Saturday, April 12, 2014

Awak kapal asal Indonesia dituduh lecehkan penumpang remaja

Katakepo.blogspot.com - Sebuah liburan impian keluarga berubah menjadi mimpi buruk ketika seorang gadis berusia 13 tahun menuduh seorang pekerja dalam pelayaran Disney Cruise Line telah melecehkan dirinya saat kapal sedang berlabuh di pelabuhan Port Canaveral, di wilayah Brevard County, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat.
Ahmed Sofyan, 37 tahun, asal Jakarta, Indonesia, didakwa dengan dua tuntutan pelecehan atau pencabulan, dan satu tuduhan palsu penjara, setelah dirinya ditahan dua hari lalu oleh pihak berwenang, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (11/4).
Pihak kapal kemudian memberitahu polisi setempat dan Biro Penyelidik Federal (FBI) ketika pihaknya mendengar klaim dibuat gadis itu. Insiden ini terjadi di kapal Disney Dream.
"Kami tidak memiliki toleransi apapun atas perilaku yang dituduhkan dalam insiden ini," ujar Presiden Disney Cruise Line, Karl Holz, dalam sebuah pernyataannya.
"Kami minta maaf bahwa kejadian seperti ini bisa terjadi pada salah satu kapal kami. Kami menempatkan nilai besar pada kepercayaan yang diberikan para tamu kepada kami, dan tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan dan keamanan dari setiap tamu kami," lanjut dia.
Insiden ini dilaporkan oleh surat kabar the Orlando Sentinel dan terjadi saat 'perubahan haluan' ketika penumpang turun dari kapal.
Korban tidak diidentifikasi. Sementara Sofyan telah dipecat dari Disney.
Sofyan saat ini ditahan di Penjara Brevard County. Tidak jelas apakah Sofyan memiliki seorang pengacara.
Pada Februari lalu, warga Indonesia bekerja di kapal pesiar Holland America, Ketut Pujayasa, telah ditangkap di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, setelah dituduh melakukan pemerkosaan dan memukuli seorang penumpang kebangsaan Amerika, selama pelayaran bertema telanjang. Pelaku bahkan mencoba ingin melempar korban ke laut.
Ketut, seorang petugas layanan kamar di kapal Nieuw Amsterdam, mengklaim dia menyerang seorang wanita berusia 31 tahun karena korban menghina dirinya ketika dia sedang memberikan sarapan di Hari Valentine, seperti dikutip surat kabar the Daily mail, Februari lalu.
Pria 28 tahun itu mengatakan kepada Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) dia menggunakan kunci utama untuk masuk ke kamar penumpang di waktu malam, dan menyerang korban di tempat tidurnya.
Korban, yang sedang mengikuti pelayaran bertema telanjang 'Bare Necessities' berhasil diselamatkan setelah sesama penumpang lainnya menggedor depan pintu kamar dia.
Tindakan ini diduga telah membuat takut pelaku, yang mengaku telah melompat ke balkon lebih rendah untuk melarikan diri.

0 comments:

Post a Comment