Thursday, September 5, 2013

Kondom di Mata Para Pekerja Seksual

Katakepo.blogspot.com - Sekilas tak ada yang aneh dari ruko-ruko yang berderet rapi di bilangan Jakarta Selatan itu. Layaknya pusat bisnis, sore hari itu puluhan orang datang dan pergi di kawasan tersebut. Sebagian dari mereka yang datang ke kompleks ruko ini menggunakan mobil pribadi dan bernampilan rapi.

Semua terlihat normal, kecuali sebuah ruko yang lebih tertutup dibanding yang lain. Ruko ini dijaga seorang satpam berwajah sangar. Pengunjung biasanya akan menemukan ceceran uang koin di halaman sebelum pintu masuk.
Banyak orang tidak akan mengira bila ruko ini termasuk dalam daftar hotspot atau titik rawan penyebaran HIV/AIDS melalui transaksi seksual. Tempat tersebut merupakan lokasi praktik "esek-esek" yang berkedok panti pijat.
Di tempat tersebut tersedia layanan pijat "plus-plus" yang dilakukan oleh pria. Belakangan diketahui, uang-uang koin yang tercecer di halamannya merupakan salah satu ritual pembawa hoki yang dilakukan oleh pengelola tempat.

Saat disambangi, aroma asap rokok tercium sangat pekat memenuhi ruangan berpendingin. Suasana santai pun terasa dengan alunan musik pop yang terdengar cukup keras. Di meja depan, sejumlah pria dan seorang wanita tampak duduk santai menunggu pelanggan.

Sore itu Feri (bukan nama sebenarnya) sedang menanti pelanggan. Pria berusia 20-an tahun ini adalah lelaki pekerja seksual yang biasa melayani sesama jenis. Diakuinya bahwa tempatnya bekerja menyediakan layanan pijat plus-plus oleh pria. Sementara layanan pijat oleh wanita hanya tersedia tanpa layanan plus-plus.

Feri yang bukan pemain baru lagi di industri esek-esek mengaku sudah mengetahui dengan risiko penularan HIV yang dihadapinya. Pelatihan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mendampinginya sedikit banyak memberinya informasi mengenai HIV dan infeksi menular seksual (IMS).
"Tapi mau bagaimana lagi, itulah risiko yang harus dihadapi," ujar Feri.

Feri pun menolak untuk gentar terhadap risiko. Sebaliknya, dia memilih untuk "main aman", yaitu dengan selalu menggunakan kondom setiap melayani pelanggannya. Bahkan untuk aktivitas seksual oral sekalipun, Feri memilih untuk tetap menggunakan kondom.

"Itu sudah prinsip saya selalu pakai kondom. Saya juga pernah kehilangan pelanggan gara-gara prinsip saya itu. Tapi saya santai saja, soalnya sudah komitmen. Jadi sebelum melayani saya bilang dulu, harus pakai kondom," tandasnya.

Meski memegang prinsip selalu menggunakan kondom, Feri tak menampik fakta bahwa selama ini dia sangat jarang membeli kondom sendiri. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan kondomnya, Feri mengandalkan LSM yang rutin memberikan stok di panti pijat tempatnya bekerja.

Setiap bulan, LSM Yayasan Inter Medika (YIM) memang selalu memberikan stok kondom hasil donasi dari organisasi dunia yang peduli HIV/AIDS, seperti Unaids dan Unicef. Lebih kurang 720 kondom dan pelumas rutin diberikan untuk panti pijat tempat Feri bekerja.

"Jumlah segitu cukup kok untuk sebulan, seringnya malah sisa. Paling hanya pelumasnya saja yang sering habis. Kalau habis, kita biasa beli," jelasnya.

Jumlah stok kondom yang tidak pernah habis, diakui Feri, dikarenakan tidak semua pelanggan mau memakai kondom. Selain itu, tidak semua pekerja seksual berprinsip sama dengannya.
Menurut keterangan Aldi dari YIM, pelanggan yang tidak mau menggunakan kondom biasanya menawarkan untuk membayar lebih.

"Kalau sudah uang yang bicara, pekerja yang enggak punya prinsip ya akhirnya enggak pakai kondom juga. Itulah, semuanya dikendalikan uang," ucapnya, menyesal.

Aldi menjelaskan, pelanggan yang tidak mau menggunakan kondom umumnya adalah pria lajang yang tidak memiliki istri dan anak. Sementara itu, pria yang sudah berkeluarga umumnya lebih memilih untuk menggunakan kondom.

