Friday, October 25, 2013

Lima pendeta gay nikahi pasangannya

Katakepo.blogspot.com - Seorang pendeta atau pastor tentunya menjadi pembimbing bagi para jemaatnya. Setiap tindakan para pendeta akan menjadi sorotan publik, apalagi jika perbuatan itu dinilai tidak sesuai dengan norma-norma agama.
Namun, apa jadinya jika perbuatan para pendeta ini bertolak belakang dari pemahaman agama. Tentu saja ini akan menimbulkan kegemparan di kalangan gereja.
Ternyata ada beberapa pendeta yang terbilang telah melakukan tindakan sangat kontroversial. Mereka melakukan pernikahan sesama jenis dengan pasangannya masing-masing.
Sudah pasti tindakan dari para pendeta ini menuai kecaman. Namun, beberapa pendeta ini ada yang menyebut bahwa pernikahan sesama jenis adalah hak mereka.
Berikut lima pendeta gay nikahi pasangannya seperti dilansir dari berbagai sumber yang dirangkum merdeka.com.

1. Pastor gay asal Amerika nikahi pacar lamanya

Pastor Katolik sudah pensiun, Tom Pivinski, dan pasangan sesama jenisnya yang sudah bersama dengan dia lebih dari 20 tahun, Malcolm Navias, menggelar pernikahan antara agama dengan upacara Yahudi pada Senin kemarin di kediaman mereka di Kota Asbury Park, Negara Bagian New Jersey. Mereka menikah di hari pertama pernikahan sesama jenis diperbolehkan di New Jersey setelah dilegalisasi oleh Gubernur Chris Christie.
"Saya pikir ini sesuatu yang indah. Saya sangat bersyukur bahwa negara bagian ini telah mengakui kesetaraan bagi semua orang," kata Pivinski kepada surat kabar the Asbury Park Press, seperti dilansir situs the Huffington Post, Kamis (24/10).
Di malam harinya, Pivinski dan Navias saling bergandengan tangan dan menggelar upacara pernikahan Yahudi yang dilakukan oleh Rabbi Kraus. Rabbi Kraus memberkati keduanya berdiri terbungkus dalam Tallit, sebuah kain ibabah yang digunakan kaum Yahudi untuk berdoa.
Mereka saling bertukar cincin yang telah mereka pakai selama 20 tahun belakangan ini. Tetapi sekarang mereka sudah dapat secara legal menyebut cincin itu sebagai cincin kawin.
Setelah itu, mereka memecahkan sebuah gelas kaca yang disambut dengan ucapan 'Selamat' dan 'Mazel tov' dari para tamu. Mazel tov merukapan sebuah kata digunakan orang Yahudi untuk mengekspresikan selamat atas sebuah peristiwa.
Pivinski kini menjadi seorang pendeta pendamping di Gereja Episkopal Trinitas di Asbury Park, New Jersey. Dia berkata di situs itu gereja itu bahwa Gereja Trinitas telah menjadi tempat ibadah dirinya karena keunikan sebagai sebuah komunitas yang memiliki keberagaman iman.
Dia mengatakan karena dirinya seorang pendeta yang sudah ditahbiskan, maka dia memiliki wewenang untuk memimpin upacara bahkan setelah pensiun. Menurut laman Facebook miliknya, Pivinski lulus dari Universitas dan Seminari St. Mary's di Kota Baltimore, Negara Bagian Maryland. Dia diterima di keuskupan Paterson, New Jersey, ketika dia ditahbiskan sebagai pastor Mei 1975.

