Monday, October 28, 2013

Jepang dan Bank Dunia Paling Rajin Utangi Indonesia

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA, Pemerintah mencatat total utang hingga akhir September 2013 mencapai Rp 2.273,76 triliun. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 15 persen dari akhir 2012 yang sebesar Rp 1.977,71 triliun.

Dari data yang dirilis oleh Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Senin (28/10/2013) diketahui, dari jumlah utang itu, 30 persen dibiayai oleh utang luar negeri. Sementara itu sisanya sebesar 69,9 persen berasal dari penerbitan surat nerharga negara dan 0,1 persen dari utang dalam negeri.

Khusus utang dari luar negeri, pemerintah mencatat total dana yang ditarik dari skema ini mencapai Rp 681,7 triliun, baik melalui bilateral, multilateral, komersial dan pinjaman dari pemasok (suppliers).

Berikut ini negara dan lembaga yang paling besar memberikan fasilitas utang ke Indonesia per akhir September 2013:

Bilateral
1. Jepang -- Rp 263,25 triliun
2. Perancis -- Rp 25,24 triliun
3. Jerman -- Rp 23,27 triliun
4. Lain-lain -- Rp 73,76 triliun

Multilateral
1. Bank Dunia -- Rp 146,77 triliun
2. ADB -- Rp 107,74 triliun
3. IDB -- Rp 6,12 triliun
4. Lainnya -- Rp 2,53 triliun

Cara Jokowi Membangun Kepercayaan

Katakepo.blogspot.com - Tak dapat dimungkiri, perubahan lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Dari ketika dijalankan, Anda bukan hanya berhadapan dengan kaum resisten, melainkan juga mereka yang bakal kalah pamor.
Ya, kalau Anda gigih dan berhasil menaklukkan resistensi, maka akan ada kelompok-kelompok lain yang menjadi terlihat “tidak bekerja”, “asal bunyi”, atau “provokator”. Seperti kata George Carlin, mereka menggenggam ayat yang bunyinya begini, “Jika engkau tak bisa menaklukkannya, buatlah orang lain membencinya.” Mereka berkampanye agar tidak percaya pada apa yang mereka lihat.
Jadi inti dari perubahan sebenarnya: Mendapatkan kepercayaan. Obat resistensi itu, pertama-tama, adalah kepercayaan. Jujur dan berani adalah satu hal. Tetapi, ini tidak cukup bila pemimpin gagal memberikan hope melalui kemenangan-kemenangan kecil pada tahun pertamanya. Diperlukan pendekatan khusus untuk mendapatkan kepercayaan. Sebab, provokator juga hanya "mati" di tangan mereka yang sangat dipercaya publik.
Mengubah resistensi itu sendiri ibarat membuka hati manusia yang terluka. Kita tak bisa “menjebol batin” mereka yang terluka untuk membersihkan nanah-nanahnya, kecuali mereka mengizinkannya. Nah, "minta izin membuka hati" ini ada caranya: terlalu lembut tidak tembus, kekerasan hanya membuat mereka jatuh ke tangan para penyamun.
Demikian juga dalam merespons para penyamun yang menghalangi perubahan, selalu ada psikologinya. Nan S Russel, dalam Psychology Today (2012), memberikan tipsnya: tetap respek, hindari komunikasi membalas dengan menyalahkan, sadar diri, jauhkan arogansi, jaga kehormatan dan go beyond yourself (utamakan kontribusi pada publik).

