Thursday, November 14, 2013

Charles Mussry dan tradisi berziarah Yahudi

Katakepo.blogspot.com - Langit gelap masih membekap kompleks pemakaman umum Kembang Kuning, Surabaya, Jawa Timur. Azan subuh baru saja berkumandang dan umat muslim bersiap melaksanakan salat subuh.

Namun keheningan di kuburan ini pecah lantaran kedatangan rombongan peziarah Yahudi dipimpin Charles Mussry. Lelaki berbadan tinggi dan atletis ini hadir dengan mengenakan kippah atau yarmulke (peci khas Yahudi). Dia adalah pentolan keturunan Yahudi di Surabaya. Munandri, kini 62 tahun, masih ingat betul kebiasaan berziarah dilakoni Mussry pada 1960-an itu.

"Dia menziarahi kubur keluarganya saban bulan," kata pegawai pemakaman Kembang Kuning ini saat ditemui merdeka.com di kantor pengelola makam Selasa pekan lalu. Munandri menambahkan Charles biasanya datang menumpang Mercedes putih.

Kalau sudah begini, anak-anak tinggal di sekitar Kembang Kuning, termasuk Munandri, ketiban rezeki. Mussry biasa menyedekahkan recehan kepada anak-anak membawa seember air buat mencuci tangan sebelum dan sehabis berziarah.

Munandri tahu betul Mussry termasuk pengusaha tajir. Dia memiliki bengkel mobil pabrikan Amerika Serikat di Jalan Simpang. "Bengkelnya laris sekali. Dia juga punya banyak mobil," ujar kakek tiga cucu ini.

Jalan Simpang kini telah berubah menjadi Jalan Pemuda. Kediaman sekaligus bengkel Mussry bersebelahan dengan Rumah Sakit Simpang juga telah bersalin rupa menjadi pusat belanja Delta Plaza atau Plaza Surabaya.

Seperti dalam Islam, orang-orang Yahudi diajarkan buat menziarahi kubur. Ziarah dalam bahasa Ibrani adalah yarzeit. Selain mengingat soal tiap orang bakal mati, kata Rabbi Yobi Ensel, pemuka kaum Yahudi di Manado, Sulawesi Utara, yarzeit juga buat mengenang jasa mereka ketika masih hidup.

Biasanya, orang Yahudi bakal memanjatkan doa dan pujian kepada Tuhan dengan membaca kaddis dan halel atau tahlil. Sebelum meninggalkan makam, mereka akan menyimpan sedikit uang di pusara. "Kalau kebanyakan bisa dicuri," katanya seraya tertawa saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya semalam.

Kaum Yahudi percaya kalau berziarah ke pusara seorang rabbi, penghuni kubur itu bisa menyampaikan doa peziarah kepada Tuhan. Mereka juga mengenal tradisi tahlil. "Untuk rabbi selama sebelas bulan, sedangkan orang biasa pas tujuh hari dan setahun setelah kematian," ujarnya.

Tradisi ziarah kubur Mussry ini berhenti setelah dia pun menghuni Kembang Kuning. Mussry dijemput maut pada 23 Agustus 1971 dalam usia 52 tahun.

Seingat Munandri, sangat jarang orang Yahudi datang ke Kembang Kuning. Orang Yahudi terakhir dikubur di sini pada 1980," ujarnya. Namun dia tidak ingat siapa penghuni pamungkas blok pusara Yahudi di Kembang Kuning itu.

Google menjadi Amerikanya internet

Katakepo.blogspot.com - Amerika Serikat menjadi negara impian dan sekaligus menjadi momok bagi semua orang di dunia. Semua yang kita pakai mulai dari infrastruktur, internet, listrik, sampai sabun mandi ada unsur Amerikanya.

Demikian juga dengan Google, perusahaan ini menjadi sedemikian besarnya sampai mempengaruhi kehidupan miliaran orang, yang sederhana saja: apakah pendidikan hari ini akan lebih baik tanpa Google? Berapa banyak guru yang pertambahan ilmunya bergantung pada Google? Berapa banyak orang menjadi berpengetahuan karena aktif googling berbagai hal baru?

Google menjadi satu alat yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat modern. Orang yang menggunakan internet, pasti butuh Google karena internet diperlukan untuk mencari informasi dan gerbang informasi tanpa batas adalah Google. Ini membuat Google yang semula adalah perusahaan kecil yang hanya menyediakan search engine (mesin pencari) bermutasi menjadi raksasa yang ada di mana-mana.

