Tuesday, September 24, 2013

Massa putih-putih tolak pembangunan gereja di Pinang Tangerang

Katakepo.blogspot.com - Rencana pembangunan tempat ibadah Gereja Tarakanita yang berlokasi di Jalan Graha Raya, RT 07/04 Kelurahan Sudimara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ditolak massa yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Umat Islam Sudimara Pinang Bersatu.

Massa menggelar aksi portes selama 3 jam menuntut pihak dari Kompleks Tarakanita untuk membatalkan rencana pembangunan Gereja tersebut, Minggu (22/9).

Fitri Syahadati, salah seorang warga yang ikut dalam aksi tersebut mengatakan, penolakan warga dilakukan karena gereja tersebut tidak ada persyaratan secara administratif SKB2 Menteri 2006 Pasal 13, 14, 18 dan 19. Selain itu warga khawatir akan dampak penyebaran agama di wilayah itu.

"Saya dengan tegas menolak pembangunan gereja di sini. Lagi pula, syarat administrasinya juga belum lengkap kan. Jadi gak boleh sembarangan bangun," ujarnya.

Ratusan orang yang mengenakan baju putih-putih ini pun mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, jika pihak dari Tarakanita tak kunjung memberikan tanggapan dan menghentikan rencana pembangunan tersebut.

Sementara itu Ketua MUI Kota Tangerang K.H Junaedi mengaku belum mengetahui hal tersebut. Namun, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Forum antar Umat Beragama se-Kota Tangerang.

"Izin mendirikan tempat ibadah memang ada peraturannya sendiri. Biasanya sudah dibicarakan terlebih dahulu dengan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama. Nanti akan segera saya koordinasikan," terangnya.

5 Aksesori fashion paling aneh dan konyol

Katakepo.blogspot.com - Dalam fashion, aksesori menjadi bagian penting yang dapat melengkapi penampilan seseorang. Selain membuat tampilan terlihat semakin gaya, aksesori juga dapat menutupi kekurangan dalam berpenampilan. Namun, apa jadinya kalau aksesori yang kita gunakan justru membuat kita terlihat konyol dan aneh. Berikut adalah lima aksesori fashion paling aneh dan konyol.

1. Hiasan air mata

Perhiasan aneh ini memiliki ukuran 14mmx33mm. Aksesori air ini ditempel di bawah mata agar menyerupai lelehan air mata. Ini membuat penggunanya terlihat seolah-olah sedang menangis. Desainer Belanda Eric Klarenbeek, 29, yang merancang perhiasan ini mengaku bahwa pengguna merasa sangat puas dengan aksesori tersebut.

2. Tas yang disuntik Botox

Mauro Orietti-Carella, seorang desainer dari Milan, membuat aksesori dengan menggunakan teknik aneh. Dia menggunakan suntikan Botox pada tasnya, senyawa anti-penuaan yang populer di kalangan selebritis dan sosialita saat ini. Suntik Botox dinilai dapat memperpanjang masa ketahanan tas. Mauro adalah perancang aksesori yang populer di kalangan selebriti seperti Jennifer Lopez, Madonna, Kylie Minogue, dan Cindy Crawford.

3. Tas TV

Bag TV adalah sebuah tas tangan yang ditempeli LCD TV 7 inci. Ada 7 warna berbeda yang bisa Anda pilih. Pengguna juga dapat memutar file MP3, DVD, musik atau gambar pada TV. Sementara itu, baterai TV bisa bertahan sekitar dua setengah jam. Tas ini adalah konsep paling baru di dunia fashion.

4. Puting plastik

Puting plastik adalah salah satu aksesori paling aneh dan konyol yang bisa kita temukan di Amerika dan Jepang. Aksesori ini digunakan untuk memperjelas bentuk puting saat pengguna memakai pakaian ketat. Percaya atau tidak, aksesori ini sangat populer di kalangan dewasa muda Jepang dan Amerika.

5. Stocking untuk pria

Mantyhose adalah produk stocking yang dikhususkan bagi pria. Stocking ini memiliki beragam motif dan warna yang kabarnya dapat membuat pria terlihat lebih jantan. Namun, benarkah jika pria yang memakai stocking itu terlihat jantan? Atau malah sebaliknya?

Kabur dari rumah, gadis Bali berulangkali dicabuli kekasih

Katakepo.blogspot.com - Polisi membekuk pria yang diduga sebagai pelaku pencabulan gadis belia di rumah kosnya di Jalan Pantai Sindhu, Denpasar, setelah mendapat laporan dari orang tua korban.

"Saat kami periksa, pelaku melakukan pencabulan itu berulang kali," kata Kepala Unit Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Denpasar Selatan Ajun Komisaris I Gusti Ngurah Yudistira di Denpasar, Senin (23/9).

