Tuesday, August 20, 2013

Selain cantik, Sisca Yofie dikenal 'bermulut pedas'





Katakepo.blogspot.com - Hingga kini kasus pembunuhan sadis yang menimpa Sisca Yofie masih menimbulkan tanda tanya besar. Polisi menyebut bahwa kasus pembunuhan wanita cantik berusia 34 tahun ini murni karena penjambretan yang dilakukan oleh Ade dan Wawan.

Namun sejumlah kalangan tetap meragukan hasil penyidikan yang dilakukan Polrestabes Bandung ini. Lalu siapa sebenarnya sosok Sisca yang menjabat sebagai Kepala Cabang PT Verena tersebut.

"Sisca itu mulutnya pedas. Jadi orang takut," ujar orang dekat Sisca yang enggan disebutkan namanya kepada merdeka.com, Senin (19/8).

Menurut pria tersebut, atas hal itulah banyak pria yang mikir dua kali untuk mendekati wanita cantik itu. Meski berparas cantik, namun ketika sudah mengenal Sisca, orang bakal takut atau segan untuk mendekatinya.

"Ya karena ngomongnya pedas, orang jadi takut untuk mendekati. Mungkin awalnya tertarik melihat wajahnya tetapi kalau sudah tahu jadi takut," imbuhnya.

Hal ini merupakan fakta baru. Sebelumnya sejumlah rekan maupun bapak kos menyebut Sisca sebagai pribadi yang ramah dan menyenangkan. Sisca juga dikenal sopan santun.

Lalu apakah ada yang pernah sakit hati karena ucapan Sisca?

"Kalau itu saya tidak tahu," kata pria itu.

Segarnya Es Lilin Aneka Rasa

Katakepo.blogspot.com -  Jika dulu sekali es lilin hanya memiliki rasa kelapa muda dengan santan sebagai bahan utamanya, sekarang ini es lilin sudah punya banyak varian rasa.
"Sekarang ini kan kuliner tradisional sepertinya kurang dikembangkan. Sayang sekali kalau tidak dikembangkan. Tentu saja pengembangan butuh usaha. Salah satunya dengan berinovasi pada varian rasa," kata A Setia Permana (66), pemilik Es Lilin Bandung Aneka Rasa.
Dengan bahan utama yang sama dengan yang digunakan untuk membuat es lilin tradisional, Setia lalu menambahkan aneka sari buah alami pada adonan tradisional itu. Ia mengaku sudah punya lebih dari 20 varian rasa.
"Ada jeruk, jagung, cokelat, leci, anggur, mangga, nangka, strobei, jambu, vanila, alpukat, kelapa muda, ketan hitam, kacang merah, durian, sirsak, cappucino, kacang hijau, dan masih banyak varian rasa lainnya," tuturnya.
Meski dibuat dengan cara yang sudah cukup modern, bahan bakunya tetap tradisional dan alami agar menghasilkan es lilin dengan kualitas yang baik. "Adonan es lilin terbuat dari campuran santan murni yang dimasak bersama tepung es, gula, dan buah-buahan," ujarnya.
Setelah matang dan bercampur sempurna, kata Setia, adonan didinginkan sebentar kemudian dicetak dan didinginkan selama 15 menit di dalam mesin khusus. Rasa es krim tradisional ini ternyata tidak kalah dari es krim modern.
Sebuah es lilin, ditawarkan Rp 4.000. Tidak hanya bisa dibeli di tempat ini, es lilin milik Setia ini juga sudah menyebar di beberapa factory outlet di Bandung, belum lagi penjual eceran lainnya. Tidak hanya itu, ia juga sudah menyebarkan es lilin hingga ke Jakarta, Surabaya, bahkan Bali.
Selain Es Lilin Bandung Aneka Rasa, ada juga Es Lilin Njonja Besar. Jika Es Lilin Aneka Rasa lebih fokus pada varian rasa, Es Lilin Njonja Besar terlihat lebih mengutamakan keunikan penampilan. Dan karenanya, varian rasa es lilin ini tidak terlalu banyak.
Hanya saja, selain punya es lilin polos, es lilin produksi Tangerang ini juga punya es lilin dua rasa dan juga es lilin lapis cokelat yang menggoda untuk dicicipi. Ada rasa stroberi, durian, cokelat, ketan hitam, cappucino, kacang merah, kacang hijau, dan alpukat. Semua varian rasa itu juga punya versi lapis coklatnya.
Untuk variasi es lilin dua rasa, ada coklat dan stroberi, cokelat dan vanila, serta cokelat dan alpukat. Sepotong es lilin ini dibanderol dengan harga Rp  4.500 hingga Rp 5.000. Salah satu tempat penjualan Es Lilin Njonja Besar adalah Warung Nasi Ampera di Jalan Citarum.
Mirip dengan Es Lilin Bandung Aneka Rasa, Es Lilin Bandung juga punya varian rasa yang cukup banyak. Aneka buah-buahan dan juga varian lainnya seperti kacang hijau, kacang merah, ketan hitam, dan cappucino.
Tidak hanya itu, ada juga Es Lilin Bandung. Es lilin yang dijual di Jalan Cilamaya No 32B itu  juga punya varian rasa yang cukup banyak, ada kacang merah, cappucino, alpukat, sirsak, stroberi, jagung, vanilla, cokelat, leci, kacang hijau, ketan hitam, kelapa muda, nangka, mangga, jambu, anggur, dan jeruk yang bisa Anda pilih.

