Sunday, September 29, 2013

Rouhani bawa pulang artefak purba sepulang dari Amerika

Katakepo.blogspot.com - Presiden Iran Hassan Rouhani kemarin membawa pulang sebuah artefak purba Persia berusia 2.700 tahun dari pemerintah Amerika Serikat, sebagai hadiah khusus kepada warga Iran.
"Pemerintah Amerika menghubungi kami pada hari Kamis dan mengatakan mereka memiliki hadiah untuk kami," kata Rouhani kepada para wartawan saat tiba di Ibu Kota Teheran, seperti dilansir situs thepeninsulaqatar.com, Ahad (29/9).
"Mereka memberikannya kembali sebagai hadiah khusus kepada bangsa Iran," ucap Rouhani merujuk kepada artefak yang berasal dari abad ke-7 sebelum masehi, berupa bejana perak dalam bentuk Griffin bersayap.
Griffin adalah makhluk legendaris dengan tubuh, ekor, punggung dan kaki singa, berkepala dan bersayap elang, serta cakar elang sebagai kaki depannya. Artefak ini dilaporkan bernilai lebih dari Rp 11,5 miliar.
Rouhani bertukar pandangan dengan para pejabat Amerika mengenai pengembalian barang antik yang disita itu, yang dikenal di kalangan seni sebagai rhyton, kepada Iran di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di Kota New York, Amerika.
Setelah dijarah dari sebuah gua di Iran, bejana itu disita oleh pejabat bea cukai Amerika pada tahun 2003, ketika sebuah pialang seni berusaha menyelundupkannya ke negara itu.
Kepala Organisasi Warisan Budaya, Pariwisata dan Kerajinan Iran, Muhammad Ali Najafi, yang turut menyertai Rouhani ke Kota New York, menyambut baik berita itu.
"Kami berharap pengembalian artefak ini akan menandai awal kembalinya artefak-artefak lainnya," ujar Najafi, seperti dikutip kantor berita IRNA.
Seperti singa, Griffin secara tradisional dianggap sebagai raja dari binatang sementara elang adalah raja dari burung. Karenanya Griffin dianggap makhluk sangat kuat dan megah.Griffin dikenal sebagai penjaga harta.

Kadin sarankan UKM daerah untuk akses lembaga non perbankan

Katakepo.blogspot.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa sektor UKM memiliki peran vital bagi perekonomian nasional. Maka dari itu keberlangsungannya haruslah terus diperhatikan.
Wakil ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial Rosan P. Roeslani mengatakan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, sebagian besar pelaku UKM menemui kendala seperti minimnya dukungan pembiayaan karena aksesnya yang terbatas kepada lembaga perbankan.
"Sebagian besar pelaku UKM dinilai masih belum bankable sehingga terkendala dalam akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com di Jakarta, Minggu (29/9).
Maka dari itu, pihaknya merekomendasikan kepada para pelaku UKM untuk bisa mengakses permodalan melalui lembaga non perbankan untuk mengembangkan usaha, sehingga tidak terpaku pada perbankan saja.
Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi Indonesia yang sedang mengalami penurunan, terindikasi dari adanya berbagai permasalahan yang dialami seperti defisit transaksi berjalan, defisit neraca perdagangan, hingga pelemahan nilai tukar Rupiah, sektor UKM daerah diharapkan kembali dapat menjadi andalan penopang perekonomian nasional.
Rosan menambahkan kontribusi UKM bagi penguatan ekonomi daerah sangat besar sehingga semua pihak harus melakukan upaya-upaya penguatan UKM agar bisa meningkatkan produktivitas dan lebih berdaya saing.
"UKM bisa menjadi salah satu penopang ekonomi ketika krisis dan itu sudah terbukti. Karena itu penguatan UKM harus dilakukan agar bisa berkontribusi tidak hanya bagi penguatan ekonomi daerah saja, tetapi juga nasional," ungkap Rosan.
Rosan juga menilai, dengan potensi yang ada, masa depan Indonesia ada di daerah-daerah. Di tingkat daerah, kata dia, potensi demikian beragam mulai dari perkembangan pariwisata, pertambangan, pertanian hingga industri kecil-menengah, dan lain-lain.
"Masing-masing daerah memiliki keunggulannya, kita harapkan pemerintah daerah juga bisa semakin menyadari dan mempraktekan akan pentingnya kebijakan daerah yang business friendly," tuturnya.

Ahok: Saya orang Indonesia, bukan China

Katakepo.blogspot.com - Bukan Wagub Basuki Tjahaja Purnama kalau tak bikin sensasi. Ahok yang memlesetkan namanya sendiri dengan 'Aku Harapan Orang Kecil' tersebut menilai Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli merupakan hasil lelang jabatan yang transparan dan profesional.

"Bahkan titipan parpol maupun pejabat kami coret, karena saya dengan pak Gubernur lebih mengedepankan aspek professional dan kemampuan. Kalau titipan berarti sama saja dia tidak pede jadi lurah atau camat, makanya dicoret," tegas Ahok di ajang IDEAFEST, Sabtu (28/9).