Diplomasi makan malam
Jauh sebelum Jokowi memimpin Jakarta, saya pernah diberitahu pendekatan yang digunakan masyarakat Tionghoa dalam mengatasi berbagai masalah. Semua urusan bisa diselesaikan di meja makan. Dan kalau perut sudah disentuh, hati manusia akan adem. Tetapi, di Tokyo, ternyata juga sama. Bahkan, pekerja-pekerja Jepang hingga larut malam masih menjinjing tas kerja dan jas hitamnya bersama atasan mereka di bar-bar di sepanjang daerah Ginza atau Shinjuku. Dalam ocehan yang terucap, mereka mengatakan, “Kita menanggung sama-sama.”
Saat diserang calo tanah dan warga yang tak mau pindah ke rumah susun yang telah disediakan (dari area waduk Ria-Rio), kita membaca, Jokowi ternyata juga melakukan cara yang sama. Prosesnya begitu cepat. Bahkan jauh lebih cepat dari yang ia lakukan di Solo saat memindahkan PKL dari tengah kota.
“Saat itu saya ajak PKL makan siang dan makan malam 54 kali,” ujarnya. “Setelah itu baru saya sampaikan bahwa mereka akan dipindah. Dan mereka diam semua. Saya katakan, kalau begitu setuju ya... dan mereka menjawab, 'Iya, Pak...'."
Ia memberikan refleksinya sebagai berikut:
Pertama, PKL adalah businessman, sama seperti yang lainnya. Mereka itu pasti berhitung untung ruginya.
Kedua, pada awalnya, setiap diundang makan malam ke Balaikota mereka tahu bahwa mereka akan digusur, karena itulah mereka datang dengan LSM dan advokat-advokat. "Karena itu, saya tak bicara apa-apa, saya hanya mengajak mereka makan malam meski mereka kecewa tak ada omong-omong," ujarnya.
Ketiga, mereka khawatir, di lokasi baru bisnis mereka akan rugi atau diperlakukan tidak adil.
Di Jakarta, saat menghadapi warga-warga yang tinggal di bawah waduk Ria Rio, Jokowi mengatakan, “Saya tak ingin berhadap-hadapan dengan rakyat, rakyat tak boleh ditindas.” Itu sebabnya, ia memilih melayani mereka di meja makan, dan mereka pulang dengan enteng. Jokowi benar, jika perubahan membutuhkan koalisi perubahan, maka berkoalisilah dengan rakyat.

Diplomasi Sentuhan
Blusukan adalah satu hal, tetapi di balik branding Jokowi itu ada diplomasi sentuhan yang luput dari perhatian para elite. Jangan lupa setelah Gen C (connected generation), kita tengah menghadapi Gen T (touch generation).
Bila mesin saja baru terlihat smart kalau disentuh, apalagi hati manusia. Rakyat yang selalu menjadi korban dalam perubahan, merindukan pemimpin-pemimpin yang tak berjarak, yang bisa mereka sentuh. Saya ingin menceritakan kejadian ini.
Suatu ketika Fadel Muhammad bercerita saat ia menemani kandidat cagub DKI dari Partai Golkar yang datang ke sebuah masjid di daerah Kwitang dengan kawalan voorijder. Pedagang di jalan harus minggir, dan cagub tersebut bertemu Habib sebentar, lalu pergi. Setelah itu datanglah cagub incumbent. Kali ini bukan hanya voorijder, melainkan juga camat, lurah, dan hansip sehingga semua PKL tak bisa berjualan. Jalan raya tiba-tiba berubah menjadi lengang dan benar-benar bersih.
Lantas bagaimana saat Jokowi datang? Ia datang tanpa pengawal, menyalami pedagang dan peziarah di sepanjang jalan sehingga agak lama baru sampai di pelataran masjid. Peziarah terkesima karena Jokowi sama seperti mereka, berpakaian seperti rakyat biasa, tak berjarak. Pemimpin yang tak berjarak menyentuh tangan dan pundak rakyatnya, sedangkan pemimpin yang berjarak justru menghindarinya. Bagi mereka, blusukan hanyalah pencitraan, bukan sentuhan hati. Padahal, di situ ada pertautan kepercayaan.
Jadi, kepercayaanlah dasar dari setiap karya perubahan. Dan, pemimpin yang pandai akan memisahkan ilalang dari padi-padi yang harus dipelihara agar menghasilkan buah. Inilah tugas penting para pembuat perubahan di tengah-tengah low trust atau bahkan a distrust society.
Maka, daripada menjegal Jokowi, mengapa tidak bergabung saja dan salami dia sebagai role model. Kalau Anda cinta perubahan, orang-orang seperti ini justru harus diberi apresiasi. Seperti kata Jim Henson, "If you can not beat them, joint them."

