Monday, October 21, 2013

Guru dipecat setelah bagikan kondom dan miras pada murid


Katakepo.blogspot.com - Seorang guru di Kota Miami, Amerika Serikat dinyatakan bersalah dan dipecat sebab membagikan minuman beralkohol dan kondom pada muridnya. Ini terjadi tahun lalu setelah pesta perpisahan angkatan akhir sekolah itu.
Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Jumat (18/10), kelakuan Isabel Diaz Almaraz benar-benar memprihatinkan. Pada September tahun lalu dia terbukti menyewa kamar hotel untuk pesta seks dengan para siswanya kemudian membagi-bagikan kondom dan minuman beralkohol itu.
Orang tua murid segera melapor pada pihak sekolah dan membuat guru ini dipecat secara tidak hormat dan tidak mendapat pesangon. Kelakuannya tercium saat seorang siswanya mengunggah foto kondom itu di situs jejaring sosial Instagram dan menyebut nama perempuan itu. "Terima kasih ibu D," siswa itu menuliskan di akun pribadinya.
Guru tari ini sudah mengajar di sekolah itu sejak 2009. Jaksa pembela Diaz, Mark Herdman, mengatakan hal ini kesalahan. "Ini bukan akhir karirnya. Sekolah itu berbuat kesalahan jika memecat Diaz," Ujar Herdman

Warga Malaysia sangat tidak bahagia

Katakepo.blogspot.com - Pekan lalu Laporan Tingkat Kebahagiaan Warga Dunia menyatakan Malaysia berada di urutan ke-56 dari 156 negara yang warganya dinilai tidak bahagia.

Situs malaysia-chronicle.com melaporkan, Sabtu (19/10), setelah merdeka selama 56 tahun ternyata mayoritas warga Malaysia masih merasa sangat tidak bahagia dan sering tidak puas.

Laporan yang dirilis dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu merupakan hasil dari resolusi Majelis Umum PBB yang menganjurkan setiap negara mengukur tingkat kebahagiaan warganya guna menjalankan kebijakan publik.

Negara berkembang lain seperti Thailand dan Trinidad & Tobago yang lebih miskin dari Malaysia, ternyata peringkatnya masih lebih baik ketimbang Negeri Jiran itu.

Laporan itu menunjukkan koalisi Barisan Nasional di Malaysia tidak berhasil menjalankan pemerintahan dengan baik meski mereka kerap mengklaim berhasil membangun negara.

Salah satu yang menjadi penyebab warga Malaysia tidak bahagia antara lain adalah korupsi. Selama ini korupsi telah merasuki semua lini kehidupan warga Malaysia, selain masalah yang ditimbulkan akibat perbedaan etnis antara Melayu, India, dan China.

Selain itu pengekangan informasi dan kebebasan berpendapat di Malaysia juga membuat warga menjadi tidak bahagia.

Di zaman perkembangan media sosial dan teknologi sedemikian cepat pemerintah Malaysia justru melarang warga mengekspresikan kebebasan berpendapat.

Besi kasar dan nikel Indonesia siap kuasai Brasil, Turki, India

Katakepo.blogspot.com - Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ekspor, PT Indeoffero mendapat aliran kredit dari PT Indonesia Eximbank. Pinjaman dana segar itu bakal digunakan untuk membangun smelter yang akan memproduksi Pig Iron atau besi kasar.
Direktur Pengembangan Indoffero Jonatan Handoyo mengatakan, smelter miliknya bisa memproduksi satu juta ton Pig Iron atau besi kasar per tahun. Pabrik smelter dibangun untuk memenuhi tuntutan pemerintah yang mewajibkan ekspor dalam bentuk jadi bukan lagi bahan mentah.
"Kita per tahun mampu memproduksi pig iron 1 juta ton. Hasil olahan kita ekspor ke berbagai negara," ujar Handoyo di pabriknya di Cilegon, Banten, seperti dikutip Minggu (20/10).
Selain memproduksi pig iron, pihaknya juga memproduksi Nikel Pig Iron sebanyak 250.000 ton per tahun. Semua bahan baku berasal dari Sulawesi. Pembuatan nikel ini dengan mencampur tanah lihat dengan kapur kemudian dikelola dengan teknologi dan dibakar sehingga menghasilkan nikel.
"Pig Iron yang dihasilkan diekspor ke Brasil, Taiwan, Jepang Turki, India, Korea Selatan dan China. Ekspor terbesar ke Taiwan. Dengan penjualan hampir USD 80 juta untuk pig iron," katanya.
Untuk komposisi penjualan, ekspor ke Taiwan mencapai 125 ribu ton per tahun. Jumlah ekspor ini belum mencukupi kebutuhan Taiwan secara keseluruhan. Menurut Handoyo total ekspor ke Taiwan saat ini baru mencukupi 60 persen dari permintaan.

