Wednesday, September 11, 2013

Olahraga Dapat Mengurangi Resiko Terjangkit Kanker Payudara

Katakepo.blogspot.com - Kanker payudara adalah salah satu penyakit berbahaya yang menghantui kaum wanita. Dampak terburuk dari penyakit ini bisa menyebabkan kematian.  Mendeteksi penyakit kanker payudara serta mencegahnya sedini mungkin menjadi hal yang penting. Pepatah mengatakan mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Dilansir dari Healthland Time, berolahraga tidak saja membakar kalori tubuh, banyak manfaat baik yang didapat dari berolahraga. Rutin bergerak dapat menurunkan resiko seorang wanita mengalami kanker payudara.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Minnesota melakukan studi terhadap 391 wanita. Terdiri dari wanita yang jarang berolahraga, wanita sehat serta wanita premenopuase. Kemudian mereka dibagi kedalam dua kelompok,
Sebanyak 179 perempuan yang ada dalam kelompok  aktif, melakukan olahraga selama 30 menit sebanyak 5 kali dalam satu minggu selama 16 minggu menunjukkan efek positif. Tubuh mereka menunjukkan perubahan metabolism estrogen serta kinerja zat anti kanker yang bekerja lebih baik.
Studi ini juga menunjukkan bagaimana latihan aerobik menghasilkan sistem metabolisme yang lebih baik untuk memecahkan hormon esterogen dan mengurangi resiko penyakit kanker payudara. Estrogen sendiri adalah salah satu hormone yang memicu terjadinya kanker payudara.
Para peneliti dari University of North Carolina di Chapel Hill juga menemukan bahwa wanita yang melakukan berbagai jenis olahraga secara rutin memiliki resiko terkena kanker payudara lebih rendah sebanyak 6% dibandingkan dengan wanita yang hanya duduk dan bersantai saja.
Olahraga tidak hanya membuat tubuh lebih segar dan sehat. Bagi, kalian yang gemar berolahraga pastinya banyak manfaat yang dirasakan ya Dreamers. ^^

Makan Dengan Suasana Horor di Zombie Cafe

Katakepo.blogspot.com - Mau makan dengan suasana horor. Datang saja ke Zombie Cafe di kawasan Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat. Di gedung  lama yang konon berhantu itu punya wahana khusus untuk menakuti pengunjung.
Begitu memasuki cafe itu, pengunjung akan disambut sesosok zombie dekat dinding sebelah kiri. Di sampingnya, ada pintu masuk ke wahana zombie yang sempat dijajal Tempo. Di bawah cahaya lampu temaram, aneka boneka seram, penuh luka, dan berdarah-darah, ada di sekitar jalur sempit yang dibuat seperti labirin.

Suasana makin terasa mencekam oleh suara-suara perempuan tertawa, jeritan, dan nyanyian sinden diiringi gamelan. Beberapa bagian lantainya ada yang khusus dibuat untuk mengagetkan kaki.
Bagi yang penasaran seperti apa rasanya, pengelola kafe menyarankan agar mencobanya sebelum memesan menu. "Supaya rasa takutnya bisa hilang oleh makanan dan minumannya," kata manajer umum Zombie Cafe, Heru Triyono, Senin, 9 September 2013.

Semula, dekorasi dan interior kafe seluas 1.000 meter persegi ingin bernuansa horor dengan aneka macam sosok zombie. Kuburan dan peti mati pun siap dibuat. Namun pemiliknya yang tergabung dalam jaringan hotel dan restoran milik Kagum Grup menolaknya. "Khawatir jadi menjijikkan," katanya.

Konsep bertema zombie, dipilih agar kafe itu terkesan unik. Selain wahana horor tersebut, tempat itu sendiri konon angker. Memakai bekas bangunan bersejarah di samping gedung New Majestic, lokasi itu telah terlantar bertahun-tahun tanpa penghuni. "Sebelumnya ada sebatang pohon beringin besar di tengah bangunan itu. Pohon itu kini telah ditebang," kata Heru.

Sebelum beralih menjadi kafe, kata Heru, tempat itu pernah dipakai untuk tayangan uji nyali sebuah stasiun televisi. Pengelola kafe sempat meminta bantuan paranormal untuk 'menjinakkan' para hantu. Dari rekaman kamera pengawas di kafe itu, a melihat beberapa hal gaib. "Ada puntung rokok berjalan, pernah juga ada badai dan salju di toilet," katanya.



