Friday, October 18, 2013

60 Orang yang Terlibat Politik Dinasti!

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA,Kementerian Dalam Negeri mengidentifikasi kepala daerah yang terlibat dalam politik kekerabatan atau politik dinasti. Total, ada 60 kepala daerah dan calon kepala daerah yang terlibat dalam politik dinasti.

"Kami punya data, 57 orang (dalam data yang didapat Kompas.com 60 orang) kepala daerah melakukan politik dinasti," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Gedung Kemendagri, Jakarta, Jumat (18/10/2013).

Gamawan mengatakan, atas temuannya ini, pada akhir 2012 pihaknya mengusulkan untuk membatasi politik kekerabatan dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada). Usulan itu dituangkannya dalam rancangan undang-undang (RUU) Pilkada. Dari data Kemendagri, ada 36 kepala daerah yang terlibat politik dinasti.

Beberapa daerah yang teridentifikasi ada di Provinsi Lampung, Banten, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur. Ada pula di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Maluku.

Kekerabatan kepala daerah paling banyak ditemukan di Banten. Ada lima pejabat dengan ikatan kekeluargaan dalam kekerabatan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Di antaranya, Wakil Bupati Pandeglang Heryani merupakan ibu tiri Atut, Wali Kota Tangerang Selatat Airin Rachmi Diany adalah adik ipar Atut.

Kemudian, Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah merupakan adik kandung Atut, Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman merupakan adik tiri Atut. Terakhir, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar adalah anak mantan bupati daerah itu.

Di Provinsi Lampung, Gubernur Sjachroedin ZP memiliki anak menjadi Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza. Wakil Bupati Pringsewu Handitya Narapati adalah anak mantan bupati daerah itu.

Provinsi Sulawesi Selatan, Gubernur Syahrul Yasin Limpo memiliki adik yang menjabat sebagai Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo. Selain itu juga Bupati Barru Andi Idris Syukur merupakan anak mantan Bupati Barru; Wakil Bupati Tana Toraja Adelheid Sosang adalah istri mantan bupati Tana Toraja; serta Wakil Bupati Takalar Natsir Ibrahim merupakan anak mantan bupati Takalar.

Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Sinyo Harry Sarundajang memiliki anak yang menjadi Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang. Sedangkan Wakil Wali Kota Manado Harley Alfredo Benfica merupakan anak Menteri Perhubungan EE Mangindaan yang juga mantan Gubernur Sulut.

Di Sumatera Barat, Bupati Padang Lawas Utara Bachrum Harahap mempunyai anak yang menjadi Wali Kota Padang Sidempuan Andar Amin Harahap. Di Jambi, Bupati Tanjung Jabung Timur Zumi Zola Zulkifli adalah anak dari mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin.

Di Pagar Alam, Sumatera Selatan, jabatan wali kota dan wakil wali kota diduduki ayah dan anak kandungnya, yaitu Djazuri Kuris dan Novirzah Djazuli. Di Jawa Barat, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin merupakan menantu mantan bupati Bekasi, Bupati Indramayu Anna Sophanah adalah istri mantan bupati Indramayu, serta Wali Kota Cimahi Ati Suharti merupakan istri mantan wali kota Cimahi.

Di Jawa Tengah, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti merupakan istri mantan bupati Kendal, serta Bupati Klaten Sri Hartini adalah istri mantan Bupati Klaten. Di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, bupati Sri Suryawidati merupakan istri mantan bupati Bantul.

Di Jawa Timur, Bupati Probolinggo Puput Tantriana merupakan istri mantan bupati Probolinggo dan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno adalah istri mantan Bupati Kediri. Selain itu, ada Bupati Bangkalan Mohammad Makmun Ibnu Fuad yang merupakan anak mantan Bupati Bangkalan.

Di Nusa Tenggara Barat, Gubernur Zainul Majdi adalah adik Wakil Bupati Lombok Timur Syamsul Lutfi. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima adalah pasangan kakak dan adik kandung, yaitu Qurais H Abidin dan A Rahman H Abidin.

