Saturday, March 28, 2015

Sang Ayah Gantung Diri Usai Lihat Foto Bugil Anaknya di Majalah Dewasa

Katakepo.blogspot.com - Baru-baru ini beredar kabar heboh tentang ditemukannya seorang pria gantung diri usai melihat foto telanjang anak perempuannya di majalah Playboy.

Sang anak yang diketahui bernama Loredana Chivu terlihat tanpa busana di majalah Playboy edisi Rumania, semenjak sang ayah mengetahui hal itu dan terlihat sangat marah, Loredena langsung dijauhi oleh ayahnya.

“Dia berhenti berbicara kepada saya, dia sangat marah, Ketika dia menemukan apa yang saya lakukan itu, dia langsung memisahkan diri dari saya dan mencoba untuk mengisolasi dirinya dari saya dan juga dari seluruh keluarga” Ujar Loredana.

“Saya pikir dia akan baik-baik saja, aku tak pernah terpikir bahwa dia akan bunuh diri.” Tambahnya

Awal mulanya Loredana memiliki hubungan yang sangat dekat dengan ayahnya, tapi itu semua berubah ketika sang ayah melihat foto-foto bugilnya tersebut, seperti yang dilansir dari mirror.

Namun ketika Loredena pergi untuk berdamai dengan sang ayah beberapa bulan lalu setelah perseteruan yang cukup lama, ia merasa sangat shock ketika menemukan ayahnya gantung diri.

Kini Hadir Koleksi Busana Muslim untuk Tiga Generasi

Katakepo.blogspot.com - Di masa kini, busana muslim tidak lagi tampil konvensional, malah, ragam gaya yang ditawarkan semakin bervvariasi. Busana muslim sudah memiliki tren mode tersendiri yang dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman namun masih dalam standar kesopanan serta berdasarkan kaidah berbusana muslim.

Indonesia merupakan negara yang tidak asing dengan keberadaan busana muslim. Namun, tantangan yang cukup besar adalah menyesuaikan penggunaan hijab dan busana muslim dengan iklim tropis. Maka dari itu, salah satu penyesuaian model hijab dan busana muslim untuk Indonesia adalah diciptakannya ragam busana tertutup dengan bahan ringan dan nyaman.

Hari ini, Kamis (26/3/2015), PT Vidiaelok Lestari Garmindo meluncurkan tiga buah lini koleksi busana yang menyajikan hijab dan busana muslim untuk wanita segala usia lewat tampilan yang stylish. Ketiga lini koleksi busana tersebut adalah Azzana untuk wanita dewasa, Azza untuk remaja, dan Mini Azza untuk anak-anak. Ketiga lini koleksi busana tersebut akan dipasarkan di berbagai department store terkemuka, juga secara online.
Koleksi Azzana untuk wanita dewasa, hadir lewat garis desain modern dengan keanggunan kontemporer dan tentuya menghargai kenyamanan. Mayoritas koleksi dibuat dengan bahan yang cocok dengan cuaca di Indonesia seperti rayon dan katun.

Jika ingin tampil lebih bermain, koleksi Azza untuk remaja cocok bisa menjadi pilihan. Ragam busana yang ditawarkan seperti atasan loose fit, kaftan, celana harem, dan gaun panjang, cukup menarik untuk dikenakan dalam keseharian.
Tak jarang pula anak-anak mulai dari balita sudah mulai mengenakan hijab. Mini Azza hadir untuk anak-anak usia empat hingga 13 tahun. Nyaman dikenakan anak-anak lewat beberapa pilihan gaya menggemaskan seperti blus, denim, gaun panjang, hingga jumpsuit.

"Kami melihat betapa menjanjikannya pangsa pasar hijab saat ini. Sebuah peluang yang bisa kami ambil. Bulan April mendatang, kami akan membuka 10 hingga 15 gerai. Matahari Departement Store menjadi gerai retail fashion pertama yang menjual produk kami. Setelah itu, distribusi juga akan dilakukan via online, mengingat saat ini penggemar belanja online juga sudah meningkat pesat," ujar Ajat Munajat, perwakilan dari PT Vidiaelok Lestari Garmindo.

8 Faktor yang Tingkatkan Risiko Tertular Meningitis

Katakepo.blogspot.com - Penyakit meningitis yang diduga menjadi penyebab meninggalnya komedian Olga Syahputra dapat menyerang siapa saja. Apalagi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang meningitis.

Merujuk pada situs kesehatan Webmd.com, berikut ini delapan faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang meningitis:

1. Genetika. Beberapa orang mungkin mewarisi kecenderungan untuk mendapatkan meningitis. Jika mereka berhubungan dengan organisme yang dapat menyebabkan infeksi, mereka akan mudah terinfeksi.

2. Laki-laki. Pria mendapatkan meningitis lebih sering daripada wanita.

3. Kondisi hidup yang penuh sesak. Orang-orang di kamp-kamp, tempat penitipan anak, sekolah, dan asrama perguruan tinggi lebih mungkin untuk mendapatkan meningitis.

4. Terkespos serangga atau hewan pengerat. Orang-orang yang tinggal atau mengunjungi daerah di dunia di mana serangga atau tikus membawa kuman akan mudah terserang penyakit ini.

5. Tidak mendapatkan imunisasi. Orang-orang yang tidak mendapatkan suntikan untuk gondok, penyakit Hib, atau infeksi pneumokokus sebelum usia 2 tahun lebih mungkin untuk mendapatkan meningitis.

