Thursday, November 21, 2013

Mengapa bos Facebook Indonesia takut pada media?

Katakepo.blogspot.com - Lama ditunggu-tunggu, akhirnya tibalah kesempatan sejumlah wartawan untuk mewawancarai Country Manager Facebook Indonesia Anand Tilak. Kesempatan itu didapat seusai Anand memberikan pemaparan dan alasannya mengapa Facebook mau menjalin kerjasama eksklusif dengan Lenovo.
Namun sejumlah pekerja media tersebut kecele karena bos Facebook tersebut enggan diwawancarai dan langsung pergi dari tempat acara launching produk terbaru smartphone Lenovo, Rabu (20/11).
Padahal, cukup banyak yang perlu dikonfirmasi Facebook terkait dengan perkembangan dunia teknologi informasi dan telekomunikasi saat ini, terutama yang paling populer adalah seputar penyadapan.
Hal lain yang sebenarnya ingin dikonfirmasi kepada petinggi social media terbesar di Indonesia itu adalah seputar penempatan datacenter dan kantor perwakilannya di Indonesia.
"Maklum mas, dia belum ada sebulan dilantik menjadi orang nomor satu di Facebook Indonesia. Keberadaan country manager tersebut juga belum tentu dibarengi dengan pendirian kantor pusat dan datacenter," ujar seorang agency Facebook kepada merdeka.com.
Kabarnya, dua minggu lagi akan ada pembicaraan seputar penempatan datacenter tersebut melalui pertemuan antara Anand Tilak dengan Dirjen Aplikasi Telematika Kementerian Kominfo Aswin Sasongko.
Seperti diketahui, pemerintah telah mewajibkan semua penyedia konten dan aplikasi, termasuk over the top (OTT) di Indonesia untuk menempatkan server dan datacenter di tanah air. Namun, hingga saat ini, belum ada satu pun OTT yang menempatkan datacenternya di Indonesia.

Cari sapi selain dari Australia, Indonesia tawari Selandia Baru

Katakepo.blogspot.com - Ketergantungan Indonesia terhadap pasokan daging sapi impor asal Australia dinilai tidak sehat. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menampik pernyataannya itu terkait dengan memanasnya hubungan diplomatik kedua negara akibat kasus penyadapan yang heboh akhir-akhir ini.
Terlepas dari isu diplomatik, pemerintah mengaku sejak lama sudah berusaha mencari negara alternatif buat memenuhi kebutuhan daging sapi impor.
Menteri Pertanian Suswono mengatakan, salah satu incaran pemerintah adalah Selandia Baru. Namun, negara kecil itu terkesan kurang tertarik jika berbisnis sapi potong.
"Pada dasarnya kami sudah membuka diri. Selandia Baru juga diberikan kesempatan untuk ekspor sapi bakalan. Tapi kelihatannya kurang tertarik," ujarnya selepas pertemuan dengan delegasi Belanda di Jakarta, Kamis (21/11).
Negara kepulauan yang bertetangga dengan Australia justru lebih berminat investasi di bidang sapi perahan susu maupun olahan susu. Suswono mengatakan perusahaan Selandia Baru, Fonterra, kabarnya akan melakukan ekspansi usaha.
Walau fokusnya masih di susu, jika perusahaan itu berminat membangun peternakan sapi perah, Indonesia tetap diuntungkan karena populasi ternak itu meningkat.
"Selandia Baru akan menambah investasi di Indonesia untuk bangun pabrik pengolahan susu di Karawang. Investasinya USD 50 juta. Kami berharap investasinya itu di on farm, khususnya di peternakan sapi perahnya. Justru itu yang kita harapkan menambah populasi di dalam negeri," kata Suswono.
Realisasi investasi Fonterra masih belum diketahui. Mentan mengaku tidak bisa memaksa perusahaan swasta itu buat buru-buru menanamkan modal. Diharapkan, jika ekspansi itu direalisasikan, petani lokal harus dilibatkan.
Namun berkaca pada investasi Fonterra di China yang berjalan mulus, Suswono percaya peluang kerja sama peternakan kedua negara bisa terwujud dalam waktu dekat.
"Kami harapkan bekerja sama dengan masyarakat. Pada dasarnya pemerintah sangat mendukung karena faktanya Selandia Baru sudah investasi di China karena pasarnya cukup besar. Indonesia juga punya potensi pasar yang besar," bebernya.
Sensus Pertanian Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan populasi sapi di Tanah Air turun, menjadi 13,5 juta ekor. Karena ada aturan pemotongan maksimal hanya untuk 15 persen populasi, maka pasokan dalam negeri hanya mencapai 2 juta ekor. Sisanya terpaksa dipenuhi dari impor.
Celakanya, Undang-Undang Peternakan Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan lewat putusan Mahkamah Konstitusi membatasi negara asal impor.
Pemerintah diwajibkan mengimpor sapi dengan sistem basis negara, bukan basis zonasi, terkait ternak yang bebas dari penyakit kuku dan mulut. Alhasil, Indonesia terkesan hanya boleh mengimpor sapi dari Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.

