Katakepo.blogspot.com - Dalam acara peluncuran reklame capres cawapres Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo
bakal menggenjot popularitas dan elektabilitas partai dengan
memperbanyak acara yang berisi nilai-nilai kebangsaan di media MNC yang
dimilikinya. Dia mengatakan, nilai-nilai kebangsaan yang akan dimasukkan
dalam acara televisi itu sejalan dengan pembangunan nilai kebangsaan
bangsa Indonesia.
"Mulai hari ini acara kebangsaan di RCTI sebanyak empat kali yang semula dua kali. Ini untuk mendapatkan simpati rakyat dan ini akan diikuti melalui tv yang lainnya," kata Hary Tanoe yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura 2014 di Kantor DPP Partai Hanura, Jalan Tanjung Karang No.7 Jakarta Pusat, Senin (14/10).
Di lokasi sama, Wakil Bapilu Hanura Arya Sinulingga menerangkan acara kebangsaan yang dimaksud Hary Tanoe dalam sambutannya dalam bentuk kuis. Dalam acara kuis itu, menurut Arya, dimasukkan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan nilai kebangsaan Indonesia.
Arya yang juga Sekretaris Koorporat MNC mengakui acara serupa yang sudah ada di RCTI akan diperbanyak ke televisi grup MNC yang lainnya. Acara kuis itu, menurut Arya, tidak melanggar aturan kepemiluan. Dia menilai acara kuis kebangsaan yang dimaksud sama seperti acara kuis dan iklan partai politik yang ditayangkan stasiun televisi lainnya.
"Acaranya sama dengan kuis yang lain. Apa bedanya dengan iklan? Kuis kan juga boleh. Tapi isinya nilai-nilai kebangsaan terutama tentang nilai-nilai kebangsaan Indonesia masa lalu sampai saat ini," kata Arya.
"Mulai hari ini acara kebangsaan di RCTI sebanyak empat kali yang semula dua kali. Ini untuk mendapatkan simpati rakyat dan ini akan diikuti melalui tv yang lainnya," kata Hary Tanoe yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura 2014 di Kantor DPP Partai Hanura, Jalan Tanjung Karang No.7 Jakarta Pusat, Senin (14/10).
Di lokasi sama, Wakil Bapilu Hanura Arya Sinulingga menerangkan acara kebangsaan yang dimaksud Hary Tanoe dalam sambutannya dalam bentuk kuis. Dalam acara kuis itu, menurut Arya, dimasukkan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan nilai kebangsaan Indonesia.
Arya yang juga Sekretaris Koorporat MNC mengakui acara serupa yang sudah ada di RCTI akan diperbanyak ke televisi grup MNC yang lainnya. Acara kuis itu, menurut Arya, tidak melanggar aturan kepemiluan. Dia menilai acara kuis kebangsaan yang dimaksud sama seperti acara kuis dan iklan partai politik yang ditayangkan stasiun televisi lainnya.
"Acaranya sama dengan kuis yang lain. Apa bedanya dengan iklan? Kuis kan juga boleh. Tapi isinya nilai-nilai kebangsaan terutama tentang nilai-nilai kebangsaan Indonesia masa lalu sampai saat ini," kata Arya.








