Wednesday, October 2, 2013

Game World of Warcraft diadaptasi jadi film untuk 2015

Katakepo.blogspot.com - Kendati hasilnya perilisannya tak selalu menjanjikan laba besar, film adaptasi video game masih kerap dibuat oleh para produser. Yang terbaru ini, game WORLD OF WARCRAFT siap diangkat ke layar lebar.
Studio Universal mengumumkan penggarapan film adaptasi ini Senin (01/10). Tokoh-tokoh fantasi seperti naga, peri, dan undead siap dihadirkan dalam layar lebar untuk nantinya ditayangkan pada 18 December 2015. Jadwal syutingnya sendiri direncanakan pada awal Januari 2014 mendatang.
WARCRAFT akan disutradarai oleh Duncan Jones (SOURCE CODE) dengan naskah buatan Charles Leavitt dan Jones. Paul Dano dan Anton Yelchin digadang akan menjadi pemain utama dalam film adaptasi satu ini. Beberapa nama yang seperti Colin Farrell dan Paula Patton santer diberitakan namun belum bisa dipasikan bergabung dalam jajaran pemain.
Kita tunggu saja perkembangan terbaru dari film adaptasi satu ini. WARCRAFT sendiri adalah judul video game terpopuler buatan Blizzard dan sudah dimainkan oleh banyak orang di seluruh dunia.

Siapa gadis cantik yang ditemui Vidi Aldiano di inggris?

Katakepo.blogspot.com - Dunia itu sempit, mungkin itu ungkapan yang pas untuk Vidi Aldiano. Sudah jauh-jauh terbang ke Inggris untuk menuntut ilmu, Vidi masih bertemu dengan orang Indonesia yang tidak lain adalah Shireen Sungkar.
Bertemu di negeri orang, Vidi dan Shireen tidak lupa berfoto bersama. Foto kebersamaan itu diunggah oleh Vidi ke akun instagramnya dan ia menambahkan keterangan "Bersama calon pengantin".
Seperti yang sudah diketahui, Shireen akan segera menikah dengan kekasihnya, Teuku Wisnu. Foto berlatar belakang sebuah taman dengan rumputnya yang hijau itu menunjukkan keakraban mereka berdua. Karena itulah Vidi memberikan keterangan bahwa dia berfoto dengan calon pengantin.
Uniknya, di kolom komentar, ada beberapa dukungan untuk Vidi Aldiano agar segera memiliki calon pengantin juga. Hingga kini belum ada kabar Vidi dekat dengan seorang perempuan yang diakui sebagai pacar, semoga segera foto sama calon pengantinnya ya Vidi :)

Sedalam sedotan Aqua

Katakepo.blogspot.com - Jutaan meter kubik air di bawah tanah terus dirongrong perusahaan air minum dalam kemasan. Kini warga Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sulit mendapatkan akses air bersih.

Saban hari mereka harus menggunakan air keruh mengalir dari persawahan. Air itu berasal dari aliran Sungai Cigoong telah bercampur limbah rumah tangga. Di bagian hulu, terdapat sebuah MCK (mandi, cuci, kakus) terbuat dari batako dan beratap asbes.

"Kadang suka ada pisang goreng juga nyangkut," kata Wawan, warga Kampung Kuta, Selasa pekan lalu mengantarkan merdeka.com mencari sumber muara air keruh digunakan penduduk Babakan Pari.

Pisang goreng dimaksud Wawan ialah kotoran manusia. Namun warga tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka tetap menggunakan air keruh itu untuk kebutuhan sehari-hari lantaran sumur mereka kering. "Ini hulu air digunakan warga," ujarnya saat menunjukan tempat itu.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra)Kabupaten Sukabumi menuding Aqua melanggar prinsip tata kelola perusahaan dan merugikan masyarakat. Lewat riset berjudul Relasi Aktor Politik Ekonomi Lokal Sukabumi, Fitra menemukan dampak negatif akibat eksploitasi air oleh Aqua lewat bendera PT Tirta Investama memanfaatkan mata air Cikubang. Fitra menyimpulkan warga Desa Babakan Pari kekurangan air bersih. Selain itu, semua kampung di desa ini kesulitan pasokan air buat mengairi sawah mereka.