Pengalihan penerbangan ke Bandara Halim bisa selamanya

Katakepo.blogspot.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan telah memutuskan akan mengoperasikan Bandara Halim Perdanakusuma sebagai bandara komersil. Untuk tahap awal 60-80 penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta akan dipindah ke Bandara Halim Perdanakusuma. Namun sampai kapan pengalihan penerbangan ini dilakukan?

Corporate Secretary Angkasa Pura II, Daryanto mengatakan pemanfaatan Bandara Halim ini bisa selamanya. Angkasa Pura II telah menandatangani nota kesepahaman dengan TNI AU yang selama ini menggunakan Bandara Halim.

"Ada macam nota kesepahaman pengoperasian Bandara TNI AU di Halim oleh AP II berakhir Tahun 2005. Kemudian diperpanjang Tahun 2010, yang waktu itu ada AP I, AP II, Dirjen Perhubungan Udara dan TNI AU yang ditandatangani di Bali," ujar Daryanto ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Kamis (21/11).

Dalam nota kesepahaman pertama dalam pemanfaatan lahan bandara Halim dilakukan oleh Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Menteri pertahanan. Dalam, pemanfaatan lahan tersebut tidak ada sewa menyewa tetapi gratis.

"Tidak ada sewa menyewa melalui nota kesepahaman untuk pemanfaatan lahan. Tetapi, pembagiannya bagaimana secara teknis diatur lagi dengan kepala cabang bandara dan komandan lanud," jelasnya.

Saat ini, Bandara Halim dapat dikomersilkan berdasarkan Keputusan Menteri No 369 yang dikeluarkan pada 25 Mei 2013. Sehingga, dalam pemanfaatan lahan halim untuk landasan penerbangan dari pengalihan arus lalu lintas di Bandara Soekarno-Hatta tidak menyalahi aturan.

"Sejak dikeluarkan aturan itu, makanya haji bisa diterbangkan tidak dari Cengkareng tetapi ke Halim. Dahulu bandara Halim tidak digunakan sebagai penerbangan komersial, tetapi hanya untuk carter flat dan VVIP. Makanya haji bisa ke halim.

Sebelumnya, Menteri BUMN, Dahlan Iskan tidak dapat memastikan sampai kapan Bandara Halim Perdanakusuma akan menjadi bandara komersial. Optimalisasi Bandara Halim ini dilakukan karena Bandara Soekarno-Hatta sangat padat.

Dalam rencananya, Bandara Halim akan menampung 60 - 80 penerbangan yang dialihkan dari Bandara Cengkareng. Namun demikian, Bandara Halim hingga saat ini masih digunakan TNI AU.

"Tetap miliknya AU dan terus akan tetapi tergantung perjanjiannya tanya AP II. Iya tetap kepemilikannya AU," ujar Dahlan di Tanjung Priok Jakarta, Kamis (21/11).