6. Orang yang berusia lanjut dan belum juga mendapatkan vaksin pneumokokus lebih mungkin terserang meningitis.

7. Tidak memiliki limpa, yang merupakan bagian sistem kekebalan tubuh, yang bekerja dengan baik membuat seseorang rentan terhadap meningitis.

8. Perjalanan ke daerah di mana meningitis umum terjadi. Misalnya, orang yang bepergian ke "sabuk meningitis " di sub-Sahara Afrika harus mendapatkan suntikan meningokokus.

Menperin Klaim Industri Makanan Indonesia Tak Lagi "Jago Kandang"

Katakepo.blogspot.com - Jakarta, Menteri Perindustrian Saleh Husin mengungkapkan produk industri olahan kuliner Indonesia bukan hanya jago di kandang. Banyak produk kuliner dari Indonesia yang telah diekspor.

"Kekuatan industri makanan minuman kita bukan hanya karena ditopang pasar domestik, tapi juga karena kemampuan ekspor kita. Industri makanan Indonesia itu bukan jago kandang," kata Saleh melalui siaran persnya, Sabtu (28/3/2015).

Tahun 2013 ke 2014 saja, papar Saleh, ekspor produk kuliner di Indonesia meningkat dari sebesar 5,38 miliar dollar AS menjadi 5,51 miliar dollar AS. Sebaliknya, jumlah impor malah turun dari USD 5,80 miliar menjadi USD 5,76 miliar.

Perkembangan industri makanan dinilai jadi salah satu penyebabnya. Kinerja investasi industri makanan dan minuman juga menggembirakan. Nilai investasi Penanaman Modal Dalam Negeri pada tahun 2014 mencapai Rp 19,59 triliun meningkat dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 15,08 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kontribusi industri makanan dan minuman terhadap PDB industri non-migas pada tahun 2014 sebesar 30 persen, sedangkan laju pertumbuhan kumulatif industri makanan dan minuman selama tiga tahun dari tahun 2012, 2013 dan 2014 cenderung meningkat berfluktuasi berturut-turut sebesar 10,33 persen, 4,07 persen dan 9,54 persen.

"Industri ini berperan memberi nilai tambah produk primer hasil pertanian dan mendorong tumbuhnya industri serupa," lanjut Saleh.

Mengenal Meningitis, Radang Selaput Otak yang Berakibat Fatal

Katakepo.blogspot.com - Kematian Olga Syahputra di usia yang cukup muda, 32 tahun, membuat banyak penggemar, terutama keluarganya, berduka. Selama setahun terakhir ini Olga memang absen dari layar kaca karena berjuang mengatasi penyakitnya.

Namun sayang, komedian ini akhirnya kalah oleh penyakit meningitis yang dideritanya. Meningitis memang penyakit yang serius. Penyakit radang selaput otak ini dapat disebabkan oleh berbagai organisme, seperti virus, bakteri dan jamur.

Meningitis yang disebabkan virus umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh tanpa perawatan spesifik. Namun, meningitis akibat bakteri dapat berakibat serius, seperti kerusakan otak dan kehilangan pendengaran.

Meningitis memang paling rawan menyerang jemaah haji. Menurut dr.Iris Rengganis, Sp.PD dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, FKUI-RSCM, Arab Saudi adalah negara epidemis penyakit meningokokus, penyebab meningitis. '

Selain itu, jemaah haji yang datang ke Mekkah sebagian besar berasal dari negara Sub-Sahara Afrika yang merupakan meningitis belt, atau daerah endemis penyakit ini.

Itulah sebabnya, mengapa sebelum melakukan perjalanan haji dan umroh, orang diwajibkan melakukan vaksinasi. Meski demikian, menurut Iris sebaiknya setiap orang yang akan melakukan perjalanan keluar negeri juga mendapatkan vaksin ini. Pasalnya, kini meningitis dapat dijumpai di hampir semua negara, bukan hanya negara dengan rekomendasi meningitis.

Penularan bakteri yang bersifat langsung dapat terjadi melalui udara atau kontak dengan cairan pada saluran pernapasan, misalnya, pemakaian gelas bersama. Kuman akan menempati daerah nasofaring, kemudian menembus selaput lendir.

"Dalam kondisi tubuh lemah, mikroorganisme dari nasofaring dapat masuk ke dalam sirkulasi darah, kemudian menyebar ke selaput otak, sendi, jantung, serta ke seluruh tubuh," katanya dalam kampanye pencegahan meningitis beberapa waktu lalu.

Orang yang terinfeksi meningitis akan mengalami beberapa gejala khas, mulai dari mual, muntah, demam tinggi mendadak, serta rasa kaku di belakang leher.

Kakunya bagian kuduk tersebut disebabkan serangan kuman meningitis ke daerah selaput dan korda spinalis yang merupakan sistem saraf pusat. Masifnya serangan menimbulkan rasa kaku pada penderita yang bisatimbul 2-3 hari setelah tertular kuman meningitis.

Diagnosis penyakit ini dilakukan dengan melakukan tes darah serta mengambil cairan serebrospinal dan tempat infeksi lainnya.

Komplikasi yang mungkin terjadi pada penyakit ini bisa sangat fatal. Penderita bisa mengalami ketulian, kejang, dan infark otak yang menjurus ke cacat menetap, bahkan kematian.

Mengingat risikonya yang sangat berat ini, karenanya jangan abaikan vaksinasi meningitis. Selain untuk jemaah haji atau umroh, di Indonesia juga tersedia vaksin meningitis untuk anak-anak.