Saturday, October 12, 2013

Karya Memukau... "Shadow City" yang Bergerak Ikuti Jam Matahari

Katakepo.blogspot.com - Izabela Boloz, desainer asal Polandia membuat karya seni instalasi berupa potongan-potongan papan di sisi danau Sortedams Sø, di pusat distrik Østerbro, Kopenhagen. 
Ketika terkena sinar matahari, papan-papan ini akan membentuk bayangan berbentuk gedung-gedung pencakar langit, kapal, perahu, burung, dan ikan. Setiap gambar ditempatkan pada lembaran plastik secara horizontal di sisi danau tersebut.
 
Bayangan jatuh di dinding hijau sepanjang 100 meter. Bayangan ini akan berubah seiring "pergerakan" matahari. Menggunakan prinsip yang sama seperti prinsip jam matahari, instalasi ini berhasil menciptakan karya dinamis dan unik di salah satu pojok kota.
 
"Shadow City (Kota Bayangan) menjadi hidup dengan terbitnya sinar matahari dan sepanjang hari, bayangan ini berpindah tempat di dinding," ujar Boloz menjelaskan karyanya, seperti dikutip dalam Dezeen.
 
Menurut Boloz, hasil karyanya yang berubah menurut arah sorot sinar matahari ini tampak begitu menyenangkan. Siapa sangka, karya seni unik ini ternyata terinspirasi dari sejarang panjang Kopenhagen.
 
Instalasi ini mengenalkan elemen kejutan dan intrik, mengundang para pejalan kaki dan orang-orang yag melewatinya untuk mengobservasi perubahan detil di lingkungan sekitarnya. Para penduduk Kopenhagen melintasi jembatan pejalan kaki menuju sekolah, pekerjaan, atau mencari hiburan. Mereka akan melihat citra kota (bayangan) ini pelan-pelan menjelajahi dinding, berubah setiap jam dan setiap musim.
 
Instalasi sebanyak 52 gambar-gambar unik ini akan menempati dinding di danau Sortedams Sø hingga musim gugur 2014 mendatang. Selama itu pula, penduduk Kopenhagen dan penduduk dunia akan menyaksikan kekaguman Boloz pada berlalunya waktu. 
 

Ingin Hidup Nyaman? Hindari Warna-warna ini!

Katakepo.blogspot.com - Memilih warna dan mengaplikasikannya pada interior rumah ternyata merupakan kegiatan berisiko. Meski risiko ini tidak sefatal kesalahan konstruksi, kesalahan memilih warna bisa membuat penghuninya tidak nyaman.

Berikut ini tiga warna yang sebaiknya Anda hindari:

Warna-warna ini merupakan warna yang relatif "sulit" bagi para pemula; krem tua (putty beige), abu-abu, dan hitam. Sebenarnya, ketiga warna tersebut bisa menjadi warna aksen yang menarik di tangan desainer atau ahli pewarnaan interior. Sayangnya, mata yang belum terlatih belum tentu mampu membuat warna-warna ini "berbicara" di dalam rumah.


Penggunaan warna putty beige  bisa "memberatkan" sebuah ruangan. Namun, di saat yang sama, warna tersebut juga bisa tampil terlalu lembut untuk dijadikan aksen. Padahal, Anda perlu warna yang bisa "berbicara" jika Anda ingin menggunakan warna tersebut sebagai warna aksen dan menggunakan warna lebih lembut sebagai warna utama. Selain itu, putty beige juga cenderung kusam. Apalagi, jika Anda sandingkan warna tersebut dengan warna putih.
Berbeda dengan warna krem, kedua warna berikut ini tidak mungkin tampil terlalu lembut untuk dijadikan aksen. Kedua warna ini adalah abu-abu dan hitam.

Warna abu-abu bisa menjadi warna menarik jika ditempatkan sebagai latar lukisan atau karya seni. Nuansa gelapnya cenderung menonjolkan karya seni tersebut. Selain itu, warna abu-abu dapat tampil prima pada ruangan penuh cahaya dan berukuran besar.

Hanya, perbedaan warna matahari sepanjang hari membuat warna dinding pun tampak sedikit berbeda. Jika Anda menyukai dinding berwarna abu-abu di pagi hari, belum tentu Anda menyukainya di sore hari.
Warna terakhir yang sebaiknya Anda hindari adalah warna hitam. Sama seperti warna abu-abu, hitam mampu tampil cantik di tangan desainer yang tepat. Warna hitam bisa menjadi aksen menarik jika disandingkan dengan warna putih. Sebaliknya, warna hitam juga bisa membuat rumah Anda tidak hanya tampak kusam, bahkan terkesan gelap dan menyeramkan.

