Wednesday, October 16, 2013

Fokus benahi Jakarta, Ahok tak peduli jika tak dipilih lagi

Katakepo.blogspot.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hari ini mengumpulkan seluruh lurah dan camat se-DKI Jakarta. Pada rapat yang berlangsung di Balaik Kota DKI Jakarta tersebut, Ahok memaparkan hasil kinerjanya selama setahun bersama Joko Widodo atau Jokowi dalam membangun Jakarta.

Menurut Ahok, dia tak peduli pada tahun 2017 nanti orang akan memilih kembali dirinya atau tidak. Yang jelas, saat ini dirinya beserta Jokowi fokus membersihkan Jakarta.

"Saya tidak peduli tahun 2017 mau milih saya. Yang penting saya ingin bersihin 4 Jakarta tahun lagi," ujar Ahok saat memimpin rapat bersama lurah dan camat di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/10).

Di depan para camat dan lurah, Ahok memuji selama ini ada lurah dan camat yang bagus. Tapi ada juga yang tidak sesuai dengan harapan.

"Pak Gubernur sering berjumpa dengan Pak Camat dan lurah yang pintar, nanti kita pilih untuk menempati di posisi strategis," ujarnya.

Ahok menekankan kepada para lurah dan camat untuk terus bersikap jujur, mulai dari hal yang sifatnya kecil sekali pun. Kejujuran dalam bekerja harus dimulai dari hal yang kecil.

"Rezeki itu ada aja kok, pokoknya ada aja. Kalo Pak Lurah dan Pak Camat kepepet tidak punya uang, cari saya. Yang penting jangan nyolong, walaupun cuma Rp 10-20 ribu," pesan Ahok.

Senyawa dalam brokoli ampuh melawan efek terapi radiasi

Katakepo.blogspot.com - Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa senyawa dalam sayuran hijau brokoli ampuh melawan efek buruk dari radiasi - salah satu terapi pengobatan kanker.
Selain brokoli, kubis dan kembang kol juga termasuk jenis sayuran yang memiliki senyawa penangkal efek buruk terapi radiasi.
Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, senyawa tersebut tepatnya bernama DIM (3'-diindolylmethane). Peneliti awalnya melakukan riset pada tikus percobaan laboratorium. Kini mereka pun memastikan senyawa DIM aman sifatnya bagi manusia.
"DIM sudah sejak lama dijadikan bahan untuk obat kanker. Tetapi baru kali ini kami menemukan DIM juga ampuh menangkal efek buruk terapi radiasi," papar Dr Eliot Rosen dari Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Centre.
Terapi radiasi untuk penderita kanker memang cukup ampuh membunuh sel-sel tumor. Namun sayang terkadang sel-sel yang sehat juga ikut dihancurkan.
"Dengan DIM, efek buruk dari radiasi akan menurun. Pasien pun punya kesempatan tinggi untuk sembuh," tandas Dr Rosen.
Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Mual setelah makan, apa sebabnya?

Katakepo.blogspot.com - Beberapa orang mengalami mual beberapa menit setelah makan. Serangan mual bahkan diikuti dengan muntah. Padahal tidak ada sejarah penyakit gangguan makan yang diderita. Lantas apa sebabnya? Simak jawabannya seperti yang dilansir dari Boldsky berikut ini.
FaktaMual dan sakit perut adalah gejala dari masalah pencernaan. Pada awalnya, setelah dikunyah, makanan masuk ke dalam lambung untuk dicerna sebelum akhirnya dipecah menjadi senyawa yang lebih kecil di usus kecil. Jika merasa mual setelah makan, masalah pencernaan mungkin diawali dari lambung ketika makanan mulai dicerna.
PenyebabSelain masalah pencernaan, mual setelah makan bisa disebabkan oleh keracunan, makan terlalu cepat, terlalu banyak, atau mengonsumsi makanan tidak sehat. Jenis makanan tidak sehat itu adalah yang terlalu garing, berlemak, dan pedas.
GejalaMual dan sakit adalah gejala utama dari gangguan pencernaan. Setelah makan, terkadang ada juga gejala seperti terbakar pada perut. Gejala lain dari masalah pencernaan adalah kembung, kram, diare, muntah, sampai demam dan menggigil.
PencegahanAda beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah reaksi mual setelah makan. Pertama, selalu jaga kebersihan makanan dan alat makan yang digunakan. Kemudian hindari makanan yang tidak sehat, termasuk makanan pedas, berlemak, bertepung, beralkohol, dan berkafein tinggi.
PenangananMual dan sakit perut yang memicu muntah atau diare bisa memicu dehidrasi. Sehingga konsumsi air putih sangat dianjurkan. Jika mual disebabkan oleh keracunan, segera minum air kelapa muda untuk menetralkan racun.
Itulah penyebab dan cara menangani masalah mual setelah makan. Segera hubungi dokter jika kondisi tak juga membaik.