5 Smartphone Terbaik di 2012

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA,Tahun 2012 menjadi tahun penting dalam persaingan industri ponsel pintar. Produsen perangkat mobile menggempur pasar dengan produk tercanggihnya, tak terkecuali di Indonesia.

KompasTekno sebagai kanal teknologi dari Kompas.com, telah memberitakan kehadiran beragam ponsel pintar di Indonesia sepanjang 2012. Semua merek, dan semua sistem operasi.

Dari pengamatan itu, kami merangkum 5 produk ponsel pintar terbaik tahun 2012 di Indonesia. Apa sajakah kelima ponsel pintar itu? Berikut daftarnya:

1. Samsung Galaxy S III


Samsung gencar mempromosikan Galaxy S III di Indonesia. Alhasil, kedatangannya pun disambut hangat oleh warga Indonesia.

KompasTekno memosisikan Galaxy S III sebagai ponsel pintar terbaik 2012 karena ia dibekali spesifikasi hardware yang mumpuni, kamera berkualitas, dan fitur yang kaya, meliputi S Voice, Smart Stay, S Beam, Direct Call, dan Cast AllShare.

Galaxy S III menjadi ponsel pintar terlaris di dunia. Menurut lembaga riset pasar Strategy Analytics, Samsung mengirimkan 18 juta Galaxy S III ke seluruh dunia pada kuartal III tahun 2012. Prestasi ini mengalahkan iPhone 4S yang berhasil mengapalkan 16,2 juta unit oleh Apple.

Samsung akan memberi update sistem operasi Galaxy S III menjadi Jelly Bean. Update ini termasuk paket Premium Suite, yang membuatnya bisa membuka dua aplikasi secara bersamaan dalam satu layar.

2. iPhone 5





Tiga operator besar di Indonesia (Telkomsel, Indosat, XL Axiata) ramai-ramai menjual Apple iPhone 5 pada 14 Desember lalu.

iPhone 5 hadir dengan perubahan signifikan pada desain. Layar didesain lebih luas sebesar 4 inci, dengan aspek rasio 16:9, yang membuatnya terlihat lebih panjang dari generasi sebelumnya. Ia juga didesain sangat tipis dan ringan. Ponsel pintar yang pantas dipuji dari sisi estetika.

Namun, iPhone 5 kurang bersahabat dari sisi harga. Versi termurahnya, yaitu 16GB, dijual seharga Rp 8 juta, dan yang versi 64GB sekitar Rp 10 juta. Mungkin ada sebagian dari Anda yang menganggap harga itu tak masuk akal.

3. HTC One X+


Produk reinkarnasi dari HTC One X. One X+ adalah ponsel pintar Android terkencang yang dirancang HTC pada 2012.

HTC memperbarui beberapa hardware pada One X+. Pembaruan pertama terletak pada prosesor. HTC One X+ masih menggunakan prosesor quad core yang sama dengan generasi sebelumnya, yaitu Tegra 3. Bedanya, One X+ menggunakan prosesor dengan kecepatan 1,7GHz, sedangkan HTC One X mengusung kecepatan 1.5GHz.

Kedua, pembaruan pada kapasitas baterai. One X+ dibekali kapasitas baterai 2.100mAh. Ini lebih besar dibandingkan One X yang hanya 1.800mAh.

Komponen terakhir yang diperbarui adalah memori internal, yang dalam hal ini HTC One X+ menyediakan kapasitas memori internal 64GB sehingga pengguna dapat menyimpan lebih banyak data.

4. Samsung Galaxy Note II


Samsung memadukan desain ponsel pintar dan tablet pada Galaxy Note II. Bagi mereka yang merasa tablet 7 inci masih terbilang besar, Galaxy Note II bisa menjadi alternatif pilihan karena layarnya didesain 5,55 inci.