Logika vs Perasaan

Katakepo.blogspot.com - Pria menggunakan Logika,Wanita Menggunakan Perasaan "Menurut gw, kaum wanita menggunakan logikanya hanya 25% dan menggunakan perasaannya 75%, sedangkan kaum pria kebalikannya.""Apa buktinya? Cekicroot...!! "Seorang ibu akan menangis dulu jika melihat anaknya jatuh dan kepalanya bocor. Setelah menangis, baru logikanya jalan, yaitu buru- buru membawanya kedokter. Tapi seorang ayah tidak begitu. Begitu melihat anaknya jatuh dan kepalanya bocor, ia langsung membawanya ke dokter. Setelah sampai ke dokter barulah dia menangis." "Lho, kenapa menangis?" "Bayar ongkos berobat danresep terlalu mahal.".. Contoh Lainnya... Wanita suka mendramatisir apa yg dialaminya hari ini misalnya saat dia kirim sms gak dibalas oleh pasangannya langsung tulis status fb/BB 'mungkin dia sedang asik dgn yg lain'. Padahal nyatanya tuch cowo' lagi gak ada pulsa. Kebalikannya Pria, malah mainkan logikanya saat smsnya gak dibalas, 'jangan2 cewe gw ini lagi kaga ada pulsa, kan sekarang lagi tanggal tua, ntar gw kirimin pulsa ahh' Bener kan? Atau ada contoh lain?

'Topeng ajaib' ini bisa bikin wajah jadi cantik

Katakepo.blogspot.com - Desainer China, Zhuoying Li, baru-baru ini memamerkan proyek barunya yang dinamakan Uniface Mask. Uniface Mask adalah paket kecantikan yang berisi topeng yang terbuat dari kulit bionik.

Zhuoying dan tim, seperti dilansir Rocketnews24, berusaha mengembangkan teknologi untuk menghasilkan kulit manusia yang dibentuk seperti topeng yang sangat tipis dan dapat bernapas melalui pori-pori. Paket kecantikan ini juga dilengkapi dengan lem perekat yang dapat digunakan untuk menempelkan topeng pada kulit.
Photo by rocketnews24
Uniface diklaim dapat memberi banyak kenyamanan, yang memungkinkan pelanggan dapat berbicara secara normal, membuat ekspresi wajah dan bahkan tidur dengan itu, tanpa merasa ada perbedaan dalam hidupnya. Zhuoying mengatakan bahwa topeng rancangannya membuat para wanita tidak membutuhkan make up tebal atau operasi plastik.
Photo by rocketnews24
Menurut situs resmi Uniface, lem yang melekat pada kulit hanya dapat dihapus oleh klinik profesional. Dan jika pelanggan merasa tidak nyaman pada pemakaian bulan pertama setelah pembelian, perusahaan akan melepas topeng secara gratis. Setelah masa percobaan berakhir, pelanggan harus membayar biaya pelepasan topeng sebesar USD 59 (Rp 561.750).

Ada etika saat mengoceh di dunia maya

Katakepo.blogspot.com - Tidak perlu waktu 24 jam bagi pengguna media sosial untuk melambungkang hashtag #FreeBenhan. Mereka memprotes penahanan pemilik akun @Benhan karena perang di Twitter atau dengan politikus Partai Golongan Karya Misbakhun akhir tahun lalu.

Pengamat telekomunikasi Sutikno Teguh menegaskan ada etika harus dipahami para pengguna media sosial saat berkicau. Titik beratnya pada budi pekerti dan menghindari tudingan tanpa bukti. "Sebaiknya kalau menulis berbau tuduhan saat perang Twitter misalnya, dengan memberikan link pemberitaan media," katanya.

Dia mengatakan aturan hukum penggunaan media sosial di Indonesia berbeda dengan masyarakat internasional. Pengguna Twitter atau media sosial di Indonesia tetap harus tunduk pada hukum, tidak bebas seperti di luar negeri atau negara Paman Sam.

Keluarnya Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) sebagai upaya agar masyarakat mempunyai koridor dalam bergaul di dunia maya. "Jangan sembarangan mengoceh, harus bertanggung jawab," ujarnya.

Pemerintah, kata Sutikno, tidak bisa lepas tangan begitu saja soal rentannya pengguna sosial terhadap ancaman pidana karena dianggap mencemarkan nama baik. Dia menyarankan Kementerian Komunikasi dan Informatika mendidik para pengguna media sosial.

Pengamat Hukum Tata Negara dari Universitas Parahyangan Asep Warlan Yusuf menyatakan perselisihan di dunia maya jangan berujung pada penjara. Pemidanaan bisa dijerat pada seseorang bila memang ada motif kesengajaan.

"Aparat penegak hukum jangan buru-buru menetapkan tersangka dalam masalah ini," tuturnya. "Harus pula dilihat aspek kebebasan berekspresi dan berpendapat merupakan bagian dari demokrasi."

Menurut Asep, komunitas dunia maya bisa membuat aturan disepakati bersama sebagai etika dalam berinteraksi tanpa campur tangan negara untuk penindakannya. Misalnya dengan memblok akun bersangkutan. Persis seperti yang berlaku pada jurnalis dengan adanya Dewan Pers atau lembaga lainnya seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

"Walau jerat perbuatan tidak menyenangkan atau pencemaran nama baik bisa digunakan, tapi ini bisa menghindari banyaknya orang terjerat," katanya.