecil dan terluar yang harus dijaga kedaulatannya. Dari 92 pulau itu, 31 pulau merupakan pulau berpenghuni dan 61 lainnya tidak berpenghuni sama sekali.
"Pendekatan karakter kita lakukan berbeda-beda. Yang berpenghuni prioritasnya dengan meningkatkan kesejahteraan. Kalau mereka sejahtera akan meningkatkan ketahanan kita," katanya.
Untuk pulau yang tidak berpenghuni, Sudirman melakukan dua metode pendekatan yaitu metode potensi ekonomi dan ketahanan secara utuh.
"Tidak berpenghuni dua pendekatan. Pertama dengan peluang ekonomi, kedua dengan kekuatan marinir di sana, seperti pulau di Papua Barat. Tapi untuk investasi pulau terluar betul-betul perusahaan nasional," ucapnya.

Cerita arwah noni Belanda gentayangan di Lawang Sewu

Katakepo.blogspot.com - Lawang Sewu, gedung tua yang berada di pusat Kota Semarang ini sebelum zaman penjajahan Jepang adalah kantor perkereta-apian yang dikelola pemerintah kolonial Belanda. Cerita misteri, munculnya arwah noni Belanda ini berawal ketika tentara Jepang masuk menyerbu gedung, dan menjadikannya sebagai salah satu basis peristirahatan tentara Jepang.

Kala itu, terjadi pemerkosaan tentara Jepang terhadap sekitar 20 noni Belanda. Kabarnya semua noni ini terdiri dari 10 noni perawan dan 10 sudah nikah. Setelah puas menyalurkan hasratnya, para tentara Jepang memenggal kepala 20 noni tersebut. Dari situ, mistis sering munculnya noni di sekitar Lawang Sewu berawal.

Kemunculan arwah noni Belanda ini salah satunya dialami oleh Toha (46) warga Kampung Prembaen, Semarang Tengah, Kota Semarang. Toha yang mempunyai hobi memancing di sungai sekitar Lawang Sewu ini sering melihat penampakan sosok noni Belanda. Dengan rambut panjang terurai dan berbusana long dress warna putih, mondar-mandir di sekitar Lawang Sewu.

"Dia tidak mengganggu hanya menampakkan diri. Mondar-mandir dengan parasnya yang cantik namun penuh dengan darah di mukanya menebar senyum. Menakutkan memang, tetapi mau bagaimana lagi," tutur Toha kepada merdeka.com, Minggu (13/10).

Loji era Belanda tersebut lebih dikenal dengan istilah Lawang Sewu atau pintu seribu, karena ribuan pintu dan jendela tersebar di mana-mana. Sebagai gambaran, lantai dua di bagian belakang gedung memiliki sekitar 20 ruangan berjajar yang masing-masing memiliki sebanyak 6 pintu. Jika lawang bisa diartikan sebagai pintu atau pintu menyerupai jendela, maka diayakini Lawang Sewu memiliki 1000 pintu.

Namun uniknya, dari berbagai pengalaman para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang mengunjunginya, saat menghitung jumlah pintu selalu tidak akan menemukan jumlah sampai 1000 pintu atau 1000 lawang. Hingga kini, rahasia ini diyakini sebagai mitos jika satu pintunya merupakan pintu mistis, jalan masuk arwah para penunggu gedung Lawang Sewu tersebut.

Selain rahasia pintu seribu, juga ada bagian lain dari Lawang Sewu yaitu bungker, atau ruang bawah tanah. Bungker ini sebetulnya tempat penyimpanan atau persediaan air bersih pada Zaman Belanda. Tak heran, jika sampai saat ini bangunan tersebut terus tergenang air dan harus dipompa keluar agar air tidak membanjiri objek wisata utama di Lawang Sewu tersebut.

Saat pertama turun, kami ditunjukan tempat angker dan penampakan-penampakan yang terjadi. Di ruangan pengap tersebut, terdapat beberapa lampu temaram yang masih terlihat baru. Konon dipasang lampu karena banyaknya orang yang kesurupan di tempat itu.

Pada masa Jepang, bungker itu dijadikan penjara dadakan untuk menahan para pejuang dan tentara Belanda yang tertangkap. Selain itu, tempat itu dijadikan sebagai tempat penyiksaan dan pembantaian tentara Belanda. Termasuk menyiksa beberapa noni Belanda yang dilakukan oleh tentara Jepang.