2. Resepsi pernikahan pendeta gay hebohkan Malaysia

Pendeta gay asal Malaysia, Ngeo Boon Lin, menikah dengan pacar sesama jenisnya, seorang produser musik asal Kota New York, Amerika Serikat, bernama Phineas Newborn. Meski pernikahan mereka digelar Agustus dua tahun lalu di Negeri Paman Sam. Namun, sang pendeta menginginkan resepsi di negara asalnya.
Lin nekat menggelar pesta besar di negara berpenduduk mayoritas muslim itu. Mereka telah melangsungkan acara itu Sabtu, pekan lalu. Hadir sekitar 200 tamu dan beberapa wartawan dekat Lin. Pesta ini tertutup untuk publik. Pers datang diminta tidak menyiarkan, seperti dilansir surat kabar the Wall Street Journal, Agustus tahun lalu.
Resepsi pasangan homo ini seolah ingin memancing kemarahan rakyat dan pemerintah Malaysia yang melarang kegiatan kaum penyuka sesama jenis, mulai dari parade hingga diskusi. Perdana Menteri Najib Razak pernah menegaskan homoseksual tidak ada tempat di Malaysia. "Tapi kami membuat sejarah di sini," kata Newborn.
Pendeta keturunan China ini tinggal di Amerika sejak 1998. Ia mendapat sejumlah kecaman dari pejabat Malaysia dan kelompok agama karena menikah dengan sesama jenis.
Meski Ngeo penganut Kristen taat, tapi pernikahannya bisa memunculkan ide ekstremis di tengah 28 juta penduduk Malaysia, termasuk etnis Melayu. Sebuah surat kabar milik UMNO (Organisasi Bangsa Melayu Bersatu), partai berkuasa di Malaysia, mendesak pemerintah menghentikan rencana Ngeo merayakan pernikahan di negara itu. "Ini hak saya merayakan pernikahan dengan suka cita bersama orang-orang saya sayangi," katanya.
Ngeo menegaskan pemerintah boleh membuat kebisingan mengenai konservatif agama dan mengenai hal baik buruk berdasarkan agama, tetapi mereka tidak diterima di pernikahannya. Resepsi diadakan di sebuah restoran mewah di Ibu Kota Kuala Lumpur. Di atas meja ditaruh coklat dalam kotak bertulisan 'Tuhan mengasihi kaum gay'.
Eric Goh, salah seorang tamu, mengatakan kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) Malaysia perlu keluar dalam jumlah besar agar dapat mengekspresikan dirinya dan banyak orang mendukung mereka.

3. Pendeta gay asal Inggris nikahi pacar mudanya

Pendeta Colin Coward, 64 tahun, seorang pendeta di Gereja Baptis Santo Yohanes di Kota Devizes, di Kawasan Wilts, Inggris, menikahi pacar sesama jenisnya, Bobby Egbele, 25 tahun. Pernikahan keduanya menyebabkan kegemparan di antara orang-orang Kristen karena pasangan ini berencana menggelar pemberkatan dengan hati-hati di dalam gereja setelah upacara.
Coward juga menolak penegasan bahwa dia akan tetap menjalankan selibat (hidup tanpa menikah) setelah pernikahannya itu, yang menjadi syarat Gereja Inggris, yang ditanyakan kepada setiap pendeta homoseksual akan ditahbiskan, seperti dilansir surat kabar the Telegraph, Agustus 2010 lalu.
Coward, yang tinggal bersama pacarnya di Desa Marston, sebuah desa kecil di dekat Devizes, mengatakan dirinya berharap pernikahannya itu dapat menjadi contoh nyata bagi para kaum homoseksual lainnya di dalam gereja.
"Tujuan saya adalah agar semua orang dalam gereja merasa nyaman dengan situasi ini, sebab saat ini kebanyakan orang Kristen gay menikah secara diam-diam," kata Coward. "Ini memang merupakan topik yang tabu, tetapi gereja sekarang berada di bawah tekanan besar untuk mengubah pendirian mereka dan tekanan itu akan terus meningkat di masa depan."
Coward merasakan bahwa dirinya adalah seorang homoseksual ketika dia masih remaja. Dia ditahbiskan sebagai pendeta pada 1978, setelah mundur dari pekerjaannya sebagai seorang arsitek.
Dia secara terbuka menyatakan dirinya sebagai pria pecinta sesama jenis atau homoseksual pada 1991, sebelum akhirnya dia mendirikan kelompok kampanye internasional bagi kaum gay dan lesbian, yang mengubah sikapnya pada 1995.
Coward bertemu dengan pacar sesama jenisnya pada 2007 di sebuah konferensi Kristen di Togo, Afrika Barat. Keduanya kemudian menikah pada tahun lalu. Egbele, yang merupakan seorang perancang busana, memiliki nama lengkap Bobby Ikekhuame Egbele. Dia dibesarkan di Nigeria dan menjalankan sebuah toko pakaian di dunia maya bernama Bobafrique, di mana dia menjadi model pakaiannya.
Pasangan ini menggelar upacara pernikahan sipil pada 9 Oktober tiga tahun lalu di kantor catatan sipil di Devizes sebelum akhirnya mengadakan pemberkatan di Gereja Baptis Santo Yohanes.

