Saturday, October 19, 2013

6 Cara menahan godaan seksual

Katakepo.blogspot.com - Baik pria maupun wanita sama-sama memiliki godaan terhadap hal-hal yang berbau seksual. Lantas bagaimana agar tidak tergoda, terutama jika belum memiliki pasangan untuk memuaskan gairah? Simak cara menahan godaan seksual seperti yang dilansir dari Mag for Women berikut ini.
KonsultasiEntah bicara pada teman atau keluarga, katakan keluhan yang dirasakan tentang godaan seksual. Dengan berkonsultasi, mungkin orang terdekat bisa memberikan solusi terbaik.
Jauhi pornografiJika gampang tergoda dengan hal-hal yang berbau seksual, jauhi pornografi, baik yang bisa ditemukan di internet atau film. Sebab menjauhi hal tersebut sama dengan membersihkan pikiran dari keinginan bercinta.
Makan atau minumKetika mulai tergoda, alihkan perhatian dengan makan atau minum. Meski tidak bisa menghilangkan pikiran seksual sepenuhnya, namun setidaknya godaan tidak akan sekuat sebelumnya.
Menyibukkan diriLakukan hobi yang menyenangkan atau aktivitas yang membuat sibuk. Misalnya berkebun, memelihara binatang, atau memasak. Dengan menyibukkan diri, pikiran tak akan mudah tergoda terhadap hal-hal berbau seksual.
BersosialisasiTemukan teman-teman baru dengan cara bersosialisasi. Jangan cuma mengurung diri dalam kamar. Sebab sendirian bisa meningkatkan keinginan untuk terjebak dalam godaan seksual.
Jangan dengarkanEntah itu cerita atau musik, jangan dengarkan segala hal yang berkaitan dengan godaan seksual. Sebab cerita atau musik juga bisa menimbulkan godaan yang sulit untuk ditahan.
Itulah beberapa cara untuk menahan godaan seksual. Jika tak mampu menahannya, hal ini bisa memicu kondisi kecanduan seksual.

Lima kisah eksekusi gagal

Katakepo.blogspot.com - Setiap pelaku kejahatan tentunya akan diganjar hukuman oleh pengadilan. Apa lagi jika kejahatan yang dilakukan terbilang berat, maka vonis hukuman mati bisa menjadi ganjaran bagi para terdakwa.
Namun, kisah lima orang berikut ini terlihat tidak masuk akal sebab mereka berhasil bertahan hidup meski telah dieksekusi mati. Mereka lolos dari jeratan maut walau telah menghadapi hukuman gantung, dilempari batu sampai ditembak mati.
Meski pertama mereka dinyatakan meninggal usai melewati proses eksekusi, tetapi mereka kemudian hidup kembali. Beberapa dari antara mereka akhirnya ada yang dialihkan menjadi hukuman penjara seumur hidup.
Seperti dilansir situs Listverse.com, berikut lima kisah orang yang sudah berhadapan dengan kematian, namun karena nasib atau hanya karena memang beruntung mereka akhirnya berhasil lolos dari kematian dan bertahan hidup.

1. Pria Iran ini masih hidup setelah digantung

Seorang terpidana mati di Iran hidup lagi setelah dinyatakan meninggal. Alireza (bukan nama sebenarnya) tersangka penyelundupan narkotika ini akhirnya kembali dijatuhi hukuman sama.
Lelaki 37 tahun itu menghadapi eksekusi pertama pada awal Oktober setelah dibui hampir setahun di sebuah penjara terletak di Provinsi Khorasan, sebelah utara Iran. Tepat sebelum matahari terbit dan selesai salat subuh, Alireza digantung selama 12 menit hingga dinyatakan tak bernyawa, seperti dikutip surat kabar the Guardian.
Petugas medis pun mengirim tubuhnya untuk dimakamkan. Namun, di kamar mayat hari berikutnya petugas mendapat pemandangan tidak biasa. Plastik pembungkus mayat Alireza berembun, tanda lelaki itu masih hidup. Alireza segera dilarikan ke Rumah Sakit Bojnurd Imam Ali.
Namun, hakim dari pengadilan tata usaha negara Muhammad Erfan mengatakan pengadilan sudah memutuskan hukuman mati. "Jadi Alireza harus mati. Apapun alasannya. Ini harus diulang sekali lagi," ujar dia.

