Wednesday, September 11, 2013

Utang abadi perusahaan Bakrie

Katakepo.blogspot.com - Bukan rahasia lagi jika kerajaan bisnis milik konglomerat Aburizal Bakrie terbelit masalah utang. Persoalan ini seolah tidak lepas dari sepak terjang kelompok bisnis PT Bakrie & Brothers Tbk.
Selama ini, kelompok usaha Bakrie selalu bisa berkelit dari masalah ini. Caranya hanya dengan cara menjual aset-aset milik anak usaha yang nantinya dijadikan modal untuk membayar utang dan ekspansi perusahaan.
Daftar panjang perusahaan Bakrie yang sudah dilego sahamnya ke investor lain adalah Seamless Pipe Indonesia Jaya, Bakrie Pipe Indonesia, South East Asian Pipe Indonesia, South East Asian Pipe, Bakrie Construction, Bakrie Building Industries hingga yang terbaru adalah menjual saham PT Energi Mega Persada Tbk.
Meskipun selalu mencoba mencari celah dan jalan keluar dari persoalan utang, beberapa kali anak usaha grup Bakrie terbentur dengan jalan buntu hingga akhirnya digugat pailit oleh debitur.
Salah satu anak usahanya yang digugat pailit adalah Bakrie Life, perusahaan yang bergerak di lini bisnis asuransi. Bakrie Life mengalami gagal bayar pada 2008 sebesar Rp 360 miliar kepada nasabah diamond investa. Seiring perjalanan, utang Bakrie Life kepada nasabah tersisa Rp 270 miliar. Kesulitan likuiditas yang dialami Bakrie Life membuat pihak Bakrie belum juga dapat melunasi utang-utangnya pada nasabah.
Yang terbaru, anak usahanya yang bergerak di bidang properti, PT Bakrieland Development juga digugat pailit oleh The Bank of New York Mellon cabang London terhadap anak usaha Bakrieland yakni BLD Investment Pte yang memiliki utang USD 155 juta.
Persoalan utang yang terus menggelayut kerajaan bisnis Bakrie bukan hal baru. "Sejak 2008 keuangan perusahaan Bakrie sangat parah dan utangnnya sudah besar sekali, tidak menghasilkan keuntungan. Mereka beli aset menggunakan uang utang. Mereka membeli aset dengan harga mahal, ketika aset itu dijual dengan harga murah bukan menutupi utang malah nambah utang," ujar Analis Pasar Modal Kiswoyo Adijoe kepada merdeka.com, Selasa (10/9) malam.
Menurutnya, lilitan utang sudah menjerat hampir di seluruh anak usaha perusahaan Bakrie dan sudah berlangsung selama lima tahun terakhir. Gugatan pailit yang dialamatkan ke Bakrieland dan anak usahanya, salah satu dampak dari sistem bisnis perusahaan Bakrie yang bertumpu pada utang.
"Sekarang mereka terbentur dengan persoalan ini karena tagihan utangnya besar, yang tagihan kecil juga ada. Karena ini besar aja makanya dipailitkan," ucapnya.
Selama ini, Bakrie bisa berkelit dari jeratan utang. Salah satu yang paling dramatis adalah keberhasilan menghindari bangkrut pada 2011 ketika Bakrie harus membayar utang jatuh tempo USD 1,35 miliar. Caranya meminta jaminan pada Credit Suisse, dengan menjaminkan Bumi dan berani menjanjikan imbal hasil besar bagi debitur.
Namun, bukan berarti perusahaan Bakrie bisa lepas dari jerat utang yang sudah menggurita. "Tidak bakal lunas utang Bakrie. Udah dari 2008 melakukan itu, gali lubang tutup lubang," ucapnya.
Kiswoyo mengakui bahwa strategi Bakrie dalam menjalankan bisnisnya sulit ditebak. Yang sudah jadi rahasia umum, jika sang bigbos yakni Ical tidak menyuntikan dana besar, maka akan sulit menyelamatkan aset-asetnya.
Dia melihat, perusahaan-perusahaan Bakrie tengah dilanda kerugian akibat mengandalkan utang untuk ekspansi bisnisnya. "Mereka membeli aset kemahalan terus belinya pakai utang," katanya.