Nilai lebih dari Galaxy Note II adalah pena stylus dan aplikasi S Note. Keduanya sangat berguna untuk Anda yang gemar "corat-coret", terutama desainer dan pekerja kreatif yang biasa bekerja dengan pena atau pensil.

5. Nokia Lumia 920


Ponsel pintar terbaik yang terakhir jatuh pada Nokia Lumia 920, yang bersistem operasi Windows Phone 8. Lumia 920 menawarkan kamera berkualitas.

Kamera utamanya memiliki resolusi 8MP yang didukung teknologi PureView. PureView menggunakan teknologi oversampling pixel, sebuah metode pengelompokan pixel-pixel kecil yang digabungkan untuk membentuk superpixel tunggal. Nokia mengklaim teknologi ini mampu menangkap gambar yang jauh lebih bersih walau berada di ruangan bercahaya rendah.

Ukuran file foto dari kamera berteknologi PureView tidaklah besar. Pihak Nokia menyatakan, teknologi PureView membuat ukuran file foto setara dengan 5MP. Jadi, tidak perlu khawatir foto-foto tersebut membuat penuh media penyimpanan.

Lumia 920 mengadopsi konsep desain unibody dengan beragam pilihan warna mulai dari hitam, putih, merah, hingga kuning terang.

Ia dibekali teknologi pengisian baterai tanpa perantara kabel (wireless). Untuk mengisi daya baterai Lumia, pengguna bisa meletakannya di perangkat aksesori khusus, seperti dock speaker dan bantal. Teknologi pengisian baterai nirkabel ini menggunakan metode induksi.

Mitos Seputar Daging Kambing

Katakepo.blogspot.com - sebagian masyarakat akan menikmati makanan yang mengandung daging kambing atau daging sapi. Jika ingat daging kambing, saya ingat  beberapa mitos yang sangat diyakini masyarakat kebenarannya.

Mitos pertama, masyarakat yang kebetulan diketahui tekanan darahnya rendah atau hipotensi (tensi < atau = 90/60) akhirnya meningkatkan konsumsi daging kambing agar tensinya naik. Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh berbagai hal.  Bisa karena perdarahan, kurang minum sampai dehidrasi karena berbagai sebab, kelelahan atau kurang tidur. Tensi yang rendah juga dapat disebabkan karena gangguan pada jantung baik karena kelainan katup atau serangan jantung bahka gagal jantung.

Tetapi pada sebagian masyarakat tanpa melihat kenapa tensinya rendah langsung mengkonsumsi daging kambing secara berlebihan. Kalau tensi turun karena gangguan jantung, mengkonsumsi daging kambing yang berlebihan justru akan fatal dan memperburuk keadaan.

Dampak langsung akibat mengkonsumsi daging kambing berlebihan adalah sembelit. Kalau kebetulan mempunyai penyakit GERD (penyakit dimana asam atau isi lambung balik arah ke atas), maka GERDnya akan bertambah parah setelah menkonsumsi daging kambing berlebihan. Belum lagi efek jangka panjang berupa peningkatan kadar lemak dan kolesterol darah.

Mitos kedua yang juga beredar di tengah masyarakat adalah bahwa “torpedo” atau testis kambing akan meningkatkan gairah seksual atau sate kambing setengah matang meningkatkan gairah seksual. Ternyata, hal inipun tidak sepenuhnya benar. Memang testis kambing banyak mengandung testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual. Tetap sebenarnya peningkatan gairah seksual terjadi karena multifaktor dan tidak semata-mata berhubungan dengan makanan.

Daging kambing, sama halnya daging merah lain seperti daging sapi mengandung lemak yang tinggi. Lemak hewani biasanya mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh ini banyak mengandung LDL lemak jahat yang bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah kita.

Selain lemak, daging kambing juga mengandung protein hewani. Protein kita butuhkan untuk menggantikan sel-sel yang rusak dan sebagai zat pembangun.