Penjara ini pada masa itu sering disebut sebagai penjara jongkok. Lima sampai sembilan orang dimasukan dalam sebuah kotak sekitar 1,5 x 1,5 meter dengan tinggi sekitar 60 cm, mereka jongkok berdesakan lalu kolam tersebut diisi air seleher. Kemudian kolam tersebut ditutup terali besi sampai mereka semua mati. Di ruang bawah tanah itu juga terdapat 16 kolam di setiap ruangan, delapan ruangan bagian kanan dan delapan bagian kiri.

Selain itu, di ruang bawah tanah itu juga terdapat penjara berdiri. Lima sampai enam orang dimasukan dalam sebuah kotak berdiamater sekitar 60 cm x 1 meter, mereka berdiri berdesakan kemudian ditutup pintu besi sampai mereka semua mati. Jika dalam seminggu mereka yang dipenjara jongkok dan penjara berdiri masih hidup, maka kepala mereka dipengggal dalam ruangan khusus. Mereka menggunakan bak pasir untuk mengumpulkan mayat tersebut. Seluruh mayat dibuang ke kali kecil yang terletak di sebelah gedung tersebut.

Konon, menurut cerita beberapa warga kali itu bernama Kali Garang. Garang, berarti negis dan kejam. Kata-kata garang dipilih karena pada masa penjajahan Belanda dan Jepang itu, seringnya terjadi penyiksaan, sehingga warna kali menjadi merah darah.

Saat pertempuran lima hari di Semarang, mayat-mayat tersebut dijadikan satu dalam delapan ruangan di sebelah kiri, kemudian ruangan tersebut ditembok untuk menghilangkan bau mayat.

Lurah Ceger korupsi, bukti lelang jabatan Jokowi belum sempurna

Katakepo.blogspot.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, I Made Karmayoga mengatakan Lurah Ceger, Jakarta Timur Fanda Fadly Lubis telah dinonaktifkan dari jabatannya lantaran korupsi. Saat ini, jabatan lurah diserahkan kepada camat Cipayung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) lurah Ceger.

"Menurut aturan, Plt lurah Ceger harus diserahkan ke pejabat di atasnya, yaitu camat Cipayung," ujar Made yang dihubungi wartawan, Senin (14/10).

Made memaparkan pada seleksi lurah dan camat beberapa waktu lalu, Fanda Fadly Lubis mendapatkan kategori nilai masih memenuhi syarat (MMS). Kategori penilaian itu level keempat dari lima level tingkat penilaian lelang jabatan lurah dan camat. Tiga level kategori penilaian tertinggi yakni sangat memenuhi syarat (SMS), disusul memenuhi syarat (MS).

Dengan kasus Fanda, lanjut dia, akan menjadi bahan evaluasi kinerja lurah dan camat. Sebab, BKD tetap melaksanakan evaluasi setelah enam bulan menjabat, melalui hasil survei independen dan pengawasan melekat (waskat) dari pejabat terkait. Saat ini, seluruh pejabat pelelangan lurah dan camat tersebut baru menjabat sekitar tiga bulan.

"Dari kasus ini kami terus berupaya meningkatkan pembinaan terhadap kinerja PNS dan pejabat struktural lainnya. Salah satu bentuk pembinaannya akan mendalami budaya kinerja, etos kerja dan kebiasaan pejabat dalam memegang amanah jabatan. Kita akan usahakan tidak ada pejabat berkinerja buruk seperti ini," tegas dia.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan kasus tersebut bisa menjadi pintu masuk bagi Pemprov DKI untuk mempercepat evaluasi kinerja camat dan lurah.

Pelajaran yang diambil dari kasus ini adalah terlihat belum sempurnanya sistem lelang jabatan. Sebab, seleksi promosi terbuka tersebut belum dapat mendeteksi kesalahan atau melihat indikasi kinerja buruk dari peserta lelang.

"Memang sistem ini merupakan salah satu upaya melakukan reformasi birokrasi di tingkat bawah. Namun sistem ini tidak cukup sekadar merekrut dengan transparansi. Tetapi perlu juga ada penelusuran terhadap track record dari PNS yang mengikuti seleksi. Nah ini yang harus disempurnakan ke depan," kata Abdul.

Menurut dia, agar kasus ini tidak terulang kembali, Pemprov DKI membuat tim khusus untuk menelisik track record dari lurah dan camat lainnya. Dia menduga, kinerja buruk seperti Fanda juga dilakoni oleh pejabat eselon IV dan III lainnya. Apalagi dua jabatan ini memiliki wewenang kebijakan dalam penggunaan anggaran.