Kebijakan China bikin industri kertas Indonesia dilema

Katakepo.blogspot.com - Industri pulp and paper Indonesia tengah mengalami dilema. Di saat pertumbuhan permintaan dari Asia khususnya China, tengah menanjak, pemerintah China justru berupaya menggenjot produksi lokal mereka guna menekan impor. China membuka pintu investasi besar pada investor asing untuk membuka pabrik dan memproduksi kertas di negaranya.
Kondisi ini diyakini akan mengerem kinerja ekspor komoditas pulp dan kertas Indonesia di masa mendatang. Sebab, China merupakan pasar terbesar komoditas ini.
Presiden Direktur PT Riau Pulp and Paper (RPP) Kusnan Rahim menyatakan, perseroan tidak mengkhawatirkan fenomena ini. Sebab, daya saing produk Indonesia lebih unggul dibandingkan produk China.
Pohon akasia Indonesia dapat tumbuh lebih tinggi daripada di China, sehingga produksi kertas di Tanah Air bisa lebih banyak. Selain itu, kebijakan pemerintah China yang mengharuskan lahan ditanami tanaman pangan membuat pohon bahan baku industri pulp dan kertas sangat sedikit.
"Ini yang membuat China bakal tetap mengimpor kertas dari Indonesia," ujarnya saat ditemui di Singapura, Kamis (21/11).
Di masa mendatang, kebutuhan pulp dan kertas di Asia masih cukup tinggi. Kebutuhan pulp mencapai 2,6 persen per tahun atau mencapai 38,9 juta ton pada 2025 dan kertas sebesar 1,3 persen per tahun atau sebesar 70 juta ton pada 2025.
Penyumbang rasio terbesar konsumen pulp dan kertas Asia tak lain berasal dari China. Di mana untuk sektor pulp pertumbuhan konsumsi China mencapai 6,4 persen per tahun atau mencapai 14,3 juta ton di 2025. Sementara, kertas pertumbuhannya mencapai 2,4 persen per tahun atau sebesar 21,2 juta ton.
"Selain China, pasar terbesar kertas adalah India," tuturnya.
Indonesia, lanjutnya, juga memiliki keunggulan geografis daripada produsen lain di negara Eropa, Amerika Serikat, atau Amerika Latin. Di mana waktu tempuh pengiriman dari Indonesia hanya 10 hari. Jauh lebih cepat dibanding negara dari benua lain yang bisa mencapai 60 hari.
"Letak Indonesia strategis dan terdekat ke pasar masa depan," imbuhnya.

Butuh 2 tahun keruk lumpur mengendap di 13 kali di Jakarta

Katakepo.blogspot.com - Hari ini, Gubernur DKI Joko Widodo memantau proses normalisasi di sejumlah kali. Hal tersebut untuk mengantisipasi puncak musim hujan yang terjadi pada Desember hingga Januari mendatang.

Kali ini giliran kali Kali Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara, yang didatangi Jokowi. Pantauan merdeka.com, Jokowi datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Manggas Rudy Siahaan. Keduanya serius mengamati proses pengerukan kali yang kondisi airnya kotor dan tampak berwarna hitam pekat.

"Ini lumpur semua, berpuluh-puluh tahun ndak pernah dikeruk. Ini kalau dirawat setiap tahun ndak akan kaya gini. Ini kan sudah lebih dari 30 tahun ndak dirawat," ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan kali ini adalah satu dari 13 aliran sungai besar di Jakarta itu kedalamannya tinggal 1 meter karena tidak pernah dikeruk. Dia berharap, setelah pengerukan nanti kali bisa menampung air 4 sampai 5 meter.

"Ya memang di seluruh Jakarta, tidak hanya kali kecil tapi kali-kali besar pun keadaannya seperti ini," kata dia.

Dia menjelaskan, penumpukan sedimen yang sangat tebal di dasar kali menyebabkan pengerukan kali butuh proses hingga mencapai dua tahun.

"Ini paling tidak butuh waktu dua tahun untuk menormalkan kondisi di sini. Tapi untuk yang sekarang, yang musim hujan kali ini paling 4 minggu rampung," tegas dia.

Mantan wali kota Solo ini menambahkan kondisi sungai dan kali di Jakarta hampir 99 persen seperti di Kali Cakung. Namun, untuk di Kali Cakung, pengerukannya cukup membutuhkan waktu 4 minggu.

"Kondisi di Jakarta 99 persen sungainya seperti ini. Ini paling baru 20 persen, dua minggu itu paling hanya membersihkan samping-samping, sama mendalamkan, memang butuh waktu," kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta Manggas Rudy mengatakan pengerukan Kali Cakung Drain membutuhkan 9 eskavator karena panjang Kali mencapai 10 kilometer (km). "Ada 9 beko, sedimen itu diangkut dan kemudian di masukkan ke dalam truk untuk dibuang," kata Manggas.

Manggas menargetkan pengerukan Kali Cakung dapat rampung pada Desember mendatang. "Ini setiap hari kita pantau dan terus dikeruk, desember targetnya kita sudah keruk semua sampai ke laut," pungkas dia.