Salah satu sukses besar Google adalah Gmail, produk e-mail yang terbaik saat ini. Mengapa e-mail menjadi incaran Google? Karena setelah orang mencari informasi, yang dibutuhkan adalah komunikasi dengan orang lain dan e-mail adalah alat komunikasi "kuno" di internet yang menjadi bagian terpenting dalam menggunakan internet. E-mail merupakan teknologi yang membunuh pengiriman surat pribadi melalui pos. Ada yang masih mengirim surat cinta berperangko?

Setelah e-mail, Google masuk ke industri online video dengan membeli YouTube dan mengembangkannya menjadi perusahaan raksasa yang skalanya sebesar Facebook. Kalau YouTube adalah negara, penduduknya nomor 3 di dunia setelah China dan India. Satu dari 2 orang pengguna internet membuka YouTube setiap bulannya. Di Indonesia saja YouTube sudah mencapai 1 miliar views setiap bulannya. YouTube menjadi pemain monopoli, tidak ada saingan yang sejajar sekelas.

Kemudian Google masuk ke ranahnya Microsoft, yaitu masuk ke industri software. Setelah bertahun-tahun Microsoft menjadi raja sendirian di Office Software dengan MS Words dan Excel, Google menawarkan Docs yang sama fungsinya, bedanya hanya Docs harus dibuka melalui browser dan perlu konek ke internet. Docs menjadi alat yang banyak digunakan di dunia usaha dan menjadi alat kolaborasi yang penting untuk sharing dokumen. Users yang tidak menggunakan Words setiap harinya, tidak perlu beli lisensinya karena Docs tersedia gratis.

Ini masih belum apa-apa, masih ada lagi yang ditaklukkan oleh Google. Browser! Browser adalah perangkat yang kita pakai untuk akses internet. Browser ini juga diramaikan oleh Google, mereka meluncurkan Chrome yang sekarang menjadi browser top pesaing FireFox dan Internet Explorer. Google mau menjadi pintu masuk ke internet, browser selalu dibuka orang sebelum bisa mengakses internet, karena itulah mereka harus punya Chrome.

Tidak berhenti sampai di sini, Google mau masuk ke semua kehidupan digital kita. Mereka membeli Android, mengembangkannya, dan menjadikannya satu produk yang begitu banyak dipakai orang dan begitu sering dipakai orang dalam sehari. Android adalah masa depan komputer kita, saya lihat sekarang ini kegiatan komputasi seperti menulis artikel ini bisa dilakukan dengan mudah di ponsel, edit foto sederhana bisa di ponsel, mengambil dan mengirim foto, mengirim email dan akses sosial media, semua di ponsel. Samsung bisa punya ponsel yang super canggih karena ada otaknya, yaitu Android yang menjadikan ponsel lebih berguna. Android adalah teknologi sejuta umat yang dinikmati setiap saat dan selalu ada di genggaman tangan.

Apalagi? Hangouts dan Google+, dua produk ini digabung jadi satu dan menjadi lebih berguna daripada Facebook dan Twitter dan Instagram. Google masuk ke dunia pertemanan, mereka ingin menjadi platform kita untuk berkomunikasi dengan banyak teman kita, tempat kita untuk berbagi foto, musik, dan berbagi kehidupan. Ini membuat seluruh aspek kehidupan digital kita dimiliki oleh Google, kita jadi semakin tergantung dan tidak bisa lepas.

Tetapi apa yang saya tulis di atas, masih sebagian. Google masih jauh lebih besar dari kesimpulan singkat. Ini belum mencakup semua yang dilakukan oleh Google, misalnya masih ada Cloud, Maps, Music, Code, Glass, Car dan banyak lagi. Sekarang marilah kita tarik garis lurus apa yang kita lakukan di internet : kita buka browser, browser-nya Chrome, kita googling mencari informasi, kita berkomunikasi dengan teman via Gmail, kita chat dan sharing via Hangouts, kita tidak melihat TV tapi nonton YouTube, pekerjaan kantor kita ada di Docs, lalu kita keluar rumah membawa ponsel yang dimotori oleh Android, di jalan kita masih harus buka email, lihat Peta di Google Maps, kita beli aplikasi di Google Play Store, dan seterusnya sampai malam kita tidur. Bangun pagi alarm kita dibuat oleh Google di Androidnya.

Lalu apa muaranya semua ini? IKLAN. Google mendapatkan uang dari iklan yang ada di hampir semua produknya. Kalau Anda sering lihat iklan kucing KakaoTalk, atau lihat iklan baju Zalora dan Berrybenka, atau melihat iklan bayinya Bilna, semua iklan itulah sasarannya Google. Jangan terkejut, tahun 2012 pendapatan Google dari iklan adalah Rp 500 triliun! Bandingkan dengan "pendapatan Pajak Indonesia di tahun yang sama" Rp 1.000 triliun .