2. Lelaki ini selamat dari sembilan tembakan

Pada 18 Maret 1915, Wenseslao Moguel ditangkap ketika tengah berjuang dalam revolusi Meksiko. Tanpa melewati proses peradilan, dia divonis hukuman mati dengan cara ditembak oleh regu tembak kepolisian.
Moguel ditembak sembilan kali, termasuk sebuah peluru terakhir yang ditembakkan ke bagian kepalanya dalam jarak dekat oleh seorang polisi untuk memastikan kematiannya.
Namun, entah bagaimana Moguel bisa bertahan hidup dan berhasil melarikan diri. Dia kemudian menjalani dan menikmati sisa hidupnya setelah proses eksekusi itu.
Sebuah foto yang diambil dari acara radio Ripleys Believe It or Not pada 1937 memperlihatkan luka bekas peluru yang menembus kepala Moguel dari jarak dekat.

3. Pelaku pencurian ini lolos dari maut setelah tali gantungan lepas sampai tiga kali

Joseph Samuel lahir di Inggris dan kemudian dibawa ke Australia setelah melakukan perampokan pada 1801. Samuel kemudian terlibat dalam sebuah geng di Kota Sydney dan merampok rumah seorang wanita kaya. Seorang polisi yang diutus untuk melindungi rumah wanita itu juga dibunuh.
Komplotan itu segera tertangkap dan pada persidangan Joseph Samuel mengaku telah mencuri barang, tapi menolak menjadi bagian dari pembunuhan. Pemimpin geng itu dilepaskan sebab kurangnya bukti. Namun, Samuel divonis hukuman mati dengan cara digantung.
Pada 1803, Samuel dan narapidana lainnya dibawa dengan sebuah gerobak ke Parramatta, sebuah kota pinggiran di sebelah barat Sydney, di mana sudah ada ratusan orang yang datang untuk menonton eksekusi itu. Usai berdoa, Samuel naik ke atas gerobak itu dan di lehernya dikalungkan tali. Setelah siap, gerobak tersebut ditarik. Namun, bukannya menggantung tubuh Samuel, tali itu malah putus. Alhasil, algojo mencoba menggantung dia lagi.
Kali ini, tali itu terselip dan kaki Samuel menyentuh tanah. Di tengah kegaduhan orang yang saat itu melihat mereka, algojo kemudian mencoba menggantung Samuel untuk ketiga kalinya. Tapi tali itu kembali putus. Kali ini, seorang perwira kemudian memberitahu gubernur atas apa yang telah terjadi dan hukuman Samuel diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup.
Setelah mengetahui hal itu, gubernur dan petugas lainnya meyakini bahwa kejadian itu merupakan pertanda dari Tuhan, bahwa Samuel seharusnya tidak boleh digantung.

4. Perempuan Iran ini masih hidup meski telah dilempari batu

Pada 1997, perempuan asal Iran Zoleykhah Kadkhoda, 20 tahun, ditangkap dan didakwa terlibat dalam kasus hubungan seks di luar nikah. Dia kemudian divonis hukuman mati dengan cara dilempari batu.
Tubuh Kadkhoda kemudian dikubur sampai ke pinggang sebagai persiapan untuk pelaksanaan hukumannya. Tetapi tidak lama setelah pelemparan batu dimulai, proses hukuman itu menyebabkan reaksi dan mendorong protes di antara penduduk desa, yang menyebabkan proses pelemparan batu itu dihentikan.
Kadkhoda dinyatakan telah meninggal dan dibawa ke kamar mayat. Namun, dia kemudian mulai bernapas dan dibawa ke rumah sakit. Kondisinya lalu membaik dan sebuah permohonan banding dari Amnesti Internasional kemudian diserahkan ke pengadilan atas namanya.
Pihak berwenang Iran kemudian memberitahu Amnesti Internasional bahwa hukuman mati terhadap Zoleykhah Kadkhoda telah dicabut. Kadkhoda telah dibebaskan pada 26 November 1997.

