Wednesday, October 30, 2013

Lelaki China datangi rumah sakit dengan pisau menancap di kepala

Katakepo.blogspot.com - Lelaki China bernama Ho Lung tidak perlu lagi mengantre di rumah sakit mengisi formulir keluhan penyakitnya. Pisau menancap di kepalanya sudah cukup menjelaskan semua persoalan.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (30/10), pisau itu menembus tengkorak Lung dan otaknya. Dia bahkan telah kehilangan salah satu pembuluh darah utama. Herannya Lung tidak kesakitan.

Selama operasi tiga jam dokter sangat hati-hati agar tidak menyebabkan kerusakan yang signifikan. Dokter bertanya bagaimana pisau itu bisa menembus kepalanya. "Dia tidak memberikan rinciannya. Dia bilang seperti bermain dengan seorang teman dan permainan itu menjadi salah hingga salah satunya berakhir dengan pisau di kepala. Itu hanya kesalahan konyol dan bisa terjadi pada siapa pun," ujar dokter menerangkan jawaban Lung.

Gadis Cantik Sirkuit Internasional Shanghai

Katakepo.blogspot.com - Shanghai,Dunia balap mobil tak bisa lepas dari wanita cantik. Bukan cuma dari kekasih pebalap berparas cantik, melainkan semua wanita yang terilibat di lingkungan ini. Termasuk di ajang balap Scirocco R Cup 2013 yang diselenggarakan di sirkuit internasional Shanghai, akhir pekan lalu. Wanita cantik berkulit kuning mendominasi di acara ini.
Murah senyum, tanpa ragu-ragu akan menampilkan pose terbaik ketika lensa kamera membidiknya. Profesinya beragam, mulai dari SPG, umbrella girl, pemegang nomor peserta balap, sampai sekedar penerima tamu semuanya cantik-cantik. Tidak percaya?

Wisatawan Indonesia Masih Sulit Mengurus Visa


Katakepo.blogspot,com - JAKARTA,Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan situs pencarian perjalanan, Skyscanner, menunjukkan banyak wisatawan Indonesia yang mengalami kerumitan dalam proses permohonan visa.

Para wisatawan mengakui pernah melakukan kesalahan dalam proses aplikasi visa, bahkan pernah ditolak permohonan visanya.

"Traveling pada dasarnya adalah kegiatan yang seharusnya bersifat menyenangkan dan bebas stres. Namun bagi banyak orang Indonesia, pergi ke luar negeri tidak selalu mudah karena banyak negara yang mewajibkan pemegang paspor Indonesia untuk melakukan permohonan visa," kata Manajer Pengembangan Pasar Skyscanner untuk Indonesia, Tika Larasati dalam siaran pers Selasa (29/10/2013).

Seperti diketahui, menurut Tika, perihal membuat visa bukan hanya satu atau dua jam, melainkan bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu dengan adanya kemungkinan ditolak.

"Berdasarkan hasil survei kami, semakin sulit proses pengajuan visa, semakin berkurang keinginan para wisatawan untuk mengunjungi negara tersebut," tambahnya.

Tika pun mengatakan, beruntung tinggal di Indonesia dengan memiliki banyak tujuan wisata. Mulai dari pantai, hutan, pegunungan, keragaman budaya sampai kuliner.

Dalam jajak pendapat juga mengungkapkan destinasi favorit wisatawan jika tak perlu repot mengurus visa. Tujuannya adalah Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.

Hingga saat ini, pemegang paspor Indonesia hanya dapat mengunjungi tidak lebih dari 30 negara di dunia yang bebas visa.

Tiket KA Bakal Naik Awal 2014

Katakepo.blogspot.com - SEMARANG,Tarif jasa angkutan Kereta Api (KA) bakal mengalami kenaikan pada awal Januari 2014. Adapun kenaikan tersebut disebabkan belum adanya kebijakan pemerintah dalam persetujuan kontrak public service obligation (PSO) 2014.

Kepala Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Surono mengatakan, penetapan kontrak PSO 2014 untuk angkutan kereta api dilakukan oleh pemerintah.