4. Pastor perempuan di Amerika nikahi uskup wanita

Seorang pastor perempuan dari sebuah gereja baptis terkenal berapi-api di Kota Detroit, Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat, mengejutkan dan membuat kegemparan di antara para jemaatnya setelah dirinya mengundurkan diri usai mengungkapkan bahwa dia telah menikah dengan seorang uskup wanita dari Washington D.C beberapa bulan lalu.
Uskup Allyson D. Nelson Abrams sebelumnya pernah menikah dengan seorang pria dan menjadi pastor wanita pertama dari Gereja Baptis Kemajuan Sion, seperti dikutip surat kabar the Detroit Free Press.
Namun, pada 6 Oktober Abrams, yang juga seorang ibu, mengungkapkan kepada jemaatnya yang telah dia gembalakan selama lima tahun bahwa dia jatuh cinta dengan Diana Williams, seorang uskup pensiunan dari Bait Imani Jemaat Katolik Afrika-Amerika di Washington D.C. Dia mengundurkan diri setelah mengungkapkan perkawinannya dengan Williams, yang berlangsung pada Maret lalu di Negara Bagian Iowa, di mana pernikahan sesama jenis diperbolehkan, seperti dilansir situs christianpost.com, Selasa (22/10).
Dia juga mengundurkan diri sebagai Sekretaris Dewan Pastor Pembaptis Detroit dan sekitarnya, sebuah kelompok berpengaruh dikalangan warga Afrika-Amerika di metro Detroit. Dia mengundurkan diri sebagai wakil editor majalah Konvensi Nasional Gereja Baptis Kemajuan.
Abrams, yang memegang gelar doktor dalam bidang teologi dan gelar teknik mesin dari Universitas Howard, memperlihatkan ayat Alkitab sebagai argumen bahwa hubungan homoseksual dibolehkan dalam praktek kekristenan. Dia merujuk pernyataan dari Injil Lukas Pasal 7 ayat 1-10, yang menyatakan cinta seorang pria kepada hambanya laki-laki.
"Kita semua tahu bahwa kita telah diciptakan serupa dengan rupa Tuhan. Jadi tidak peduli Anda terlihat seperti apa, tak peduli Anda siapa, tidak peduli apa orientasi Anda, semua orang harus bebas untuk memberikan cinta mereka kepada yang diinginkan," kata Abrams kepada koran the Detroit Free Press. "Cinta adalah sesuatu yang seharusnya tanpa syarat."

5. Pendeta gay pertama di Kanada yang nikahi pasangannya

Pendeta Karl Clemens, 70 tahun, menjadi pendeta Katolik pertama di Kanada yang secara terbuka menyatakan diri sebagai gay. Dia menikah dengan pasangan sesama jenisnya, Nick, pada 14 November 2009.
Clemens mengatakan dia akan menjadi orang pertama dari Katolik untuk memasuki perkawinan sesama jenis di Kanada, dan bahkan mungkin untuk di Amerika Utara, seperti dilansir situs examiner.com, November 2009 lalu, mengutip surat kabar the Edmonton Sun.
"Saya tidak melakukan ini untuk memulai sebuah revolusi," kata Clemens kepada Edmonton Sun. "Ini adalah hak asasi manusia."
Clemens telah melayani keuskupan di Kota Kingston, Provinsi Ontario selama 33 tahun, dan kemudian pensiun. Dia pindah ke Kota Toronto lebih dari satu dekade lalu untuk bekerja dan menjadi advokasi desa gay di kota itu.
Menanggapi perkawinan sesama jenisnya, Clemens mengatakan dia siap untuk menerima reaksi keras dari gereja dan dari beberapa pengikutnya, terutama setelah dia menyatakan dengan terbuka bahwa dirinya gay pada 2005 lalu. Klemens ketika itu membuat pengumuman di stasiun televisi di Toronto Vision TV yang menyatakan, 'Saya seorang pastor Gereja Katolik Roma dan saya gay'.
Uskup Agung Toronto, Kardinal Aloysius Ambrozic, kemudian melarang dia untuk merayakan misa publik atau menjalankan kegiatan sakramen-sakramen.