Menurut dia, dalam keterangannya di Mapolsek Denpasar Selatan, pelaku berinisial KK berusia 18 tahun melakukan perbuatan itu terhadap KS didasari perasaan suka sama suka.

"Pelaku mengaku berpacaran selama kurang lebih satu bulan," kata Yudistira.

Namun sejak korban meninggalkan rumah, Senin (16/9) lalu, orang tua korban kebingungan sehingga langsung melapor ke Mapolsek Denpasar Selatan.

"Orang tua korban mengaku bahwa anaknya memang dekat dengan tersangka," katanya.

Berdasarkan laporan itu, polisi menangkap tersangka di rumah kosnya di kawasan objek wisata Pantai Sanur itu.

Kepada wartawan yang menemui di Mapolsek Denpasar Selatan, tersangka mengungkapkan bahwa korban tidak betah tinggal di rumahnya karena kedua orang tuanya sering bertengkar.

Polisi sudah mengembalikan korban ke rumah orang tuanya, sedangkan tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman tiga hingga 15 tahun penjara dan denda Rp60 juta hingga Rp300 juta.

Mampukah Fairfax Financial selamatkan BlackBerry?

Katakepo.blogspot.com - Kabar mengejutkan keluar dari Waterloo saat BlackBerry dipastikan akan dibeli oleh Fairfax Financial seharga USD 4,7 miliar. Dengan hal ini, akankah BlackBerry bisa diselamatkan?
Seperti yang dilansir oleh CrackBerry (23/9), dengan dibelinya BlackBerry oleh Fairfax Financial, maka BlackBerry akan menjadi perusahaan privat. Dalam kata lain, BlackBerry tak akan menjual sahamnya secara bebas di pasar modal.
Dalam banyak hal, sebenarnya langkah ini merupakan hal yang tepat. Sebagai contoh, BlackBerry tak harus secara rutin melaporkan neraca keuangannya ke hadapan publik.
Padahal, selama ini publik mengetahui kebangkrutan BlackBerry dari berbagai laporan keuangannya yang terus menurun. Dengan ditutupnya laporan ini, maka BlackBerry pun tak harus 'berkoar' saat mereka mencatat kerugian besar lagi.
Selain itu, pemberitaan seputar perusahaan juga bisa dikendalikan sedemikian rupa. BlackBerry pun bisa membangun citra perusahaan yang terus memburuk di mata media dan publik.
Selain itu, dengan tertutupnya kondisi perusahaan, maka pelanggan pun tak akan terganggu psikologisnya. Dengan begitu, mereka bisa diatur untuk tetap menggunakan produk dari BlackBerry.
Yang kemudian jadi pertanyaan, mampukah hal ini menyelamatkan BlackBerry?

Akhir tahun, beli premium wajib pakai kartu debit

Katakepo.blogspot.com - Muncul ide baru untuk mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan memperoleh usulan yakni menerapkan transaksi non-tunai, terutama menggunakan kartu debit, dalam pembelian premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKF Bambang Brodjonegoro mengatakan, penerapan transaksi non-tunai, akibat lambatnya pemasangan alat RFID yang sedianya buat memantau konsumsi BBM bersubsidi.
"RFID mungkin jalan tapi enggak secepat yang seharusnya, lebih ke transaksi non-tunai. Jadi kalau beli bensin enggak pakai tunai lagi, pakai kartu, ya debit saja. Jadi ada data yang bisa identifikasi siapa yang beli bensin di luar kewajaran," ujarnya selepas rapat koordinasi di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (24/9).
Untuk itu, setiap SPBU diminta memiliki alat transaksi, minimal pembaca kartu debit. Dengan pembelian premium melalui kartu perbankan, Bambang yakin pemerintah lebih mudah mengawasi konsumsi BBM.
"SPBU sekarang semua harus ada (alat debit), dia kan unit bisnis, transaksi ke banknya mudah. Jadi untuk keperluan customer ditambah. Informasi tinggal diliat SPBU-nya apa, siapa yang beli, transaksinya berapa. Jadi kalau suatu saat ada pembatasan bisa dilihat dari situ," paparnya.
Kemenkeu menyadari, RFID akan lebih optimal memantau mobil pribadi yang membeli BBM subsidi. Tapi karena permasalahan PT INTI yang terpukul dalam impor alat itu karena pelemahan Rupiah, pemerintah maklum.
Selain itu, pemasangan RFID juga lebih sulit karena harus menyiapkan SPBU. Karenanya, ide transaksi menggunakan kartu debit dipercaya akan lebih mudah dieksekusi, maksimal akhir tahun ini.
"Kita apresiasi ada ide transaksi non-tunai. Tapi yang penting apa followupnya, bukan hanya transaksinya tanpa uang cash, tapi pelanggaran masih ada. Harus ada follow up," kata Bambang.