5 Cerita unik di balik hari raya Idul Adha

Katakepo.blogspot.com - Momen Idul Adha selalu punya cerita tersendiri setiap tahunnya. Jika tahun lalu berita mengenai Mak Yati, si pemulung yang berkurban menjadi cerita spesial di Idul Adha, tahun ini justru dana kurban digelapkan.

Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Delitua, Deliserdang, Sumatera Utara. Alhasil warga marah karena mereka tidak bisa berkurban. Sang pelaku yang telah menggelapkan Rp 91 juta dihajar warga.

Kejadian menarik hingga menyedihkan juga mewarnai pelaksanaan hari raya kurban tahun ini. Berikut beberapa kejadian unik, lucu bahkan haru yang mewarnai perayaan hari raya kurban:

1. Kebanjiran, penyembelihan hewan kurban ditunda

Banjir melanda sejumlah kawasan di Medan membuat penyembelihan hewan kurban ditunda. Banjir tersebut terjadi di beberapa daerah seperti daerah Jalan Dipanegara, Padang Bulan, kawasan Kampung Aur, dan Gang Pasir Jalan S Parman, Medan.

Banjir terjadi setelah air sungai di sekitar lokasi itu meninggi menyusul hujan pada pukul 03.00 dini hari. "Hujan tidak begitu deras, tapi sepertinya ada air kiriman dari gunung ke Sungai Babura," kata Neli, warga Jalan Dipanegara, Medan.

Mereka memindahkan dua ekor lembu dan tiga ekor sapi ke tempat lebih tinggi. "Kita tunda dulu. Mudah-mudahan besok kita laksanakan," kata Soleh, seorang warga.

Bukan hanya menunda penyembelihan hewan, banjir sedada ini juga membuat masyarakat bergotong royong memindahkan barang berharga mereka.

2. Dana kurban digelapkan panitia

Warga Dusun III dan IV Desa Suka Makmur, Kecamatan Delitua, Deliserdang gagal berkurban pada Idul Adha 1434 H, Selasa (15/10). Ibadah itu batal terlaksana setelah seorang panitia kurban, Indra Z Nasution (45) menggelapkan uang yang dipercayakan jamaah kepadanya.

Perbuatan Indra Z Nasution membuat warga kecewa dan emosi. Apalagi uang yang digelapkan Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baitur Rohim ini dikumpulkan ratusan warga dengan cara mencicil untuk dapat berkurban. Sebagian di antara mereka bahkan belum melunasinya.

"Dia (Indra) menggelapkan uang jamaah yang ada di Masjid Baitur Rohim kurang lebih Rp 91 juta untuk 10 ekor lembu," ucap Ponidi, Bendahara BKM Baitur Rohim di Mapolsek Delitua, Selasa (15/10).

Warga mulai menyadari uangnya sudah digelapkan sejak Senin (14/10) malam. Mereka khawatir karena 10 ekor lembu yang direncanakan akan dikurbankan tidak kunjung tiba.

Hingga salat Idul Adha, Selasa (15/10) pagi, lembu yang dijanjikan tak juga datang. Sementara itu, Indra tak ikut salat Idul Adha di Masjid Baitur Rohman.

Tak kapok Indra mencoba membohongi warga dengan menyalahkan pedagang kurban, tak pelak Indra pun jadi bulan-bulanan warga. Kepalanya sampai bocor dan terpaksa dijahit.

3. Warga Singapura kurban ke Batam

Lebih dari 100 warga negara Singapura memilih berkurban di berbagai masjid di Kota Batam dalam wisata religi kurban pada perayaan Idul Adha 1434 Hijriah.