Menurut Ahok, dia hanya berusaha mentaati konstitusi, dan mengayomi semua warganya dari berbagai suku dan agama karena pejabat publik harus jadi model soal keyakinan ini.

"Saya percaya 100 persen ayat suci, tapi tidak mutlak 100 persen menjalaninya. Kalau konstitusi harus dijalankan, sedangkan konstitusi adalah kumpulan dari semua iman. Kalau ada orang yang memaksakan kehendaknya, itu melanggar konstitusi," tuturnya.

Pertanyaan menggelitik dilontarkan Andi F. Noya kepada Ahok di ajang IDEAFEST. Apakah anda China? tanya Andy kepada Ahok yang langsung dijawabnya bahwa dia bukanlah China, hanya keturunan China.

"Kalau China ada di Tiongkok sana, sedangkan saya orang Indonesia," tegasnya.

Ahok mengungkapkan proses seleksi dan promosi atau lelang lurah itu merupakan hasil diskusinya dengan sejumlah professor.

"Ngurus Jakarta sebenarnya lebih mudah daripada Belitung, karena disini banyak orang pintar, banyak profesor doctor, sedangkan di Belitung sangat jarang, bahkan hampir tidak ada," katanya.

Pada dasarnya sebagian besar orang Jakarta itu tahu permasalahan di kota ini dan juga tahu cara pemecahannya, hanya aksinya saja yang belum ada. "Karena disini banyak yang kena senggol kalau kita terlalu berani, ada nyenggol aparat, pengusaha, birokrat, konglomerat, dan lainnya," katanya.

Atasi macet, pemilik mobil pribadi bakal dibikin tak nyaman

Katakepo.blogspot.com - Penolakan terhadap kebijakan Mobil Murah Ramah Lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) terus bermunculan. Sebab, kebijakan LCGC yang akan mengeluarkan 600 ribu unit mobil setiap tahun bakal menambah macet jalanan ibu kota dan kota-kota besar lainnya.

Menjawab kekhawatiran itu, Direktur Bina Sarana Transportasi Perkotaan Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, berjanji akan melakukan sejumlah upaya sebagai antisipasi membludaknya volume kendaraan nanti.

"Kita akan mengatur bagaimana pengguna kendaraan pribadi tidak nyaman. Ruang parkir dikurangi, biaya parkir ditinggikan, ada aturan-aturan seperti 3 in 1," ujar Djoko usai diskusi bertajuk 'Mobil Murah Diuji, Transportasi Layak Dinanti,' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, (28/9).

Di sisi lain, peningkatan volume kendaraan tidak dibarengi oleh pembangunan ruas jalan. Terkait hal tersebut Djoko mengatakan, Kemenhub tengah mencari solusi untuk mengatasi permasalahan itu. "Sekarang kita coba cari solusi walau tidak 100 persen akan menjawab itu," ucapnya.

Sebagai contoh, lanjut Djoko, Kemenhub akan menggunakan ruang secara lebih intensif lagi. "Kita naikkan jalan ke atas. Mungkin akan ada yang protes, kok jalan bertumpuk-tumpuk ke atas atau ke bawah. Kalau di Jepang, jalanan itu bisa sampai 6 tingkat ke bawah. Ini untuk siasati ruang yang sangat terbatas, dengan teknologi dapat dilakukan," paparnya.

Kendati demikian, Djoko mengaku telah menampung sejumlah masukan, baik dukungan atau penolakan terkait kebijakan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 untuk program mobil murah dan ramah lingkungan LCGC, tersebut.

"Kita sebagai bagian dari pemerintah, akan mendengarkan dan mempertimbangkan kebijakan itu," ujarnya menandaskan.

Polda Metro amankan minibus yang disulap jadi odong-odong

Katakepo.blogspot.com - Dua unit minibus Toyota Kijang tahun 1984 dengan nomor polisi B 1445 YL dan Toyota kijang tahun 1980 nopol B 7414 LN diamankan petugas lantaran disulap menjadi odong-odong. Odong-odong tersebut diamankan lantaran telah dimodifikasi dan melintas di jalan raya.

"Telah dilakukan penindakan terhadap kendaraan Toyota Kijang tahun 1984 dengan nopol B 1445 YL dan Toyota kijang tahun 1980 nopol B 7414 LN," ujar Kasubdit Bingakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono, dalam pesan singkatnya, Sabtu (28/9).

Toyota Kijang yang telah disulap menjadi odong-odong tersebut disopiri oleh Harly Christian dan Junaedi. Dua odong-odong itu diamankan saat kedapatan sedang melintas di Jalan Raya basuki Rahmat, Jakarta Timur.

"Kendaraan tersebut telah melakukan ubah bentuk dari minibus menjadi odong-odong," ujarnya.

Sebelum diubah menjadi odong-odong, Hindarsono melanjutkan, kendaraan tersebut seharusnya berkapasitas sekitar delapan orang berikut pengemudi. "Setelah diubah menjadi odong-odong kendaraan dapat memuat sebanyak 20 orang," pungkasnya.

Saat ini, odong-odong malang itu diamankan di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya yang terletak di Pancoran, Jakarta Selatan.