Sama dengan separuh pembayaran pajak seluruh rakyat Indonesia. Kenapa iklan? Karena semua perusahaan yang menjual sesuatu butuh produknya dikenal orang. Kita mau jual sepatu, paling tepat kalau jualan kita ditampilkan iklannya di orang yang mencari sepatu bukan?

Melihat angka tersebut, yang akan terus bertumbuh di tahun-tahun mendatang, serta prospek iklan, tidak bisa dipungkiri Google menjadi adidaya-nya dunia maya. Google jadi Amerikanya internet, yang menjadi regulator atau pengaturnya internet. Semua orang yang mau berbisnis di internet harus mengikuti peraturannya Google, semua orang yang mau menggunakan internet harus tunduk tata caranya Google.

Ini baik atau buruk? Kita tidak bisa menghakimi. Kita tidak tahu mana yang benar. Yang jelas dari pelajaran ini kita tahu bahwa ada penguasa di dunia internet yang membuat hidup kita semakin baik tetapi menjadikan hidup kita makin tergantung.

Let's be smart, only smart people think smart.

Robot di Austria ini depresi lalu bunuh diri

Katakepo.blogspot.com - Sebuah robot rumah tangga di Kota Kirchdorf Austria disinyalir bunuh diri. Dia menghancurkan dirinya sendiri di atas kompor.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (14/11), petugas pedaman kebakaran mengatakan mereka melihat sendiri robot itu sudah menjadi abu. Diduga dia muak sebab saban hari hanya bertugas bersih-bersih rumah.
"Pemilik rumah menempatkan robot kecil bisa membantu mereka merawat tempat tinggal. Seharusnya saat pergi, dia dimatikan. Namun ini tidak. Pemilik rumah sedang pergi saat peristiwa ini terjadi," ujar salah seorang anggota pemadam kebakaran dari perusahaan Helmut Kniewasser enggan menyebutkan namanya.
Tidak ada yang mengetahui kenapa si robot aktif dan mengerjakan tugas seperti biasa, lalu berjalan sendiri ke atas kompor.
Seluruh dinding rumah menjadi hangus lantaran asap parah khususnya di dapur. Pemilik robot bersikeras mereka telah mematikan benda itu. Ini masih menjadi misteri kenapa tiba-tiba robot itu hidup dan bunuh diri.
Pemilij rumah menganggap perusahaan penjual robot telah membuat perangkat berbahaya. Mereka berniat menuntut perusahaan itu agar mau membayar ganti rugi sebab robot diproduksi membahayakan.

Bocah China terjebak di teralis besi lantai empat apartemen

Katakepo.blogspot.com - Seorang bocah China bernama Chyou Wang tergantung di teralis jendela di apartemen orang tuanya di lantai empat. Ayah-ibu si bocah tengah bekerja.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (14/11), bocah tinggal di Kota Guilin, provinsi Guangi Zhuang itu selamat lantaran kepalanya jauh lebih besar dari jarak tiang teralis. Dia hanya menangis keras.
Seorang petugas pemadam kebakaran segera datang setelah pejalan kaki mendengar tangisan bocah itu. Segera mereka melonggarkan teralis dan lainnya memegang tubuh mungil Wang.
Dia diyakini jatuh sebab teralis itu licin. "Sebenarnya dia tidak pernah keluar dari jendela. Mungkin dia bosan," ujar ayah korban bernama Lian.
Orang tua wang berjanji tidak akan meninggalkan gadis kecilnya sendirian lagi. Mereka bersyukur Wang masih bisa diselamatkan.

Suami-istri Amerika ciptakan alat nikahi diri sendiri

Katakepo.blogspot.com - Sebuah situs menjual peralatan menikah ditujukan bagi mereka belum menemukan pasangan. Namun peralatan menikah ini untuk kawin pada diri sendiri.Harga paket ini Rp 3,4 juta dan dijamin membuat Anda berkomitmen seumur hidup dengan pernikahan.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (13/11), peralatan dalam kotak diberi nama 'Saya menikahi diri saya' ini merupakan penemuan suami-istri Jeffrey Levin dan Bonnie Powers tinggal di Kota Los Angeles, Amerika Serikat. Mereka mengatakan ini bisa membawa semakin banyak cinta ke dunia. "Semakin Anda mencintai diri sendiri semakin mampu juga mencintai orang lain," ujar Levin asli dari Ibu Kota Cape Town, Afrika Selatan.
Dalam kotak ini juga ada cincin dari perak murni atau emas 14 karat berwarna putih, kuning, atau kemerahan.
Selain itu ada pula kartu panduan upacara pernikahan. Kotak ini bakal mengajak Andalah selama ini menjadi utama, bukan orang lain.
"Cincin itu mengingatkan Anda untuk selalu mencintai diri sendiri dan selalu membuat spesial," ujar Levin.