Resep Nasi Goreng Istimewa

Katakepo.blogspot.com - Bingung mau masak apa buat sarapan pagi? Intip saja resep Nasi Goreng Istimewa berikut ini! Sedap dan lezat untuk seluruh keluarga. Resep ini makin istimewa dengan tambahan blueband yang sedap luar biasa. Jangan lupa menambahkan kerupuk, agar rasanya makin istimewa.
nasi
2 piring
bawang putih
1 siung
bawang merah
3 butir
buah cabai merah
2 buah, dihaluskan
pasta tomat/saus tomat
1 sendok makan
daun bawang
1 batang
telur
1 butir, kocok
daging ayam,
100 gram, dipotong dadu kecil
udang,
50 gram, dikupas
bakso
5 butir


Cara membuat:
Panaskan minyak goreng dan minyak wijen, tumis bawang putih, bawang merah dan cabai merah sampai harum baunya.
Masukkan ayam, udang dan bakso, aduk sebentar sampai agak matang.
Masukkan telur, aduk-aduk hingga telur pecah-pecah matang.
Masukkan nasi putih, saus tomat, garam dan merica, aduk sampai rata dengan bumbu.
Dihidangkan dengan dihias seperlunya.

5 Kuliner Yogyakarta yang Ngangeni

Katakepo.blogspot.com - Sarapan, makan siang, minum kopi di sore hari, sampai makan malam. Masing-masing jam makan bisa memunculkan aneka kuliner khas Yogyakarta. Ya, walau disebut sebagai Kota Gudeng, kuliner Yogyakarta lebih dari sekadar “gudeg”.
Tentu saja, mampir ke Yogyakarta tetap tak lengkap jika belum mencicipi gudeg. Bagi pelancong sejati Yogyakarta, pasti memiliki kuliner favorit yang akan selalu dicari setiap menginjakan kaki di Yogyakarta.
Ada pula beberapa kuliner yang selalu menjadi incaran para wisatawan. Beberapa kuliner tersebut begitu “ngangeni” alias membuat rindu bagi orang yang sudah pernah memakannya. Berikut beberapa makanan Yogyakarta yang “ngangeni” versi Kompas.com.
Kipo. Kipo adalah jajanan khas Kotagede. Bentuknya kecil dan dibungkus daun pisang. Kulit kipo warna hijau dengan isian gula jawa. Bungkusan daun pisang berisi adonan yang sudah diberi gula jawa kemudian dipanggang di atas cobek.
Harum pandan dan kenyal kulit dari tepung ketan yang gurih bercampur dengan manisnya gula jawa. Salah satu tempat legendaris yang menjual kipo adalah kios Bu Djito di Jalan Mondorakan Nomor 27, Kotagede, yang sudah berjualan sejak 1946.
Sego Pecel. Sego berarti nasi, pecel sudah pasti sayuran dengan bumbu kacang. Masakan sederhana ini selalu mampu membuat penikmatnya rindu untuk menyantapnya kembali. Kuncinya memang di bumbu kacang.
Nah, SGPC Bu Wiryo bisa menjadi salah satu tempat makan untuk menikmati sego pecel. Lokasinya masih berada di kompleks Universitas Gajah Mada (UGM) dan sudah ada sejak tahun 1959. Tak heran, ini menjadi tempat makan nostalgia bagi kalangan alumni UGM.
Sego pecel ala Bu Wiryo tak jauh beda dengan nasi pecel lainnya, yaitu berisikan kacang panjang, bayam, dan tauge. Tentu saja tak lupa bumbu kacang gurih dengan sedikit rasa pedas, disiram di atas sayuran. Anda bisa tambahkan lauk lainnya untuk menyantap nasi pecel, ada tempe dan tahu bacem, ataupun sekedar telur goreng.
Gudeg. Mendengar kata “gudeg” saja sudah mampu menerbitkan air liur. Rasanya yang legit dengan paduan gurih dari santan. Nangka muda dimasak dengan santan selama berjam-jam hingga kental dan berubah warna.