Tanda-tanda Perlu Ganti Produk Kosmetik

Katakepo.blogspot.com - Hanya karena Anda sudah memakai produk perawatan kulit yang sama selama bertahun-tahun dan memang cocok, bukan berarti produk tersebut akan selalu tepat. Ada kondisi tertentu yang membuat Anda perlu mengganti produk perawatan kulit.

Menurut Dr.Harold Lancer, dermatologis, ada beberapa alasan mengapa kita tak bisa terus-menerus menggunakan produk kosmetik yang sama.

1. Perubahan musim
Faktor ini menjadi penting jika Anda ingin bepergian ke negara empat musim. Bukan hanya pakaian yang disesuaikan, kosmetik pun demikian. "Kulit akan lebih kering di musim dingin, karena itu pastikan Anda memakai produk pembersih wajah yang tepat," kata Lancer.

2. Sudah kedaluwarsa
Jika Anda tak mau mengonsumsi makanan yang sudah kedaluwarsa, maka seharusnya aturan tersebut juga berlaku untuk produk kosmetik. "Cobalah untuk mengecek tanggal kedaluwarsa produk kosmetik Anda. Beberapa mungkin lebih tua dari yang disadari," kata Lancer.

Meski mungkin Anda tidak langsung mengalami efek samping berbahaya dari produk tersebut, tetapi produk kosmetik yang sudah berusia dua tahun biasanya sudah tidak efektif lagi. Karena itu gantilah produk "basi" dengan produk yang lebih aman dan efektif.

3. Iritasi
Jika Anda mendapati kulit selalu merah atau jerawat yang tidak biasa, besar kemungkinan Anda mengalami alergi pada produk kosmetik yang dipakai. "Beberapa reaksi alergi tak terlalu kentara dan hanya muncul di satu area kulit wajah saja," kata Lancer. Jika tampak tanda-tanda kulit iritasi segera ganti produk kosmetik Anda dan perhatikan ada tidaknya perbaikan.

4. Sudah waktunya memakai produk anti-aging
Meski Anda belum mau mengakuinya, tetapi pada satu titik Anda perlu memakai produk yang tepat untuk mencegah munculnya tanda-tanda penuaan. Jika di usia Anda yang sudah hampir kepala tiga ini masih setia pada kosmetik sejak masa kuliah, ini saatnya untuk mengganti produk yang tepat.

5. Kulit kusam atau warna tidak rata
Kulit yang cerah bersinar merupakan tanda perawatan kulit yang Anda lakukan bekerja efektif. Tetapi jika wajah Anda tidak secerah sebelumnya, mungkin Anda memang perlu memakai sesuatu yang baru.

"Kulit akan memberitahu kita apakah produk yang dipakai efektif atau tidak. Gantilah produk yang mempercepat pergantian sel, meningkatkan level oksigen dan membantu kulit lebih cerah," sarannya.

Menunda Renovasi Rumah Bisa Berakibat Fatal!

Katakepo.blogspot.com - Menunda perbaikan beberapa fitur di dalam rumah tampak wajar. Hal ini bisa terjadi karena belum tersedianya biaya atau waktu pemilik rumah. Sayangnya, selama Anda menunda perbaikan rumah, ada bahaya yang mengintai keluarga Anda. Menunda renovasi bisa berakibat fatal dan membuat Anda mengeluarkan lebih banyak uang.

Berikut ini beberapa perbaikan yang sebaiknya Anda lakukan sesegera mungkin.

Pertama, masalah atap termasuk plafon, kuda-kuda, dan genting. Panggillah tenaga ahli ketika Anda melihat adanya kebocoran dalam rumah. Anda tidak harus mengganti seluruh atap seketika itu juga. Hal pertama yang bisa Anda minta pada tenaga ahli tersebut adalah menaksir kerusakan dan tindakan untuk mengatasinya.

Kedua, jika angin mampu keluar-masuk jendela dan pintu rumah meski sudah ditutup rapat, maka sebaiknya Anda segera membetulkannya. Angin dapat masuk kemungkinan karena ada kerusakan pada badan pintu atau jendela. Hal ini tentu merusak pemandangan. Selain itu, jendela atau pintu yang dapat meloloskan udara dengan mudah akan memboroskan konsumsi energi pada pendingin ruangan di area tersebut.

Ketiga, masalah air. Ada beberapa masalah yang terhubung dengan air. Pertama, mampetnya saluran pembuangan air hujan. Kedua, masalah kebocoran air ledeng dan toilet. Untuk masalah pertama, pastikan Anda mengeruk atau membersihkan saluran pembuangan air secara berkala. Saluran yang mampat berpotensi membuat rumah dan lingkungan Anda banjir di musim hujan.