Di Kalimantan Tengah, Bupati Kota Waringin Timur Supian Hadi adalah menantu Bupati Seruyan Darwan Ali. Di Kalimantan Timur ada Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari yang merupakan anak mantan bupati di daerah tersebut. Di Maluku, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua merupakan kakak dari mantan Bupati Maluku Tengah.

Naik 8 Tingkat, Indonesia di Urutan Ke-162 FIFA

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA, Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) merilis peringkat terbaru tim-tim nasional negara-negara anggotanya, Kamis (17/10/2013). Dari daftar tersebut Indonesia naik delapan peringkat ke posisi 162 dibanding bulan sebelumnya.

Dalam ranking FIFA yang dilansir dari situs resmi, Indonesia berada di peringkat ke-162 dengan poin 120 dari total 207 anggota FIFA. Posisi itu naik dari bulan September lalu, saat skuad Merah Putih berada di posisi ke-170.

Dengan peringkat ke-169 itu, Indonesia bukan hanya di bawah negara-negara ASEAN lainnya, seperti Filipina di peringkat ke-137, Thailand (143), Myanmar (149), Vietnam (151), Singapura (155), dan Malaysia (160). Indonesia, negeri berpenduduk sekitar 240 juta, juga hanya terpaut sedikit di atas negara-negara kecil Asia, seperti Bangladesh (162), Nepal (165), serta Laos (167).

Sementara, untuk tingkat dunia, Spanyol masih bertengger di peringkat pertama dengan nilai 1.513. Jerman mengikuti di belakangnya dengan nilai 1.311, disusul Argentina (1.266), Kolombia (1.178).

Bea dan Cukai Batam Sita Ratusan Unit Ponsel

Katakepo.blogspot.com - BATAM, Dalam sepekan terakhir, petugas Bea dan Cukai Batam, Kepulauan Riau, menyita 350 unit telepon seluler aneka merek dan jenis. Seluruhnya disita di Bandara Hang Nadim, Batam.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kantor Bea dan Cukai Batam, Kunto Prasti, menuturkan, barang-barang itu disita dari tiga orang dalam waktu terpisah. Dari P (30) dan WS (30) disita 250 unit ponsel. "Mereka akan naik pesawat tujuan Jakarta saat hari raya Idul Adha, 15 Oktober 2013," ujarnya di Batam, Jumat (18/10/2013).

Dua pria itu memasukkan 250 unit ponsel dalam enam koper. Karena curiga, petugas memeriksa isinya dan menemukan ratusan unit ponsel. Selanjutnya pada Rabu (16/10/2013) disita 100 unit ponsel dari BRH (39).

Semua ponsel itu juga akan dikirimkan ke Jakarta oleh pekerja di perusahaan yang melayani kargo di Bandara Hang Nadim Batam. "Barang disimpan dalam dua kardus," ujar Kunto.

Tangkapan itu bukan yang pertama. Pada awal September 2013, disita 228 unit ponsel berbagai merek dan jenis. Barang disita dari SF (26) yang akan menuju Jakarta. "Kami belum bisa memastikan apakah produk-produk ini asli atau replika," ujarnya.

Petugas Bea dan Cukai juga masih menyelidiki siapa pemilik barang-barang itu. Para pembawanya mengaku hanya dititipi barang-barang tersebut.

Ada "Mata-mata" di Belakang Sukses Timnas U-19...

Katakepo.blogspot.com - Duduk di tribun media dengan mengenakan celana training dan kaus merah, matanya tak henti memandangi layar video kecil yang bergerak ke kanan dan kiri sesuai dengan dinamika permainan. Sesekali tangan kanannya menari membuat catatan-catatan kecil.

Itulah sebagian pekerjaan Rudy Eka Priyambada sebagai tactical analysis saat perhelatan Kualifikasi Piala Asia U-19 beberapa waktu lalu. Tugas pertama Rudy sebelum menganalisis kekuatan lawan adalah merekam setiap pertandingan calon lawan Garuda Jaya.

Setelah itu, Rudy memilah rekaman momen-momen laga itu untuk dijadikan bahan analisis dan kemudian membandingkannya dengan kekuatan timnas U-19.

