Friday, October 18, 2013

Olahraga mampu 'melindungi' indra penciuman

Katakepo.blogspot.com - Olahraga bukan cuma menyehatkan tubuh, tetapi juga menurunkan risiko kehilangan penciuman pada lansia, demikian menurut penelitian terbaru.
Di dalam penelitian yang melibatkan 1.600 responden berusia 53-97 tahun tersebut, para ahli memantau kondisi lansia selama 10 tahun. Mereka melakukan tes terhadap indra penciuman dengan meminta responden membaui aroma cokelat dan kopi serta aktivitas fisik yang dilakukan.
Hasilnya, sebanyak 28 persen dari responden mengalami penurunan ketajaman penciuman. Hal itu ternyata dipengaruhi oleh olahraga yang dilakukan.
"Lansia yang olahraga seminggu sekali mampu menurunkan risiko penurunan ketajaman indra penciuman," papar peneliti, seperti yang dilansir dari Live Science.
Penciuman termasuk indra penting yang sebaiknya tetap dijaga. Sebab indra ini membantu manusia dalam mendeteksi senyawa beracun dan menikmati makanan.
Tidak jelas kenapa olahraga bisa melindungi indra penciuman para lansia. Namun peneliti menduga kalau aktivitas fisik menyehatkan tubuh sekaligus fungsi otak yang merupakan kontrol pusat dari segala organ dan indra penting.
Hasil penelitian lantas dilaporkan dalam JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery.

Kesan Pertama Menjajal Oppo N1

Katakepo.blogspot.com - Oppo kembali menggebrak pasar Indonesia. Vendor ponsel pintar asal China ini baru saja merilis ponsel jumbo perdananya, Oppo N1.

Kesan pertama saat menggenggam Oppo N1, konstruksinya terasa kokoh, meski bagian cangkangnya terbuat dari plastik. Bagian tersebut terasa sangat solid. Bagian body-nya dipercantik dengan frame atau rangka berbahan aluminium.



Oppo N1
Perangkat ini memang terlihat sangat besar. Wajar saja, produk baru tersebut memiliki bentang layar 5,9 inci. Secara detil, produk ini memiliki dimensi 170,7 x 82,6 x 9 mm.

Dengan ukuran seperti ini, sangat sulit untuk mengoperasikan perangkat dengan menggunakan satu tangan. Sangat sulit untuk meraih ujung layar dengan menggunakan satu jempol jari tangan. Disarankan menggunakan dua tangan untuk mengoperasikan perangkat tersebut.


Sulit mengoperasikan perangkat ini dengan satu jari saja
Di sisi atas ponsel terdapat kamera yang dapat diputar hingga 206 derajat. Di samping kanan ada tombol pengatur volume dan tombol power. Lalu, di samping kiri, terdapat slot kartu microSIM. Di bagian bawah ada slot jack 3,5 mm, port pengisi daya, dan speaker.

Di bagian belakang, terdapat area touchpad yang dibatasi dengan gambar kotak. Touchpad yang disebut O-Touch ini bisa mengenali sentuhan serta gesture yang dilakukan oleh jari tangan. Fitur ini sangat berguna untuk mengambil gambar, browsing, membaca, dan mendengarkan musik.


Bagian belakang Oppo N1
Layar 5,9 inci pada Oppo N1 mampu menampilkan kontras dan warna yang cukup baik, lantaran layar ini memakai jenis IPS dengan resolusi 1080 x 1920 pixel dan kerapatan 377 pixel per inci.

Dari sisi komponen hardware, N1 menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 600 kecepatan 1,7 GHz jenis quad-core dan RAM 2 GB. Dengan kombinasi prosesor seperti ini, perangkat tersebut mampu secara gegas membuka aplikasi, browsing internet, dan beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lain.


Bagian atas Oppo N1 dilengkapi dengan kamera putar
KompasTekno mencoba menjalankan game dengan kualitas grafis yang cukup tinggi, Beach Buggy, di Oppo N1. Hasilnya, perangkat ini dapat menjalankannya dengan baik, tanpa adanya lag.

Oppo N1 berjalan di sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean yang dipercantik dengan tampilan antarmuka buatan Oppo sendiri, Color OS.

Tidak hanya mempercantik, Color OS juga hadir dengan berbagai fitur yang dapat memudahkan pengguna mengoperasikan perangkat ini. Contohnya, hanya dengan membuat gerakan tertentu di layar dengan jari, pengguna bisa menyalakan ponsel ini, kamera, dan beberapa aplikasi. Pengguna juga dapat melakukan beberapa gesture sederhana untuk mengatur volume dan mengambil screenshot pada layar.

Vendor China Rilis Ponsel Quad HD Pertama Dunia

Katakepo.blogspot.com - Vendor ponsel pintar asal China terus unjuk gigi. Perusahaan-perusahaan asal Negeri Tirai Bambu ini terus merilis ponsel yang dipersenjatai dengan spesifikasi tinggi yang dilengkapi dengan fitur tidak biasa.