Sementara itu, kebocoran ledeng (terutama saluran air bersih Perusahaan Air Minum) membuat Anda harus menghabiskan banyak uang pada air yang tidak Anda gunakan. Kebocoran di atas permukaan tanah bisa dicek sendiri. Sementara itu, kebocoran pada ledeng dalam tanah bisa Anda monitor dari tagihan air setiap bulan. Jika semakin lama semakin banyak tanpa Anda gunakan, maka kemungkinan besar Anda mengalami kebocoran tersembunyi.

Keempat, masalah listrik. Selalu meminta bantuan profesional untuk mengurusi masalah ini. Anda juga dihimbau agar tidak memasang atau bahkan "mencuri" listrik. Instalasi tidak sempurna akan berakhir pada bencana. Bahaya tersengat listrik dan percikan api akan merugikan Anda sendiri.

Air Terjun di Lombok, Tempat Mandinya Dewi Anjani

Katakepo.blogspot.com - SEORANG rekan memberi nasihat. Kalau Anda mau awet muda, mandilah di air terjun Benang Setukel. Kalau rambut Anda tidak ingin rontok dan ubanan, mandilah di air terjun Benang Kelambu. Alasan sang teman, di air terjun itulah Dewi Anjani, Sang Ratu Penguasa Gunung Rinjani, mandi dan membasuh rambutnya yang ikal dan panjang sehingga nyaris menyentuh bumi.

Celoteh rekan itu umum terdengar sebagai trik untuk memasarkan dua lokasi air terjun di Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Keliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), atau sekitar 33 kilometer arah timur Kota Mataram, ibu kota NTB.

Untuk menuju ke sana, Anda bisa menempuh dengan sepeda motor atau mobil ke Desa Teratak. Dari desa ini, ambil arah kiri (utara). Sebagian jalan tengah dalam perbaikan menggunakan aspal hotmix. Meskipun ramai dikunjungi saat hari libur, obyek wisata ini tak bisa digunakan untuk menginap. Hal ini karena belum ada fasilitas dan akomodasi yang tersedia.

Benang Setukel terdiri atas dua air terjun yang berderet. Airnya yang meluncur dari ketinggian 30 meter terlihat bagaikan segumpal benang (setukel) yang jatuh ke kolam dangkal, terbentuk secara alami. Air seperti tumpah dari kawasan hutan lindung Gunung Rinjani yang ketinggiannya 3.726 meter di atas permukaan laut.

Air terjun Benang Kelambu terdiri atas dua kelompok. Di kelompok pertama terdapat dua air terjun dan di kelompok kedua terdapat empat air terjun. Lokasi air terjun ini berada sekitar 500 meter di atas air terjun Benang Setukel. Namun, uniknya, air terjun Benang Kelambu ini tak langsung jatuh ke bawah, tetapi mengalir melalui bebatuan yang berbentuk ceper dan tersusun, kemudian merambat melalui semak-semak belukar di dinding air terjun.

Saat air jatuh dari semak-semak belukar tersebut, percikannya membentuk bentangan tirai putih bagaikan benang kelambu. Oleh sebab itu, masyarakat menjulukinya sebagai air terjun Benang Kelambu. Air yang jatuh seperti ”dihalangi” bebatuan dan semak-semak belukar. Akibatnya, jika berada di bawah air terjun ini, Anda tak bakal dihantam seperti gulungan air jatuh, tetapi seperti diguyur air hujan.

Setibanya di areal parkir obyek wisata ini, Anda harus berjalan kaki 500 meter menuju lokasi. Perjalanan ke sana tak membahayakan. Sebab, di beberapa tempat, jalannya dilengkapi dengan tangga beton. Namun, bagi yang tak terbiasa berjalan menapak tangga, jalan menuju Benang Setukel pasti akan membuat Anda ngos-ngosan dan berkeringat.

Perlu diakui, jalan yang agak berat adalah saat menuju air terjun Benang Kelambu. Rutenya bisa melalui lokasi air terjun Benang Setukel dengan tanah terjal, berliku, dan melalui jalan setapak. Pengunjung harus berhati-hati karena bisa tergelincir jika tak hati-hati berjalan.

Salah satu pemandangan yang bisa dilihat saat berjalan menuju air terjun itu adalah pengunjung bisa melihat sebagian lahan yang digunakan untuk berkebun cokelat dan kopi.

Setelah berjalan sekitar 30 menit, Anda baru akan tiba di lokasi air terjun. Meskipun lelah, Anda akan disambut cericit unggas yang bersahutan di hutan, dan udara yang sejuk membuat rasa lelah itu hilang seketika.