Jelang 2014, presiden & menteri urus negara dengan 'wajah ganda'

Katakepo.blogspot.com - Menurut Direktur Pol-Tracking Institute Hanta Yuda menilai, dari data survei yang dilakukan pada September lalu persepsi publik tidak puas dengan kinerja pemerintah mencapai 51,5 persen. Dari angka itu 51,5 persen itu rinciannya, 41,5 persen merasa tidak puas, 10 persen sangat tidak puas, dan sisanya 8 persen tidak tahu.

"Ketidakpuasan itu bisa jadi disebabkan oleh 'wajah ganda' presiden dan para menterinya menjelang 2014, yakni berperan ganda sebagai pengurus negara sekaligus pengurus partai. Dari komposisi menteri kabinet saat ini, 55 persen berasal dari partai politik," kata Hanta.
Hal ini disampaikan dalam rilis survei "Evaluasi 4 Tahun SBY Budiono: Stagnasi Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah dan DPR" di Morrisey Serviced Apartment & Hotel, Lecture Room, Jalan. KH Wahid Hasyim No.70, Jakarta Pusat pada Minggu (20/10).

Dengan kata lain ada sebagian besar kursi menteri dari partai politik yang saat ini berada di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Adapun rinciannya menurut Hanta, 4 di antaranya ketua umum partai, PKB, PPP, PAN, dan Partai Demokrat yakni Presiden SBY yang kini menjabat ketua umum. Sedangkan 10 menteri lainnya berasal dari unsur partai.

"Dengan posisi ganda itulah konsentrasi para menteri termasuk presiden menjadi terpecah dan tidak fokus. Mementingkan urusan partai dan urusan pemerintahan atau negara," ujar Hanta.

Dari penyebab itu, wajar jika masyarakat puas dengan kinerja pemerintah. Apalagi menurut Hanta, tingkat ketidakpuasan masyakat terhadap pemerintah jelang Pemilu 2014.

Survei Pol-Tracking Instititute dilakukan dengan serempak di 33 provinsi, dengan 2010 sampel dan tingkat kesalahan kurang lebih -/+ 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sedangkan penarikan sampel menggunakan multi-stage random sampling. Pengambilan data dengan wawacara tatap muka dengan kuiseoner yang dilakukan pada 13-23 September 2013.

Sunday, October 20, 2013

9 Pola hidup inilah yang dapat memicu kanker payudara

Katakepo.blogspot.com - Kanker payudara semakin lama semakin menjadi momok yang menakutkan bagi kaum perempuan. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah penderita kanker payudara semakin meningkat setiap tahunnya. Bisa jadi hal ini disebabkan oleh gaya hidup sehari-hari yang kita lakukan.

Berikut adalah pola gaya hidup yang memicu pertumbuhan kanker yang menjadi pembunuh nomor satu bagi kaum perempuan ini.

1. Kelebihan berat badan

Pola makan yang tidak beraturan dan mengakibatkan obesitas menjadi penyebab kanker payudara kedua setelah merokok. Wanita dengan berat badan berlebih memiliki 30% resiko terkena kanker payudara lebih tinggi daripada wanita dengan berat badan normal.

2. Pil KB

Pil KB seringkali menjadi alat kontrasepsi pilihan pertama wanita yang ingin menunda kehamilan. Hormon sintetis yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pemicu kanker payudara.

3. Tidak menyusui

Jika Anda baru saja melahirkan, pastikan bahwa Anda menyusui bayi Anda setidaknya selama 6 bulan. Sebuah studi menunjukkan bahwa menyusui dapat menurunkan resiko kanker payudara di kemudian hari.

4. Menunda kehamilan

Dengan tuntutan hidup yang semakin tinggi banyak wanita yang memilih untuk menunda kehamilan hingga di atas usia 30. Seperti dilansir dari idiva.com, wanita yang memiliki anak di atas usia 30 lebih rentan terkena kanker payudara.

5. Mengonsumsi alkohol

Selain dapat memicu berbagai macam penyakit, alkohol juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

6. Merokok

Wanita yang merokok lebih beresiko tinggi terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak merokok. Hal ini disebabkan karena terdapat logam beracun dalam rokok yang disebut kadmium yang dapat menyebabkan kanker payudara.

7. Terapi hormon

Setelah menopause, wanita berhenti memproduksi hormon estrogen yang dapat menyebabkan stres, depresi, mood swing, dan penurunan libido. Oleh karena itu untuk mengendalikan hal tersebut, banyak wanita yang kemudian menggunakan obat HRT sebagai terapi hormon. Padahal hal ini dapat memicu resiko payudara.

8. Paraben

Wanita tidak bisa dilepaskan dari make up. Tapi tahukah Anda bahwa make up mengandung bahan kimia bernama paraben yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara?

9. Lembur

Bekerja begitu keras hingga sampai lembur dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara hingga 2x lipat bagi wanita berusia di atas 30 tahun.

Setiap wanita dapat beresiko terkena payudara. Oleh karena itu agar Anda terhindar dari resiko penyakit ini, ada baiknya untuk mulai menerapkan pola hidup sehat.