Menurutnya, pria berkeluarga mungkin lebih khawatir dirinya tertular HIV atau IMS yang nantinya bisa menularkannya lagi kepada keluarganya. Namun, keinginan untuk mendapatkan sensasi seks yang berbeda membuat mereka tetap berupaya menjajal layanan pijat plus-plus.

Berbeda dengan panti pijat plus-plus, sebuah tempat hiburan karaoke di kawasan yang sama tidak mendapatkan bantuan kondom dari LSM. Kendati demikian, pelanggan dinilai memiliki kesadaran yang lebih baik dalam penggunaan kondom.

Menurut keterangan dari seorang "mami" di kawasan tersebut, pelanggan di sana kebanyakan berasal dari Jepang dan Korea. "Karena dari luar kali ya, jadi kesadaran pakai kondom sudah tinggi. Mereka biasanya membawa kondom sendiri, meski kita juga nyediain," tutur Betty (bukan nama sebenarnya).

Walaupun disediakan kondom, tetapi Betty mengatakan, tidak ada praktik prostitusi di tempat tersebut. "Di sini hanya karaoke, kalau mau yang lebih, mereka bisa janjian sendiri di tempat lain," tegasnya.

Feri dan Betty hanyalah segelintir orang yang memilih menceburkan diri ke dalam dunia hitam. Selain mereka, masih banyak orang yang rela mengorbankan apa pun yang mereka miliki untuk kesenangan dunia semata. Kepedulian mereka pada kesehatan pun masih disangsikan.

Tak heran, kesadaran mereka untuk melindungi diri dari jeratan HIV ataupun IMS dengan kondom juga masih rendah. Menurut data dari Kementerian Kesehatan tahun 2012, penggunaan kondom rutin di kalangan populasi kunci baru mencapai 35 persen.

Padahal, data dari Kementerian Kesehatan, jumlah pengidap HIV di DKI Jakarta saja hingga Maret 2013 sudah mencapai 6.299 orang. Dan, diperkirakan ada 346.267 warga di Jakarta yang rawan tertular.

"Kasus HIV dan AIDS ini seperti fenomena gunung es, yang diketahui sekarang mungkin sangat kecil dari kenyataannya," ujar John Alubwaman, Kepala Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta.

Penggunaan kondom memang sedang digadang-gadang guna melindungi diri dari HIV dan IMS. Hal ini karena berhubungan seksual merupakan salah satu cara transmisi virus yang paling utama. Dan, kondom telah terbukti 97 persen efektif untuk mencegah transmisi virus.

Meski penggunaan kondom ditentang sejumlah pihak karena disebut-sebut melegalkan prostitusi, tetapi ingat, kondom juga alat kesehatan. Stigma terhadap kondom yang identik dengan seks dan tabu memang perlu diubah.

Menurut Erlian Rista Aditya, aktivis LSM Family Health International (FHI), distribusi kondom ke tempat-tempat yang mudah dijangkau tidak meningkatkan seks di luar nikah. Sebaliknya, penyediaan kondom justru akan mengurangi tingkat penyebaran penyakit yang penularannya melalui hubungan seksual, seperti HIV dan IMS.

Prinsipnya untuk mengurangi tingkat penyebaran HIV dan IMS, jelas dia, adalah strategi ABC. A untuk abstinence, yang berarti tidak berhubungan seksual hingga menikah. B untuk be faithful, yang berarti setia kepada pasangan setelah aktif secara seksual. Adapun C untuk condom, yang berarti selalu menggunakan kondom saat berhubungan seksual apabila tidak bisa berpegang pada prinsip A dan B.

Erlian menyimpulkan, jika mampu memosisikan kondom sebagai alat kesehatan, tidak mengaitkan dengan legalisasi prostitusi dan tidak meningkatkan seks di luar nikah, maka kondom akan sangat berperan dalam menurunkan angka penularan HIV dan IMS.

9 Cara Alami Kendalikan Asam Lambung

Katakepo.blogspot.com - Refluks terjadi akibat naiknya asam lambung ke esofagus karena belum sempurnanya katub antara lambung dan esofagus. Saat mengalami refluks, biasanya seseorang akan mengalami gejala rasa panas dan terbakar di sekitar dada.

Selama ini pengobatan refluks dilakukan dengan obat yang dapat mengurangi asam lambung. Namun sebenarnya refluks dapat dicegah dengan pengelolaan asam lambung yang tepat.
Simaklah 9 cara alami mengelola asam lambung berikut ini.

1. Kurangi berat badan
Sebuah studi di tahun 2005 pada 453 responden mengungkapkan, kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor risiko dari gejala refluks asam lambung. Studi yang dipublikasi dalam The American Journal of Gastroenterology itu juga menyebutkan, diet sehat seperti memilih lemak sehat, sayuran berdaun dan berbunga, kaya serat dan karbohidrat kompleks mampu membantu menstabilkan gula darah dan mengoptimalkan kerja hormon pembakar lemak.