Pipa gas dipakai bersama, PGN dinilai tak akan rugi

Katakepo.blogspot.com - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) diyakini tidak akan merugi jika BUMN itu membuka pipa gasnya untuk dipakai bersama pihak lain atau lebih dikenal dengan open access. Gas saat ini menjadi bahan bakar yang paling banyak digunakan oleh industri dan pembangkit listrik.
"Selain akan menguntungkan konsumen, PGN juga tidak akan dirugikan dengan pelaksanaan open access. Secara teknis dan ekonomis, tidak ada yang dirugikan. Makanya, ini sebenarnya tinggal dilaksanakan saja," ujar Direktur Gas Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Umi Asngadah di Jakarta, Jumat (25/10).
Atas dasar itu, BPH Migas tetap mendesak PGN untuk menjalankan open access, akhir Oktober ini. Seperti dititahkan Permen ESDM No.19 tahun 2009.
Umi menjelaskan, harga gas yang harus dibayarkan badan usaha terdiri atas biaya investasi ditambah biaya operasional dan perawatan, kemudian dibagi dengan volume gas yang mengalir di dalam pipa. Berdasarkan rumusan itu, PGN yang saat ini memiliki jaringan pipa gas nasional dinilai tidak akan mengalami kerugian sama sekali.
Disisi lain, konsumen juga akan diuntungkan jika kebijakan open access diberlakukan. Soalnya, mereka akan mendapat harga beli gas yang lebih murah karena tidak ada lagi monopoli
"Apabila open access diterapkan, di hulu SKK Migas akan melakukan lelang terhadap badan usaha yang paling menguntungkan untuk mengalirkan gasnya," kata dia.
Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Ali Kastella mengatakan open access merupakan salah satu kunci menyelesaikan permasalahan alokasi gas terhadap industri akibat minimnya infrastruktur. "Dengan pemakaian pipa bersama, ada optimalisasi distribusi gas sehingga tidak lagi harga menjadi mahal," kata dia.
Seharusnya, menurut Ali, PGN dan Pertamina sebagai BUMN bersedia melakukan open access. Karena itu bisa menjadi contoh untuk perusahaan swasta sejenis.
"Jika ada aturan Open Access, dipatuhi agar jadi contoh. Diberlakukannya open access akan mempermudah masyarakat mendapat pasokan gas. Harganya pun jadi murah," kata Anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura tersebut.

Thursday, October 24, 2013

Kisah kutukan nomor telepon 888 di Bulgaria

Katakepo.blogspot.com - Telepon genggam adalah hal wajar yang dimiliki oleh masyarakat saat ini. Telepon genggam terkadang merepotkan ketika banyak pesan atau telepon yang masuk. Tapi setidaknya tak ada orang yang berpikir mereka akan terbunuh oleh telepon genggam mereka sendiri.
Namun, lain cerita jika kalian tinggal di Bulgaria dan memiliki nomor telepon 0888-888-888. Nomor telepon ini ditengarai mengandung kutukan dan telah membunuh setiap orang yang memilikinya.
Nomor telepon ini awalnya dimiliki oleh Mobitel, sebuah perusahaan telepon genggam asal Bulgaria. Hingga saat ini semua pemilik nomor telepon genggam ini telah meninggal dunia, seperti dilansir oleh Cracked.com.
Pada tahun 2001, pemilik pertama nomor telepon ini adalah CEO Mobitel, Vladimir Grashnov. Vladimir diketahui meninggal akibat kanker. Selanjutnya nomor ini dimiliki oleh seorang bis mafia, Konstantin Dimitrov. Pada tahun 2003, Dimitrov ditembak hingga mati ketika sedang makan malam bersama seorang model.
Setelahnya nomor unik ini dimiliki oleh seorang pengusaha bernama Konstantin Dishliev. Dishliev juga tertembak hingga mati ketika berada di luar restoran India di Bulgaria pada tahun 2005. Anehnya, kedua pria ini memiliki nama depan yang sama serta berkaitan dengan dunia bisnis yang sama. Mereka juga terbunuh dengan cara yang sama ketika tengah membawa telepon genggam dengan nomor yang sama.
Setelah semua pemilik nomor unik tersebut meninggal, Mobitel kemudian mengeluarkan nomor tersebut dari pasaran dan tak pernah menggunakannya lagi. Ketika ditanya mengenai alasannya, juru bicara Mobitel menjelaskan bahwa mereka tak bisa mendiskusikan nomor pribadi pelanggan mereka.
Benarkah nomor telepon genggam 0888-888-888 memang terkutuk? Atau kematian tiga orang tersebut hanya kebetulan belaka?