Daging kambing termasuk juga daging sapi yang akan menjadi santapan utama Hari Raya Kurban mengandung zat gizi yang memang kita butuhkan tetapi kalau jumlahnya berlebihan akan mengganggu kesehatan kita. Dan jangan lupa imbangi banyak makan buah dan sayur untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan.

3 Syarat Penting Saat Bersihkan Gigi

Katakepo.blogspot.com - Gigi yang putih dan bersih tentu lebih sehat dibandingkan gigi yang tertutup dengan plak. Kondisi ini menghindarkan gusi dari risiko peradangan (gingivitis). Gigi yang bersih dan sehat juga memudahkan pengunyahan makanan, yang menjadi asupan nutrisi utama bagi tubuh. 
 
Dengan kondisi ini maka tak ada alasan menomorduakan kebersihan gigi. Tentunya gigi tidak bisa asal dibersihkan. Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan. Berikut  ini adalah penjelasan dari Ketua Ikatan Periodontologi Indonesia (IPERI) Komisariat Jakarta, drg. Hari Sunarto Sp.Perio (K)  :
 
1. Perhatikan sikat gigi
 
“Sikat gigi harus kerap diganti, apalagi kalau bulunya sudah keluar susunan. Sebaiknya pilih yang berbulu lembut supaya tidak melukai lapisan luar gigi. Jangan lupa pilih pasta gigi sesuai kebutuhan,” kata drg. Hari Sunarto Sp.Perio (K).
 
Hal lain yang patut diperhatikan adalah cara menyikat gigi. Hari menyarankan, menyikat gigi dengan lembut sebanyak 1-2 gigi dalam tiap gerakan. Gerakan menyikat gigi sebaiknya dari depan ke belakang dan memutar. Gerakan memutar menyediakan pijatan yang baik untuk kesehatan gusi.
 
2. Perhatikan asupan
 
“Konsumsilah makanan berserat secukupnya setiap hari. Makanan berserat bisa membantu kebersihan gigi, sehingga mencegah inflamasi pada gusi,” kata Hari.
 
Makanan berserat memiliki kemampuan self cleansing yang mampu membersihkan plak pada permukaan gigi. Plak yang tidak menumpuk akan mencegah terjadinya radang gusi , yang umumnya ditandai adanya pendarahan.
 
3. Rutin sikat dan kontrol gigi
 
“Sikat gigi minimal dua kali sehari, yaitu usai sarapan dan sebelum tidur malam. Selain itu jangan lupa kontrol rutin sedikitnya dua kali dalam satu tahun,” kata Hari.
 
Hari menyarankan gigi segera dibersihkan usai makan. Hal ini memudahkan pembersihan plak yang sebetulnya merupakan lapisan tipis. Jarak antar sikat gigi sebaiknya tidak lebih dari 8 jam, untuk mencegah plak mengeras dan menumpuk. Plak yang sudah menumpuk akan menjadi karang yang lebih sulit dibersihkan.
 
Untuk kontrol gigi, Hari menyarankan untuk rutin melakukan walau tidak ada keluhan. Kontrol rutin memungkinkan kondisi rongga mulut tetap bersih dan sehat. Kontrol rutin juga memungkinkan penanganan segera, bila ditemukan adanya perubahan kondisi pada rongga mulut.
 
Terkait kebersihan gigi, Hari memperingatkan untuk tidak menggunakan tusuk gigi. Hal ini berlaku bagi pengguna kawat gigi maupun bukan. Tusuk gigi, kata Hari rawan menimbulkan trauma misalnya gusi berdarah.
 
Untuk membersihkan makanan di sela gigi, Hari menyarankan penggunaan benang gigi (dental floss). “Bila kesulitan saat ini benang gigi bisa disangkutkan pada alat seperti garpu, sehingga memudahkan penggunaan. Dental floss bisa digunakan sesering mungkin untuk menjaga gigi tetap bersih,” kata Hari.