2. Kurangi makanan pemicu refluks
Beberapa makanan seperti jeruk, tomat, bawang putih, dan beberapa jenis makanan lain dapat memicu produksi asam lambung yang berlebih sehingga meningkatkan risiko refluks. Meskipun reaksinya berbeda pada setiap orang, ada baiknya Anda mewaspadai risiko tersebut saat mengkonsumsinya.

3. Minum cukup air
Sejumlah peneliti setuju refluks dapat dipicu oleh keadaan dehidrasi pada saluran pencernaan atas. Meski begitu, minum banyak air saat waktu makan juga dapat membuat perut cepat penuh dan justru memicu refluks. Oleh karena itu, sebaiknya minum air dilakukan sekitar satu jam sebelum makan.

4. Hindari terlalu banyak konsumsi karbohidrat
Menurut beberapa studi, mengurangi gula dan makanan tinggi karbohidrat bisa mengurangi gejala refluks. Sebuah studi bahkan menyebutkan, karbohidrat lebih berperan memicu refluks dibandingkan dengan kopi ataupun lemak.

5. Kurangi gluten
Sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menemukan, gejala refluks banyak ditemukan pada mereka yang memiliki penyakit seliak. Maka mengurangi konsumsi gluten bisa menjadi solusi menghindari gejala tersebut.

6. Makan perlahan
Menurut studi yang dimuat dalam The American Journal of Gastroenterology, mereka yang terburu-buru saat makan cenderung untuk mengalami refluks. Maka cobalah untuk menikmati makanan Anda lebih lambat. Ingat, 20 menit merupakan waktu yang dibutuhkan oleh otak untuk menerima pesan bahwa Anda sudah kenyang.

7. Konsumsi enzim pencernaan dan probiotik
Enzim pencernaan dan probiotik dapat memperbaiki proses mencerna sehingga mengurangi risiko refluks. Enzim pencernaan bisa didapat dari sayur-sayuran segar dan suplemen.

8. Cukup tidur
Studi dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan, orang yang kurang tidur pada suatu malam cenderung untuk mengalami refluks di keesokan harinya. Maka pastikan Anda mendapat tidur yang cukup 7-9 jam per hari.

9. Kurangi stres
Stres merupakan pemicu dari banyak penyakit, termasuk refluks asam lambung. Sebuah studi dalam The American Journal of Gastroenterology menemukan, mereka yang mengalami stres mengalami peningkatan risiko tekanan darah tinggi, denyut jantung, dan gejala refluks.

Pilihlah Ban yang Tepat

Katakepo.blogspot.com - Para pengguna sepeda motor biasanya tidak terlalu paham bagaimana cara memilih ban yang tepat atau baik. Pemahaman minim sepatutnya dikembangkan mengingat ban adalah salah satu komponen vital yang harus diperhatikan secara akurat.

Memilih ban yang akan digunakan juga ternyata bukan hal yang mudah dan tidak bisa disepelekan. Karena bila salah memilih ban, bisa berdampak fatal seperti kecelakaan.

Salah memilih ban juga bisa berdampak terhadap borosnya bahan bakar, hal ini dikarenakan menggunakan ban motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan ukurannya.

Ban yang digunakan harus sesuai dengan keinginan kita agar kendaraan yang kita kemudikan dapat berimbang sesuai dengan kapasitas kendaraannya.

Berikut tips dan trik memilih ban yang baik :