PT KAI akan menetapkan tarif kereta api ekonomi sesuai perhitungan tarif ekonomi tanpa kontrak PSO yang diartikan tanpa subsidi dari pemerintah. Adapun tarif kereta api terancam naik per 1 Januari 2014.

"Kami perkirakan awal 2014 kenaikan tarif kereta api akan terjadi lagi, karena semua jumlah tarif sepenuhnya ditanggung penumpang tanpa ada subsidi dari pemerintah," ujarnya kepada Tribun Jateng saat di temui di ruang kerjanya, Selasa, (29/10/2013). (Budi Prasetyo)

Buku “The Islands” Sajikan Keindahan Indonesia

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA,Seorang pria Bulgaria bernama Andrey Edrev meluncurkan bukunya yang berjudul “The Islands”. Buku setebal 295 halaman tersebut berisi sederetan cerita perjalanan Andrey Edrev selama berada di kepulauan Indonesia. Andrey menceritakan dalam bukunya tentang keindahan alam Nusantara dan pengalamannya menjelajahi bagian timur Indonesia mulai dari Bali hingga ke Raja Ampat.

Sebelum “The Islands” diluncurkan, Andrey Edrev menyampaikan bahwa buku tersebut telah terjual sebanyak 500 eksemplar dalam waktu 10 hari. Peluncuran buku “The Islands” yang ditulis dalam bahasa Bulgaria tersebut telah berlangsung pada 12 September 2013 di Club Biblioteka Sofia, Bulgaria.

Saat Peluncuran buku itu sendiri dihadiri oleh Dubes RI untuk Bulgaria Bunyan Saptomo dan 100 tamu yang terdiri dari kalangan artis, budayawan, akademisi, beberapa pejabat pemerintah dan parlemen, serta tentunya jurnalis berbagai media Bulgaria baik cetak maupun TV (TV7,  Nova TV, Btv, Weekend, Trud, dan Standart).

Kedatangan Andrey Edrev ke Indonesia berawal dari kegemarannya akan pantai dan kehidupan yang jauh dari keramaian. Kemudian dia memutuskan untuk datang ke Bali, Indonesia untuk pertama kalinya. Kunjungan kedua Andrey dilakukan untuk menjelajahi pulau-pulau di sebelah timur wilayah Indonesia selama 6 bulan (Oktober 2012 – Maret 2013) dengan base di Bali.

Selama berada di beberapa pulau tersebut, Andrey sangat takjub dengan keindahan pulau-pulau yang disebutnya sebagai “surga dunia” tersebut serta kehidupan dan tradisi masyarakatnya. Hasil perjalanan dan pengalamannya kemudian diceritakan dalam  buku “The Islands”. Dalam bukunya tersebut, Andrey menceritakan petualangan epiknya menjelajah pulau Bali, Lombok, Flores, Komodo, Rote, Lando, Runduma di Wakatobi, Kalabaki dan Raja Ampat.

Secara detail dia menceritakan pengalamannya mulai dari bergaul dan menyelami kehidupan masyarakat setempat termasuk budaya dan tradisinya sampai pada pengalamannya ikut bersama-sama penduduk setempat mencari ikan dengan tombak. Di beberapa halaman bukunya dia juga menceritakan perjalanan melelahkan namun mengasyikkan dari Bali ke Lombok dan beberapa pulau di Nusa Tenggara (Flores, Komodo, Rote) menggunakan sepeda motor.

Dalam bukunya, Andrey menggambarkan pula tentang bagaimana penduduk Indonesia sebagai masyarakat yang ramah, murah senyum, saling membantu satu dengan yang lain dan mempunyai budi pekerti luhur (good manner).

Melanjutkan penulisan bukunya, Andrey akan kembali menjelajah Indonesia selama 6 bulan dimulai pada bulan Oktober 2013. Ke depan Andrey akan menjelajahi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi serta kembali mengunjungi Runduma, Bali, dan Raja Ampat yang merupakan tempat  favoritnya.
Sumber : www.indonesia.travel