Salah satu penjual gudeg yang tenar adalah Gudeg Yu Djum. Sampai-sampai, jika tak sempat makan, gudeg pun dibungkus untuk dijadikan oleh-oleh. Gudeg Yu Djum sering dibeli untuk dibawa pulang ke kota asal. Biasanya bisa awet jika dibungkus dengan kendil atau kendi tanah liat.
Gudeg kering khas Yu Djum ini berisikan telor bebek, ayam kampun, dan sambal krecek. Saking larisnya, siang hari seringkali gudeg di tempat ini sudah habis. Gudeg Yu Djum sudah berusia lebih dari 30 tahun dan terus berjualan di Jalan Wijilan.
Sate Klathak. Pertama kali menikmati sate klathak, tak perlu kaget dengan tampilan tusuk satainya yang tampak menyeramkan itu. Ya, jeruji sepeda yang terbuat dari besi digunakan sebagai tusuk sate. Sate Klathak bisa ditemukan di daerah Bantul.
Daging yang dipakai biasanya daging kambing muda yang sudah dibumbui dengan garam dan sedikit merica, tanpa tambahan kecap dan bumbu lainnya. Begitu sederhana namun malah mengeluarkan kesegaran rasa asli dari daging kambing.
Nama “klathak” sendiri berasal dari bunyi yang keluar saat daging dibakar di tungku bara api. Di Jalan Imogiri Timur dan Pasar Jejeran terdapat banyak penjual Sate Klathak. Namun salah satu yang tenar adalah Sate Klathak Pak Bari yang berada di Pojok Kidul Pasar Jejeran, Wonokromo, Bantul.
Kopi Jos. Ketenaran Kopi Jos ini sudah tak terkatakan lagi. Bisa dipastikan setiap pelancong yang ke Yogyakarta, mampir ke sebuah angkringan jadul di Jalan Mangkubumi, dekat pintu keluar Stasiun Tugu.
Angkringan Lek Man, demikian biasa disebut. Angkringan itu sudah ada sejak tahun 1950-an. Kopi Jos hanyalah kopi hitam pekat. Hal yang membuatnya istimewa adalah arang yang membara dimasukan ke dalam kopi.

Sambil menikmati kopi jos, jangan lupa menyantap sego kucing alias nasi dalam porsi kecil lengkap dengan sedikit lauk seperti ikan teri. Tambahkan aneka gorengan dan sate.
Editor : I Made Asdhiana

Posisi Greg di Timnas Senior Indonesia Masih Aman

Katakepo.blogspot.com - Posisi pemain asal klub Arema Indonesia, Greg Nwokolo, di tim nasional Indonesia senior, boleh jadi masih aman. Pasalnya, persoalan yang tengah dihadapi, sejauh ini belum berdampak negatif.
Greg dilaporkan Rahelia Gebi ke Polisi Resor (Polres) Jakarta Selatan dengan tuduhan melakukan percobaan pemerkosaan dan penganiayaan. Itu tertera, dalam surat laporan Geby ke polisi bernomor LP/1632/K/VIII/2013/Restro Jakarta Selatan.
"Kita tidak bisa langsung ambil keputusan. Sebab, harus melihat proses hukum yang terjadi," kata pelatih tim nasional Indonesia senior, Jacksen Ferreira Tiago.
Dilanjutkannya, kehadiran Greg memang dibutuhkan untuk memperkuat Timnas senior dalam menjalani lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015. Apalagi, Indonesia akan menghadapi China pada Oktober mendatang. Sedangkan pemilihan pemain, baru dilakukan Jacksen pada tanggal 20 September.
"Kami ingin Greg dalam kondisi tenang dan menyelesaikan persoalan yang ada. Saya tidak ingin membebani Greg, apalagi mencoret tanpa adanya bukti," pungkasnya.