"Kerja yang cukup panjang karena harus merekam selama 90 menit, bahkan bisa 120 menit. Kalau dihitung-hitung, saya waktu itu baru bisa tidur jam 04.00 pagi. Kemudian, saya mempresentasikan analisis saya ke pelatih pada jam 09.00 pagi," jelas Rudy.


Berdasar data dan analisis tersebut, Rudy memberi masukan kepada pelatih Indra Sjafri soal kelemahan dan kekuatan lawan. Disampaikannya juga organisasi dan permainan lawan ketika bertahan maupun saat menyerang, set play, dan lain-lain.

"Coach Indra lalu menyampaikan kepada pemain. Jadi, pelatih selalu berkomentar optimistis karena kita memiliki perhitungan yang tepat," tutur Rudy.  

Analisis Rudy membantu timnas U-19 meraih kemenangan 3-2 atas juara bertahan Korea Selatan pada laga terakhir babak kualifikasi Piala Asia U-19, Sabtu (12/10/2013), dan memastikan tiket ke putaran final.

"Saat lawan Korsel, semua orang menganggap mereka (Korsel) hebat. Namun, menurut saya, mereka (Korsel) bermain jelek. Lini tengah mereka sangat jelek dan bermain hanya mengandalkan pemain sayap. Jadi, kita berusaha memanfaatkan kelemahan mereka dengan menguasai lini tengah dan mematikan sayap mereka. Terbukti, kita bisa mematikan pemain sayap mereka dan proses gol kita datang dari pemain sayap," beber Rudy.

Selain menganalisis, Rudy juga ikut membakar semangat dan memotivasi tim dengan video motivasi yang ditayangkan menjelang pertandingan. Sebelum laga melawan Korsel, misalnya, Rudy membuat video motivasi dengan tajuk "Road to AFC Cup U-19 2014 and World Cup U-20: Impossible is Nothing".

"Dalam video tersebut, saya tampilkan potongan gambar saat kita mengalahkan Thailand, Malaysia, dan Timor Leste di Piala AFF U-19 beberapa waktu lalu. Jadi, yang ada di benak pemain adalah juara," tuturnya.

Pentingnya HPU
Rudy sudah dipercaya untuk menjadi tactical analysis oleh Indra Sjafri ketika Indra membentuk tim untuk mengikuti turnamen Hongkong U-17 2012. Indonesia menjuarai turnamen tersebut.

"Saat itu, saya mempresentasikan program saya. Saya punya pengalaman, salah satunya menjadi direktur teknik salah satu klub Australia, Eastern Victorian Champions League," ungkap Rudy.

"Indra adalah salah satu pelatih yang bisa menerima masukan dari anak-anak muda. Ia juga bisa menerima hal-hal baru dalam sepak bola. Alhamdulillah, dia memercayai saya sehingga saya bisa membantu dia untuk talent scouting dan menganalisis pertandingan.

Rudy mendapat kepercayaan Indra karena memiliki komitmen dan dedikasi dalam dunia sepak bola. Setelah berhasil mengambil lisensi kepelatihan C AFC pada 2008, Rudy  mengikuti AFC Project Future Coach Batch 09, Refresher Course yang bertepatan dengan putaran final AFC U-19 Championship 2010, 13-18 Oktober di Zibo, China. 

Rudy menghadiri AFC Project Future Coach Batch 09, Refresher Course, atas undangan langsung dari AFC Coaching Development. Selama di Zibo, ia bertugas menganalisis pertandingan AFC U-19, di mana saat itu sudah memasuki babak semifinal. "Kemudian, saya mendapatkan beasiswa kursus kepelatihan di Jerman," ujar Rudy.

Berdasar ilmu dan pengalaman yang didapatnya, Rudy menilai sudah waktunya PSSI membuat high performance unit (HPU), seperti yang telah dilakukan Malaysia, Australia, dan Jerman. HPU, menurut Rudy, akan membantu pelatih meningkatkan daya saing tim.