  1. Pilih brand atau merek yang sudah terbukti kualitasnya, jangan asal merek ban akan tetapi kualitasnya tidak terjamin.
    .
  2. Lihat kembangan pada ban, untuk jalan yang terlalu panas jangan gunakan ban yang mempunyai guratan banyak.
    .
  3. Sesuaikan antara ban yang akan digunakan dengan kebutuhan. Karena ban juga mempunyai tingkat kadaluwarsa atau umur pakai. Misalkan untuk ban produksi lokal, berkisar 1,5-2 tahun. Sedangkan untuk ban import atau buatan luar negeri mempunyai umur pakai di atas 2 tahun. Kondisi jalan dan pemakaian motor juga berpengaruh pada umur ban. Suhu juga mempuyai pengaruh pada ban, ban akan retak-retak bila kena panas terus langsung kena air.
    .
  4. Jangan salah pilih ukuran ban. Sesuaikan ban dengan motor Anda. Catatan, untuk motor produksi tahun 2009 kebawah akan lebih baik jika menggunakan ban berukuran 70/90 dan 80/90 untuk motor bebek, sedangkan untuk motor matic dan sport sebaiknya menggunakan ban berukuran 70/90 dan 80/90. Sementara untuk motor yang diproduksi di atas tahun 2010 sudah disesuaikan oleh pabrikan. Untuk motor matic dan sport ban berukuran 80/90 dan 90/90.
    .
  5. Lihat tahun pembuatan ban. Jangan lebih dari 6-12 bulan dari tahun pembuatan ban tersebut. Misalkan ban dengan kode 1012, angka 10 merupakan minggu ke- ban tersebut diproduksi, sedangkan angka 12 berarti tahun pembuatan ban.
    .
  6. Perhatikan dimensi atau ukuran sebuah ban, misalkan, "205/55/ZR16". Keterangan dimensi atau ukuran ban tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut:
    205: lebar telapak ban (mm)
    55 : aspek ratio untuk ketebalan ban (%) dari lebar telapak ban
    ZR : kode limit kecepatan
    16 : diameter velg dalam ukuran inci

Kode kecepatan  ban

Kode Kecepatan (Km/Jam)
P 150
Q 160
R 170
S 180
T 190
H 210
V 240
W 270
Y >300

Indeks Beban

Kode Beban Maksimum (Kg)
62 265
63 272
64 280
66 300
68 315
70 335
73 365
75 387
80-89 450-580
90-100 600-800

Bahaya Mendahului Lewat Bahu Jalan

Katakepo.blogspot.com - Bahu jalan di tol disediakan untuk keperluan darurat, bukan untuk mendahului mobil yang lebih pelan. Instruksi, peringatan, dan kampanye hal tersebut sudah sering dilakukan. Namun masih banyak pengemudi yang masih nekat menyusul lewat bahu jalan. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi akibat pelangaran tersebut.Salah satu cerita yang dilansir dari kecelakaan yang terjadi di salah satu jalan bebas hambatan di Rusia. Ada mobil melaju kencang dan ingin mendahului truk dari sisi kanan. Sebelum mendekat, truk tersebut sudah memberi tanda untuk berpindah jalur ke kanan. Karena merasa tanggung pengemudi sedan tersebut tetap tancap gas dan melalui bahu jalan. Sialnya pengemudi tersebut tidak mengetahui secara tepat kondisi bahu jalan.
masih mau ingin mencoba?

Warna-warni Baru Cruiser Honda

Katakepo.blogspot.com - California, Honda Amerika Serikat (AS) mengenalkan warna-warna baru untuk keluarga cruiser 2014. Tidak ada perubahan spesifikasi, begitu juga dengan harga, sama produk yang dikeluarkan sebelumnya, yaitu Shadow 750, 1300 Custom, Rebel Cruiser 250 dan XR650L dual-sport.

”Jajaran sepeda motor itu favorit biker di AS. Mereka tak ragu merogoh kantong untuk membeli model-model  tesebut saking populernya. Dengan gaya baru 2014, opsi semakin banyak. Honda sedang membangun jalan di pasar powersport dan kami melaju pada kecepatan tinggi,” ujar Bill Savino, Powersports Press Manager.

Honda Fury kembali dengan ranngka putih mutiara dipadu merah, akan bergabung dengan warna hitam pada model lama. Tiga model lain akan berbagi jantung dengan Fury, 1.312 cc V-Twin.

Pertama, Sabre yang bergaya pro street, mendapat warna hitam, sedangkan Stateline kembali dengan spakbor klasik dilabur krom. Untuk varian turing, Interstate, dilabur silver metalik dan disertai dengan ABS. Keluarga 1300 Custom ini baru tersedia pada Januari 2014 dengan harga antara 12.000-14.000  dolar AS (Rp 133-155 juta).

Honda Shadow yang juga populer di Asia Tenggara, datang dengan tiga versi. Shadow Phantom dengan pilihan abu-abu, sementata yang hitam akan semakin ”digelapkan” lagi pada beberapa komponennya.

Juga ada Shadow Aero dengan pilihan silver, putih atau hitam. Shadow Spirit 750 mempertahankan warna hitam dan biru. Diperkirakan Desember 2013 nanti akan mengaspal dengan harga sekitar 8.200-8.500 dolar AS (91-100 juta).

Terakhir, Rebel 2014 bermesin 250cc, dengan warna ”merah permen”, hadir pada November 2013 dengan harga 4.190 dolar AS atau Rp 46 juta. Terakhir, XR650L dual-sport dengan warna merah dan grafis sama, datang Desember, dibanderol 6.690 dolar AS (Rp 74 juta).