Mantan Kepala Dinas Pertambangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (PESDM) Kabupaten Sukabumi Dadang mengatakan potensi air tanah di wilayahnya sekitar 34 juta meter kubik. Dia mengungkapkan penurunan air tanah di Kecamatan Cidahu perlu perhatian pemerintah secara khusus.

Jika dibiarkan terus, 106 perusahaan air minum kemasan bisa menyedot habis semua cadangan itu. "Kalau tidak ada antisipasi, perkiraan saya 20 tahun akan habis potensi air di Sukabumi," kata Dadang melalui telepon selulernya Senin lalu.

Dadang menilai penghijauan dilakukan perusahaan-perusahaan pengguna air tanah itu telat. Dia menambahkan pemerintah kabupaten telah memantau penggunaan air oleh Aqua.

Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas PESDM Kabupaten Sukabumi Iyus menjelaskan pendapatan pajak terbesar dari 106 perusahaan di daerah itu berasal dari Aqua. Aqua menjadi perusahaan terbesar menenggak air tanah, sekitar 200 ribu meter kubik tiap bulan. Urutan kedua ditempati Pocari Sweat lewat PT Amerta Indah Otsuka. "Pocari Sweat masuk urutan nomor dua, tapi masih suka berganti dengan perusahaan lain. Sedangkan yang ketiga itu PT Indolakto," ujar Iyus melalui telepon selulernya kemarin.

Jumlah pendapatan dari pajak perusahaan air minum kemasan meningkat seiring naiknya pajak air tanah menjadi Rp 1.500 per meter kubik. "Aqua bayar pajak paling besar sekitar Rp 5,6 miliar," tuturnya.

Data Dinas PESDM terbaru tentang air disedot Aqua saban bulan dari empat mata air milik mereka sungguh fantastis. Dari mata air pertama mereka mampu menghasilkan 432 meter kubik per hari.

Melalui mata air kedua dan ketiga sama-sama menyedot 864 meter kubik tipa hari. Sedangkan ladang air keempat paling besar hasilnya, yakni 6.048 meter kubik saban hari.

Aqua punya pandangan lain terkait tudingan sebagai penyebab keringnya sumur-sumur warga di Desa Babakan Pari. Dalam proses produksinya di mata air Cikubang, Aqua mengaku mengambil air dari lapisan dalam. berbeda dengan masyarakat memakai air di lapisan permukaan.

"Sumber air itu dipisahkan oleh lapisan batuan kedap air. Secara teknis kedua sumber air ini tidak berhubungan," kata Chrysanthi Tarigan, Coorporate Communications Manager PT Tirta Investama saat berkunjung ke kantor merdeka.com kemarin.

5 tips jitu operasikan lapak online

Katakepo.blogspot.com - Membuka bisnis di mana saja dan kapan saja sekarang sangat mungkin. Dengan adanya internet, berdagang sambil mengurus anak, sambil ngopi, atau sambil kuliah bisa saja dilakukan.

Tapi awas, banyak hal yang harus Anda perhatikan saat memiliki lapak online. Mau tahu apa saja yang harus Anda lakukan?

Ini dia tips sederhana yang dibagikan Ari Widawarti, pengusaha online shop yang berhasil meraih puluhan juta setiap bulannya.

1. Be focus
Fokuslah pada satu produk saja terlebih dahulu sebelum menangani terlalu banyak produk online shop.

Banyak dari pengusaha online shop akhirnya kelabakan dan tidak bisa menangani penjualan karena terlalu banyak produk yang dijual. Seperti kata Ari, "Kalau sudah berjalan n berkembang baru memikirkan buat usaha ato jualan lain, soalnya ada temen sepertinya semua dijual akhirnya setengah2 karena gak fokus".

2. Jujur
Jujur itu kuncinya mujur. Usaha online shop sangat rentan terhadap penipuan. Jika Anda ingin mendapatkan pelanggan yang tidak enggan kembali pada Anda, jangan pernah memberikan produk yang tidak sama seperti yang Anda tampilkan di website.

Mencoba untuk menjadi sejujur mungkin pada pelanggan sangat menentukan kelangsungan hidup online shop Anda. Kalau kata Ari, "Jangan nipu kalau nggak mau ditipu".

3. Ada uang, ada barang
Tanpa semboyan yang satu ini banyak online shop gulung tikar. Meskipun Anda sudah berhubungan dekat dengan pelanggan, jangan pernah mengirimkan produk apa pun sebelum Anda menerima uang. Ingat, tidak semua orang berniat baik meski terlihat baik dan dekat.