5. Pria ini kembali dinyatakan hidup setelah digantung

Pada 1740, William Duell (16 tahun) dinyatakan bersalah atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis di Desa Tyburn, di Ibu Kota London, Inggris. Duell divonis hukuman mati dengan cara digantung bersama empat narapidana lainnya.
Saat itu, jenazah para penjahat kerap diberikan ke universitas untuk dijadikan latihan medis. Alhasil, setelah dieksekusi mayat Duell dibawa ke ruang bedah untuk dilakukan proses pembedahan.
Setelah pakaiannya dilucuti dan diletakkan di atas papan, seorang petugas laboratorium menyadari bahwa jasad Duell bernapas. Setelah napas Duell semakin cepat dan lebih cepat lagi, ahli bedah kemudian mengambil sampel darah dia dan dalam dua jam dia mampu duduk di kursi.
Malam itu juga, pemerintah kemudian memutuskan untuk mengalihkan hukumannya menjadi hukuman kurungan.




Buat kurikulum perpajakan, Ditjen Pajak gandeng Kemendikbud

Katakepo.blogspot.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak berencana menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam melakukan sosialisasi pajak. Ditjen Pajak berupaya menanamkan dan melibatkan anak-anak akan arti pentingnya membayar pajak.
"Untuk ke depan, MoU dengan lembaga lain rencana dengan Kemendikbud dengan rencana membuat kurikulum perpajakan. Artinya sejak awal, sejak dini, kita sudah harus menanamkan atau melibatkan anak-anak kita mereka harus tahu pentingnya pajak," kata Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Kemitraan, Direktorat Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), Agung Budi Wijaya.
Menurut Agung, anak-anak harus tahu bagaimana pembangunan ini bisa berjalan secara berkesinambungan dan bagaimana subsidi-subsidi termasuk pendidikan yang mereka rasakan, merupakan hasil pajak yang sebelumnya. Hingga akhirnya anak-anak akan menjadi wajib pajak (berikutnya) ataupun dapat mendukung rencana penerimaan pajak pada saatnya nanti.
"Kurikulum ini sudah kita mulai Juli 2013 dan kurikulum ini sudah kita mulai di kelas 9 dan 11. Nanti ke bawahnya kita mulai kelas 1 SD sampai 12 SMA dan nanti kita akan libatkan ke pendidikan tinggi yaitu universitas atau perguruan tinggi," jelasnya.
Perguruan tinggi melibatkan Tax Center. Tax Center merupakan bagian atau mitra yang mendukung Ditjen Pajak khususnya di bidang kerjasama dan kemitraan. Sehingga Tax Center bisa mewakili Ditjen Pajak di kampus-kampus.
"Ataupun Tax Center bisa membantu kami dalam hal sosialisasi, dalam hal ini yang paling dekat sosialisasi tentang Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang pajak penghasilan dengan tarif 1 persen," ungkapnya.
Peran Tax Center sangat diperlukan sehingga dalam waktu yang sangat singkat, Ditjen Pajak bisa memberikan informasi yang cukup kepada masyarakat tentang beberapa peraturan-peraturan yang perlu diketahui oleh masyarakat.
"Sehingga masyarakat bisa mendukung program kerja kami," harapnya.

Pasangan ini rela 'jual' 2 anak mereka hanya untuk beli iPhone

Katakepo.blogspot.com- Menurut Anda, apakah seorang anak adalah sebuah karunia berharga dari Tuhan? Namun, pasangan muda ini menjual 2 anak mereka hanya demi membeli iPhone.