Intelijen Amerika bisa lacak data telepon seluler milik warga

Katakepo.blogspot.com - Majalah mingguan Jerman Der Spiegel kemarin menyatakan Badan Keamanan Amerika Serikat (NSA) bisa melacak data yang terdapat di telepon seluler jenis iPhone, BlackBerry, dan Android.

Situs Huffington Post melaporkan, Senin (9/9), majalah itu mengutip dokumen internal dari NSA dan intelijen Inggris yang menyebutkan kedua lembaga intelijen itu telah bekerja sama membentuk tim untuk melacak informasi dari semua tipe telepon seluler guna mengumpulkan informasi ancaman seperti teroris.

Data yang dikumpulkan intelijen kedua negara itu meliputi nomor kontak, rekaman telepon, data pesan singkat, catatan dan lokasi informasi. Dokumen NSA itu tidak menyebutkan perlakuan itu untuk semua pengguna telepon seluler tapi hanya kepada beberapa individu yang dicurigai.

Namun artikel di Der Sipegel itu tidak menjelaskan bagaimana majalah itu bisa mendapatkan dokumen rahasia itu. Tapi salah satu penulis artikel itu, Laura Poitras, seorang sutradara film Amerika, punya hubungan dekat dengan Edward Snowden, pembocor rahasia NSA yang telah mempublikasikan sejumlah dokumen rahasia.

Akhir pekan lalu ribuan orang berdemonstrasi di Ibu Kota Berlin, Jerman, memprotes NSA yang mengawasi warga melalui aktivitas mereka di Internet. Para demonstran itu mengacungkan spanduk bertuliskan "Berhentilah Mengawasi Kami"

Mempelai perempuan delapan tahun di Yaman tewas di malam pertama

Katakepo.blogspot.com - Seorang pengantin perempuan berusia delapan tahun di Yaman meninggal akibat mengalami perdarahan dalam secara terus-menerus saat malam pertama penikahannya, setelah dipaksa untuk menikahi seorang pria lima kali lebih tua dari usianya.
Gadis itu, yang hanya dikenali dengan nama Rawan, meninggal di daerah suku Hardh, sebelah barat laut Yaman, yang berbatasan dengan Arab Saudi, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (9/9).
Para pegiat saat ini menyerukan agar sang pengantin pria, yang diyakini berusia sekitar 40-an tahun, dan keluarga korban ditahan sehingga mereka dapat diseret ke pengadilan.
Mereka mengatakan dengan adanya penahanan maka akan membantu menghentikan praktik pernikahan yang dilakukan para perempuan muda dengan laki-laki yang lebih tua di kawasan miskin.
Seorang narablog yang marah menulis bahwa pengantin pria itu seperti seekor hewan yang pantas dihukum dengan berat atas kejahatannya.
"Semua orang yang mendukung kejahatan itu juga harus dihukum," lanjut dia.
Sementara narablog lainnya, Omar, menulis, 'Anggota keluarga Rawan bukanlah manusia. Mereka tidak pantas memiliki anak'.
"Keluarga korban dan si pengantin laki-laki seharusnya bisa menunggu untuk beberapa waktu sebelum pernikahan ini," tulis narablog lainya, yang menjelaskan dirinya sedih melihat kejadian ini. "Ini tidak adil sama sekali dan pernikahan itu seharusnya tidak terjadi, bahkan jika beberapa suku percaya bahwa hal itu merupakan sebuah adat istiadat yang baik."
Praktik menikahi gadis muda tersebar luas di Yaman dan telah menarik perhatian kelompok hak asasi internasional yang berusaha untuk menekan pemerintah dengan melarang adanya pernikahan dengan anak-anak.
Namun, cengkeraman kemiskinan di Yaman berperan dalam menghambat upaya membasmi praktik seperti ini, di mana keluarga miskin merasa tidak mampu untuk mengatakan tidak terhadap adanya 'pengantin harga' yang bisa mencapai ratusan dolar untuk mengambil putri mereka.
Sebuah laporan dari Departemen Urusan Sosial Yaman pada 2010 lalu menyebutkan bahwa lebih dari seperempat wanita di Yaman menikah sebelum usia 15 tahun.
Selain itu, adat istiadat juga memainkan peranan, termasuk adanya kepercayaan bahwa pengantin perempuan muda dapat dibentuk menjadi istri yang patuh, dapat melahirkan lebih banyak anak, dan menjauhkan dari godaan.
Sebuah organisasi hak asasi setempat mengatakan pada September 2010 lalu seorang pengantin perempuan berusia 12 tahun meninggal setelah berjuang selama tiga hari dengan sekuat tenaga untuk melahirkan.
Pemerintah Yaman pernah menetapkan umur 15 tahun sebagai usia minimum untuk melakukan perkawinan. Tetapi parlemen Yaman kemudian membatalkan peraturan itu pada tahun 1990-an, dan mengatakan para orang tua harus memutuskan kapan seorang putrinya dapat kawin.