"Sepak bola sudah berubah. Lebih maju. Tidak hanya mengandalkan pelatih. Bukan lagi sekadar pemanasan di lapangan atau lari-lari saja. Karena itu, saya memiliki pandangan yang sama dengan Badan Tim Nasional (BTN) untuk membuat HPU. Di situ nanti, ada video analisis, psikologi, dan dokter. Kemudian, kita membuat PSSI Channel seperti yang dilakukan Inggris dan Jerman. Kita tampilkan video-video timnas berlatih dan bermain. Hal ini jadi pengetahuan buat pelatih lain di Indonesia," ulas Rudy.

"Curriculum Vitae" Rudy Eka Priyambada
1996 – 2002: Pelita Jaya Academy,  Lebak Bulus
2000: Pra-PON DKI
2003: Trainner at Asian Soccer Academy
2004: Trainner Persimuba Academy, Trainner Haornas Perimuba, Trainner Divisi 3
2007-2008: Head Coach at National University, in University League
2006-2011: Teacher and Coach at STB ACS International and Youth Team U-6, U-8,U-10, U-12, U-14, U-16 Primary Girls Football, Secondary Girls Football
2007 – 2009:Head Coach SSI Arsenal U6 and U12 Team      
2010: Coach JIS Jakarta International School Allstar Team  2010
2011: Eastern Victorian Champions League , Australia
2011:Monbulk Rangers Soccer Club Men & Woman Senior Team and  Coach Education , Australia
2012: Sampoerna Academy ( Sports Director )
2013: Sports Director Kinderfield–Highfield School

Susu Hanya Pelengkap Bukan Sumber Gizi Utama

Katakepo.blogspot.com - Semakin banyaknya pilihan susu pertumbuhan di pasaran memudahkan para orangtua dalam mencukupi gizi buah hati. Meski begitu orangtua jangan lantas "bergantung" pada susu pertumbuhan untuk urusan gizi anak.

Guru besar kesehatan anak dari Universitas Gadjah Mada Mohammad Juffrie mengatakan, susu pertumbuhan seharusnya diposisikan sebagai pelengkap, bukan sebagai sumber gizi utama bagi anak. Karena itu, menggantikan makanan utama dengan susu pertumbuhan adalah tindakan yang kurang tepat.

"Susu pertumbuhan bukan pengganti makanan, tetapi hanya pelengkap. Anak harus tetap makan makanan yang bergizi untuk mencukupi kebutuhan gizinya," tandasnya di sela peluncuran susu pertumbuhan, di Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Juffrie mengatakan, setelah melewati masa ASI eksklusif, anak kemudian diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia satu tahun. Setelah itu, anak sudah bisa makan makanan yang dimakan keluarganya.

Menurut dia pemberian makanan yang bervariasi dan bergizi sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Hanya saja, kata dia, lebih baik lagi jika diberi susu sebagai pelengkap.

Karena itu, Juffrie menyarankan untuk memberikan susu di sela-sela diet anak, seperti di pagi hari dan di sore hari. Pemberian susu, imbuh dia, juga sebaiknya tidak dilakukan mendekati waktu makan supaya anak tetap mau makan makanan utamanya.

"Kalau diberikan dekat waktu makan, anak bisa sudah kenyang dan tidak mau makan," kata dia.

Tidak membuat gemuk
Juffrie mengatakan, susu pertumbuhan diformulasikan untuk melengkapi kebutuhan gizi anak, bukannya untuk membuat anak kelebihan gizi. Sebaliknya, susu pertumbuhan justru bisa membantu mengontrol nafsu makan anak sehingga menghindari anak dari risiko obesitas.

"Susu dapat mengenyangkan, sehingga mencegah anak untuk ngemil makanan yang berkalori tinggi dan tidak bergizi. Padahal camilan itulah yang membuat kegemukan," jelas dia.

Lebih lanjut Juffrie menyarankan untuk memilih susu pertumbuhan yang tidak mengandung gula tinggi dan mudah dicerna. Tujuannya, untuk menjaga kalori yang diasup dan membuat rasa kenyang lebih lama.

Senada dengan Juffrie, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat dari Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (FEMA-IPB) Handinsyah mengatakan, konsumsi susu tidak akan meningkatkan risiko kegemukan.

"Konsumsi sesuai anjuran tidak akan membuat gemuk. Kecuali, kalau diminum berlebihan dan kurang konsumsi sayur dan buah," jelas dia.