4. Terus belajar
Lapak di internet tidak sama dengan lapak di pasar. Anda perlu terus belajar untuk membuat tampilan website Anda menarik dan mudah dioperasikan.

Meski Anda bisa menyewa admin sendiri untuk mengelola website Anda, namun paling tidak Anda paham mengenai investasi Anda, bukan?

Mengikuti berbagai workshop internet marketing bisa jadi adalah solusi terbaik.

5. Teliti
Hal berikut ini adalah hal pokok yang harus dilakukan oleh pedagang. Selain harus teliti memilih produk, Anda juga perlu teliti dalam mengemas produk tersebut. Jangan sampai alamatnya salah. Parah lagi, jika tidak teliti Anda akan mengirim barang pada orang yang belum membayar!

Siap jalani usaha online shop?

Sedekah Aqua di Babakan Pari

Katakepo.blogspot.com - Masyarakat Kampung Pojok, Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, harus memanfaatkan kolam air keruh untuk kebutuhan sehari-hari. Padahal daerah ini dekat dengan pabrik dan mata air dikelola perusahaan air minum kemasan Aqua.

Aqua berkilah kekeringan di sana bukan ulah perusahaan. Penyebab berkurangnya air bisa karena alih fungsi lahan dan kondisi geografis. Daerah resapan air menjadi permukiman berpengaruh pada penurunan debit air.

Perusahaan air minum ini menegaskan telah melakukan berbagai upaya di daerah Sukabumi, terutama di dua kecamatan, hingga daerah hulu Gunung Halimun Salak dan taman nasional Gede Pangrango. Programnya mulai dari penanaman pohon, akses terhadap air bersih, sanitasi, dan kebersihan.

"Kekurangan itu mungkin terjadi, tapi namanya program tidak ada sempurna. Tapi kita melakukannya secara berkala," kata Manajer Pembangunan Berkelanjutan PT Tirta Investama Ratih Prajamitha kemarin saat berkunjung ke kantor redaksi merdeka.com. "Kalaupun dalam penanaman pohon ada yang mati, kita melakukan penyulaman."

Dia mengatakan program sosial perusahaan tidak melupakan keberadaan warga sekitar. Penyaluran dana CSR berdasarkan hasil musyawarah rencana pembangunan desa setempat. Perusahaan tidak bisa meloloskan begitu saja proposal diajukan hanya berdasarkan keinginan individu.

Aqua memiliki program pengelolaan sumber daya air terpadu dan berusaha memastikan kualitas dari sumber air terjaga. "Dalam pengambilan air terpisah dari sumber air warga. Kita menggunakan sumber air dalam," ujar Ratih. Dia memastikan penyedotan air oleh perusahaannya sesuai aturan pemerintah.

Ratih menegaskan perusahaan kerap mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar. Dia mengakui penanaman pohon tidak cukup buat memelihara cadangan air tanah. Sebab itu, mereka membuat embung dan mengajak masyarakat membuat biopori.

Dia mengatakan saat ini Aqua memberikan kontribusi kepada 6.500 jiwa di sekitar pabrik. Kami bekerja dengan mitra, LSM lokal dan pemerintah. Kita telah melakukan program akses air bersih sejak 2003, tuturnya.

Dua tahun lalu, pihaknya telah menyasar Kampung Pojok untuk mendapatkan akses air bersih. Dia memastikan tahun ini bakal membangun satu sumur bor di daerah itu.

Ratih mengakui Kampung Pojok berada di daerah terluar dari Desa Babakan Pari dan berbatasan dengan Kampung Dermaga, Kecamataran Cidahu, terkendala pasokan air bersih dari perusahaan. Kalau Kampung Pojok dalamnya masih mengalir. Kalau sumur di Babakan sudah beroperasi, akan dialiri air dari sana, katanya.

Dia meminta masyarakat desa menjaga fasilitas-ffasilitas air bersih telah dibangun Aqua. "Minimal menjaga, kita tidak bisa sepenuhnya terus-menerus. Ini jadi tanggung jawab semua pihak. Aqua ikut mendukung.

Selama satu dasawarsa terakhir, Aqua mengaku telah membangun jaringan pipa, bak penampung, dan MCK di 15 kampung dalam empat desa.