Keluarga Arab di Israel ini terpaksa harus tinggal di dalam gua

Katakepo.blogspot.com - Sebuah keluarga tinggal di kawasan Arab di Kota Yerusalem terpaksa harus hidup di sebuah gua setelah pihak berwenang Israel menghancurkan rumah mereka. Mereka mengklaim pihak berwenang Israel telah melakukan hal itu tanpa izin.
Khaled al-Zeer al-Husaini (39 tahun), tinggal bersama kelima anaknya di sebuah gubuk kayu yang dibangun di sekitar pintu masuk sebuah gua yang pernah digunakan sebagai kandang hewan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Kamis (29/8).
Tiga hari lalu, pihak berwenang Israel merobohkan rumah milik keluarganya di Yerusalem Timur, dengan dalih hukum perencanaan, yang memaksa para kepala keluarga mencari perlindungan di dalam gua di Daerah Silwan, pinggiran Yerusalem.
Kota suci Yerusalem telah terbagi-bagi antara wilayah Palestina dan Israel selama beberapa dekade. Tetapi pemukiman Israel secara bertahap meluas lebih lanjut ke arah timur dan menempati wilayah-wilayah di atas garis perbatasan.
Menurut Yayasan untuk Perdamaian di Timur Tengah, hampir 7.000 penduduk Israel bergerak ke arah timur Yerusalem pada 2010 dan jumlah ini terus meningkat. Pemukiman warga Arab di Yerusalem Timur sekarang menjadi rumah bagi hampir 200 ribu warga Israel, yang meningkat dari 175 ribu orang pada 2002.
Ketegangan telah meningkat dalam beberapa hari terakhir antara Israel dan Palestina, dan kekerasan telah menghentikan perundingan damai yang direncanakan.
Pekan ini, pejabat Palestina membatalkan rencana perundingan damai, setelah tentara Israel membunuh tiga pengunjuk rasa dari warga Palestina saat terjadi bentrokan usai penangkapan di Tepi Barat.

Medali & koin emas berlambang Yahudi ditemukan di Masjidil Aqsa

Katakepo.blogspot.com - Eilat Mazar, salah satu arkeolog dari Universitas Ibrani Yerusalem menunjukkan kepada wartawan medali emas dan aksesoris emas lainnya peninggalan era Bizantium yang ditemukan di bagian selatan halaman Masjidil Aqsa, Yerusalem, Senin (9/9). Sejumlah emas yang ditemukan ini memiliki gambar atau simbol bangsa Yahudi.
Medali dan koin emas yang ditemukan di halaman masjid ini dipercaya sebagai peninggalan kekaisaran Romawi Timur.Simbol Yahudi yang tercetak di medali emas yang ditemukan di bagian selatan halaman Masjidil Aqsa, Yerusalem, Senin (9/9). Selain medali dan aksesoris, sejumlah koin emas juga ditemukan di bagian selatan halaman Masjidil Aqsa, Yerusalem, Senin (9/9).