"Kami perkirakan jumlahnya lebih dari 100 warga negara Singapura dan Malaysia yang langsung datang ke masjid-masjid di Batam untuk berkurban tahun ini," kata Kepala Bidang Sarana dan Objek Wisata Dinas Pariwisata Kota Batam Rudi Panjaitan di Batam, Senin (14/10). Demikian dikutip dari Antara.

Warga Negara Singapura, kata dia, langsung datang ke masjid-masjid di kawasan kampung tua karena masih memiliki saudara yang tinggal kawasan itu, seperti di Batu Merah, Batu Besar, Tanjunguma, Tanjung Sengkuang dan Pulau Belakang Padang.

Menurut Rudi, hubungan kekerabatan yang erat antara warga kedua negara membuat muslim negara jiran memilih berkurban di Batam. "Di antara mereka masih ada hubungan saudara," kata Rudi.

4. Petugas temukan cacing hati pada hewan kurban

Walaupun telah dilakukan pemeriksaan kesehatan, hewan kurban di Masjid Agung Sunda Kelapa ternyata masih ditemukan cacing pada bagian hati. Kepala Seksi Pertanian dan Peternakan Kecamatan Menteng, Reni mengatakan hal ini bisa terjadi karena tidak adanya perawatan terhadap hewan kurban.

"Pemeliharaannya sapi itu tidak diobati. Enggak dikasih obat cacing sehingga organ dalamnya kotor. Makanya ada cacing di hatinya," kata Reni di Masjid Agung Sunda Kelapa, Selasa (15/10).

Penanganan terhadap daging bercacing ini panitia kurban memilih untuk menguburnya. Pasalnya jika dibuang ada kemungkinan akan ada masyarakat yang mengonsumsinya.

"Ini nanti mau dikubur aja. Kalau dibuang bisa diambil orang terus dikonsumsi. Dan itu berbahaya," pungkasnya.

5. Sapi ngamuk dan seruduk motor di SPBU

Seekor sapi mengamuk saat akan disembelih dalam perayaan Idul Adha 1434 H di Asrama Haji, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (15/10). Akibatnya, 1 unit sepeda motor rusak akibat amukan hewan itu.

Cerita bermula saat tali pengikat sapi milik Karsiman terlepas, hewan itu pun berlari menuju SPBU yang ada di seberang jalan. Di SPBU itu, sapi langsung menyeruduk sepeda motor Honda Supra Fit BK 3249 UK. Mendapat serangan itu, Sudi, sang pengendara, langsung melompat.

"Tapi lembu (sapi) itu terus lari, talinya menyangkut di kereta (sepeda motor)," kata Sudi di tempat kejadian, Medan, Selasa (15/10).

Amukan lembu akhirnya terhenti setelah warga berhasil menyergap dan menjatuhkannya. Keempat kaki hewan itu diikat. Selanjutnya, warga mengangkat sapi itu ke mobil pikap untuk dibawa kembali ke lokasi semula untuk disembelih. Mereka pun meninggalkan sepeda motor milik Sudi yang rusak parah.


Kenapa masakan yang dipanggang lebih sehat?

Katakepo.blogspot.com - Banyak pihak yang mengatakan bahwa memasak dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang lebih sehat daripada digoreng. Namun sedikit pihak yang menyebutkan alasan mengapa cara memasak tersebut lebih sehat terutama memasak dengan cara dipanggang.

Dilansir dari fitsugar.com, memanggang adalah salah satu cara memasak yang sehat sebab dapat mempertahankan kadar vitamin dan mineral yang terdapat dalam makanan. Panas dari makanan yang dipanggang dapat melembabkan makanan sehingga makanan pun menjadi lebih lembut tanpa perlu adanya penambahan minyak atau mentega.

Memanggang makanan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu memanggang menggunakan arang dan menggunakan kompor listrik. Memanggang menggunakan arang dapat membuat makanan beraroma lebih sedap. Namun arang yang tercecer seringkali mempengaruhi kepraktisan. Sedangkan memanggang menggunakan kompor listrik akan menjaga kestabilan suhu makanan dari awal sampai akhir namun aroma makanan menjadi tidak terlalu kuat.

Memanggang makanan telah lama dikenal sebagai cara memasak yang cukup sehat. Namun yang perlu diingat adalah jangan sampai makanan tersebut terlalu hangus sehingga malah menciptakan zat karsinogenik penyebab kanker.