Website online shop wajib punya 4 tombol sharing ini

Katakepo.blogspot.com - ika Anda sedang mengelola bisnis online shop, promosi melalui jejaring sosial adalah media paling mudah dan murah. Tanpa perlu membuang waktu, uang, dan banyak tenaga, tombol sharing ke 4 sosial media ini akan melakukan promosi untuk Anda.

Tombol share apa saja yang paling populer?

1. Facebook
Tidak hanya memiliki fan page di Facebook, tombol share ke akun sosial ini akan memberikan peran yang sangat besar dalam promosi Anda. Di Indonesia, pengguna Facebook sudah mencapai 48.800.000 sehingga akun ini sangat cepat untuk menyebarkan promosi Anda.

Banyak pula pebisnis online shop yang meraih sukses hanya dengan memiliki Facebook fanpage contohnya seperti Shoestology dan Little Pao Shop.

2. Google+
Menurut Forbes, jumlah pengguna Google+ di seluruh dunia kini mulai bisa menyaingi angka pengguna Facebook. Menjadi akun sosial media dengan pengguna terbanyak kedua setelah Facebook, Google+ dapat membantu promosi Anda dengan baik.

3. Twitter
Pengguna Twitter yang telah mencapai angka 29 ribu di Indonesia membuat tombol sharing ke akun ini menjadi sangat penting.

Meski memiliki keterbatasan 140 karakter dalam sekali tweet, namun informasi dalam timeline Twitter juga memiliki kecepatan yang tidak kalah baik dengan Facebook.

Bukti kehebatan Twitter adalah online shop Maicih yang kini memiliki nama besar setelah awalnya hanya berjualan melalui Twitter.

4. LinkedIn
Linked In menjadi sosial media yang memiliki pengguna terbanyak keempat di dunia versi Forbes. Di Indonesia sejumlah website juga telah menyediakan share buttons untuk memudahkan pelanggan membagi produk kesukaan mereka di website Anda.

5 Tanda hubungan cinta terasa menjenuhkan

Katakepo.blogspot.com - Merasa jenuh pada hubungan cinta yang Anda jalani adalah hal yang wajar. Banyak pasangan mengalami ini dan sebagian dari mereka umumnya memutuskan untuk berpisah. Namun, kebanyakan pasangan kerap mengabaikan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa satu sama lain tak lagi saling mencintai dan akhirnya menyesalinya setelah berpisah. Untuk mengenali apakah hubungan cinta Anda sudah sampai pada tahap yang sangat menjenuhkan, yuk simak ulasan berikut ini!

1. Tak ada lagi rasa deg-degan

Apakah Anda masih merasakan sesuatu yang membuncah dari dada Anda setiap kali bertemu dengannya? Apakah Anda merasa deg-degan saat bersamanya? Jika tidak, Anda atau pasangan mungkin tak lagi saling mencintai dan sudah merasa jenuh pada hubungan itu.

2. Terasa datar

Setiap kali bersamanya, Anda merasa semua terasa datar dan menjemukan? Jika ya, Anda harus lebih waspada terhadap hubungan Anda karena itu bisa menjadi pertanda bahwa Anda sebenarnya tak lagi menyukainya.

3. Masalah yang tak terselesaikan

Apakah Anda dan pasangan menjadi jarang menyelesaikan masalah yang terjadi di antara kalian? Jika benar, kalian mungkin telah merasa jenuh antara satu sama lain dan terlanjur malas untuk menyelesaikan masalah tersebut.

4. Menyukai orang lain

Anda mulai menyukai orang lain? Ini menjadi salah satu tanda bahwa Anda mulai tidak puas dengan hubungan Anda. Terkadang kejenuhan kita pada pasangan bisa membuat kita berpaling pada orang lain.

5. Ingin sendirian

Anda merasa malas berduaan dengannya? Ataukah Anda sering menolak ajakannya untuk pergi berdua? Ini merupakan tanda bahwa Anda ingin menyendiri sejenak dan tak ingin bersama siapapun untuk sementara waktu.

Inilah lima tanda hubungan cinta sudah terasa menjenuhkan. Kenali tanda-tandanya, sebelum nantinya Anda menyesalinya di kemudian hari.