Salah satunya adalah perusahaan bernama Vivo. Vendor ini baru saja mengumumkan ponsel pintar pertama di dunia yang dipersenjatai dengan layar beresolusi Quad HD 2560 x 1440 piksel. Produk yang dinamakan Vivo Xplay 3S ini merupakan ponsel dengan resolusi Quad HD pertama di dunia.

Resolusi tersebut mengungguli resolusi yang dimiliki oleh iPad Retina Display. Sebagai perbandingan, iPad Retina Display mendukung resolusi 2048 x 1536 piksel.

Namun, Vivo tidak mengumumkan ukuran layar yang diusung oleh Vivo Xplay 3S. Situs teknologi Engadget, Jumat (18/10/2013), menduga bahwa Vivo menggunakan panel layar Quad HD yang baru saja diumumkan oleh LG. Jika benar menggunakan panel layar tersebut, seharusnya Xplay 3S memiliki bentang layar 5,5 inci dengan tingkat kerapatan 538 pixel per inci (ppi).

Vivo belum mengumumkan secara detil spesifikasi hardware dari perangkat ini. Namun, seperti dikutip dari Mashable, mereka telah membeberkan bahwa produk ini menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 800 MSM8974AB. Artinya, perangkat ini sudah mendukung jaringan LTE milik China, TD-LTE.

Secara teori, mata manusia sebenarnya hanya melihat rincian piksel dalam layar pada tingkat kerapatan 300 ppi. Jika ingin melihat piksel pada layar dengan tingkat kerapatan lebih dari 300 ppi, mata manusia harus berjarak sangat dekat dengan layar.

Kemudian, mengapa Vivo mau merilis layar dengan tingkat kerapatan sangat tinggi? Belum ada penjelasan dari pihak Vivo mengenai hal tersebut. Namun, kemungkinan Vivo ingin menunjukkan bahwa perusahaan asal China mampu unggul secara teknologi dari perusahaan asal Barat sekalipun.

5,4 Juta Ibu Rumah Tangga Indonesia Rajin Online

Katakepo.blogspot.com - Menurut MarkPlus, pengguna yang menghabiskan waktu lebih dari 3 jam per hari di internet disebut sebagai Netizen. Jumlahnya, di Indonesia, telah mencapai sekitar 32 juta jiwa (dari total 74 juta jiwa pengguna internet).

Indonesia Netizen Survey 2013, yang diadakan Marketeers bersama MarkPlus Insight, melakukan penelitian pada pengguna Internet di 10 kota urban Indonesia. Dalam keterangannya, MarkPlus mengungkapkan salah satu hasil survei itu. Misalnya, bahwa kalangan ibu rumah tangga saat ini semakin banyak yang rajin menggunakan internet.

Dari hasil survei itu, diperkirakan sebanyak 17 persen netizen merupakan ibu rumah tangga. Kurang lebih, angka itu menunjukkan adanya 5,4 juta ibu rumah tangga di Indonesia yang setiap harinya menggunakan internet lebih dari 3 jam.

Selain itu, para Netizen juga bisa dilihat berdasarkan perilaku atau kebiasaannya di internet. Mulai dari penggemar chatting lewat aplikasi messenger, yang sekadar komentator hingga yang memang memiliki kontribusi konten online.

Paparan lebih rinci mengenai hasil survei tersebut, akan dilakukan dalam Jakarta Marketeers Dinner Seminar di Four Seasons Hotel, 28 Oktober 2013.

Seminar itu akan menghadirkan Waizly Darwin (Chief Executive, Marketeers) bersama Levina Yulianti (Chief Operations, MarkPlus Insight). Seminar itu bersifat gratis bagi anggota Marketeers Club, non-member akan dikenai biaya masuk.

Perjalanan Hidup Sang Jenius

Katakepo.blogspot.com - Lahir pada tanggal 24 februari 1955. orang tuanya menyerahkan pengasuhan steve jobs pada oranglain. kemudian jobs memiliki dua saudara nonbiologis, paul dan clara jobs. Mereka yang akrab dengan gadget dan peralatan komputer tablet jelas terkejut dengan meninggalnya CEO papan atas sekaligus pendiri Apple, Steve Jobs. Meski kematian tinggal menunggu waktu, apalagi setelah Jobs divonis terkena kanker pankreas, tetap saja kematian tokoh yang telah berhasil "mengubah wajah dunia" dengan berbagai peralatan elektronik temuannya itu dipandang sebagai sesuatu yang mengejutkan. Meski sudah sangat terkenal karena berhasil membangkitkan Apple yang sudah redup, pribadi Jobs tetap tertutup dan tidak dikenal banyak orang. Saat-saat terakhir saja publik mengetahui bahwa Jobs sebenarnya seorang keturunan imigran asal Suriah, yang sejak kecil sudah di bawah pengasuhan orang lain yang bukan orangtua kandungnya. Dalam hal pendidikan, Jobs juga kurang berhasil karena hanya drop out dari sebuah perguruan tinggi. Tetapi penemuannya yang fenomenal seperti iPhone, iMac, iPod, dan iPad, publik akan mengenang Jobs sebagai "the great inventor" abad 21. (PEP)