Pasangan muda di China ditangkap oleh pihak berwajib karena terlibat kasus kriminal. Kasus tersebut bukanlah seperti kategori pembunuhan atau pencurian apalagi korupsi, melainkan penjualan anak.

Dikutip dari Ndtv (18/10), uniknya yang mereka jual tersebut bukanlah anak orang lain melainkan 2 anak perempuan mereka sendiri. Mereka memang tidak serta merta dengan terang-terangan mengatakan menjual anak, namun hanya memasang iklan secara online.

Dalam iklan tersebut, pasangan itu menawarkan 2 anak mereka kepada siapa saja yang berminat mengadopsinya dengan imbalan uang tentunya. Menurut media di Shanghai, China, kedua pasangan tersebut menuliskan 'harga' untuk anak-anak mereka sebesar CNY 30 ribu (USD 4,900) dan CNY 50 ribu (USD 8,200).

Ketika diiterogasi pihak kepolisian, ternyata pihak wanitanya mengatakan bahwa uang hasil 'penjualan' 2 anak tersebut nantinya akan dibuat untuk membeli iPhone terbaru, sepatu sport terkini serta beberapa produk mahal lain.

Memang tidak mengherankan kenapa mereka sangat ingin memiliki iPhone. Hal tersebut dikarenakan produk-produk dari Apple khususnya iPhone dan iPad sangat populer di negara Tirai Bambu tersebut.

Namun pertanyaannya, apakah harus sampai merelakan anak untuk dimiliki orang lain hanya sekadar ingin memuaskan nafsu belanja dan mengikuti lifestyle serta tren yang ada?

Caisar, dari tukang ojek jadi orang beken

Katakepo.blogspot.com - Caisar Aditya Putra atau yang akrab disapa Caisar tidak pernah menyangka jika Goyang Caisar yang dibawakannya di acara 'Yuk Keep Smile' akan melambungkan namanya seperti sekarang. Sebelumnya, Caisar hanyalah seorang asisten komedian seperti Yadi Sembako, Budi Anduk, Bopak, hingga Soimah.

"Sejak tahun 2007 saya jadi asistennya Yadi Sembako. Kemana-mana ikut bang Yadi seperti ke lokasi syuting," ujar Caisar saat berbincang dengan merdeka.com di stasiun Trans TV, Kamis (17/10).

"Sebelum ikut bang Yadi, Caisar juga sempat ngojek, tapi itu enggak lama," ujar Caisar.

Karir di dunia entertainment mulai dijalaninya ketika dirinya diminta mengisi acara di 'Show Imah' yang dipandu oleh Soimah. Oleh tim kreatif, Caisar diminta untuk mengisi di segmen terakhir.

"Di Show Imah, Caisar dikasih di segmen closing. Kerjanya juga cuma joged-joged doang," katanya.

Dirasa goyangan yang dibawakannya cukup menghibur, akhirnya Caisar mendapat tawaran untuk tampil di acara 'Yuk Kita Sahur' pada Ramadan 2013. Tim kreatif 'Show Imah' yang juga merupakan tim kuasa "Yuk Kita Sahur" mengajak Caisar untuk bergabung.

"Waktu itu tim kreatifnya, Pak Yanto ngajak Caisar untuk gabung di 'Yuk Kita Sahur' di bulan puasa kemarin. Itu Caisar juga gabungnya pas sudah puasa ketiga," ujar dia.

Melihat keadaannya seperti sekarang, dikenal orang dan memiliki harta berlimpah, tidak pernah dibayangkan Caisar sebelumnya. Dari seorang tukang ojek, asisten komedian, hingga menjadi icon sebuah acara televisi, anak bungsu dari lima bersaudara itu tidak pernah membayangkan sebelumnya.

"Alhamdulillah, semuanya berkat doa orang tua," ujar Caisar merendah.