Friday, October 11, 2013

Smartphone yang anda tunggu, LG G2 It's all possible

Katakepo.blogspot.com - Apa sebenarnya yang Anda cari dari perangkat smartphone atau ponsel pintar? Layar yang jernih? Prosesor yang mumpuni atau mungkin bentuk yang slim dan sophisticated? Nah, jika Anda merasa jenuh dengan smartphone yang spesifikasi dan bentuknya itu-itu saja, itu mungkin karena Anda belum merasakan LG G2 di tangan Anda.
HP yang mendapatkan urutan pertama di polling Phonearena.com dengan 2237 suara ini memang bukan sekadar smartphone biasa. LG G2 ini menjadikan segalanya memungkinan, it’s all possible. Tapi apa yang membedakan LG G2 dengan smartphone lain di kelasnya? Tak ada lagi gerakan tangan untuk membuka lockscreen, cukup dengan double tap di layar saja. Simpel!
Nah, HP Anda pasti sering dipegang atau digunakan oleh orang lain. Entah itu dimainkan oleh anak Anda atau teman. Tak perlu khawatir karena sudah ada Guest Mode. Dengan mode ini, Anda bisa mempersonalisasikan apa saja yang ada di dalam ‘mode’ ini..
LG G2 dilengkapi dengan layar 5,2 inchi Full HD beresolusi 1920x1080 piksel dan teknologi IPS (In-Plane Switching). Begitu jernih, 423 ppi (pixel per inch) penuh detil sehingga apa yang Anda lihat mulai dari gambar, foto, film, video, akan terlihat begitu nyata.
Rasakan LG G2 di ruas-ruas jari Anda. Desainnya yang elegan dan tipis, hanya 9,1 mm dan layar hampir memenuhi tampilan muka. Tersemat kamera 13 MP dengan teknologi OIS (Optical Image Stabilizer) yang akan menstabilkan fokus saat memegang kamera. Sementara, di muka terdapat kamera 2,1 MP.
1,5 Ghz? Itu sudah biasa. LG G2 terdepan di kelasnya dengan prosesor 2,26 Ghz Quad Core Snapdragon 800 serta RAM 2GB. Semua proses multi-tasking menjadi lancar dan 50% mempercepat performa grafis. Anda bisa menonton video sambil buka file presentasi serta bermain game favorit pada saat bersamaan.
Takut layar tergores? Santai saja karena LG G2 dibekali Corning Gorilla Glass 3. Rasakan juga OS terbaru Jelly Bean 4.2 dengan berbagai aplikasi untuk kebutuhan Anda.
Kalau suka merekam video, 1080p video recording dengan 60fps otofokus dan suara stereo. Memori internal sebesar 32GB dan dilengkapi dengan port microUSB, USB host support, USB on-the-go, SlimPort TV-out, Bluetooth v4.0, serta NFC (Near Field Communication). Tidak lupa juga dengan kemampuan baterai 3000mAh Li-Po yang tahan lama.
Jadi lupakanlah smartphone lainnya dan beralih ke LG G2 di mana segalanya menjadi memungkinkan. 

Mahasiswa Penyiram Air Keras Sudah Nikah Siri dengan Korbannya

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA, Hal yang sangat mengejutkan terlontar dari pengakuan IR (40), orangtua Riki (23), pelaku penyiraman air keras terhadap AL (19) yang merupakan mahasiswi perguruan tinggi swasta di Jakarta. IR mengatakan bahwa anaknya tersebut sudah menikah siri atau menikah di bawah tangan sejak 6 bulan lalu, atau tepatnya pada April 2013. 

"Mereka berdua itu sudah suami istri, dan itu tanpa sepengetahuan saya. Sudah 6 bulan lalu nikah di bawah tangan dan minta persetujuan saya. Waktu itu RH memaksa supaya saya setuju," ujar IR kepada Kompas.com di Pademangan Timur, Jakarta Utara, Jumat (11/10/2013).

IR sejak awal memang sudah tidak setuju dengan hubungan asmara anaknya karena tidak suka dengan AL yang menurutnya sering berbuat kasar terhadap anaknya. Saat mengetahui mereka sudah menikah di bawah tangan, IR juga sempat mengancam putra sulungnya itu untuk tidak menghubunginya lagi.

Menurut IR, rencananya, pernikahan Riki dan AL akan diresmikan secara hukum dan dipestakan pada Desember 2013, atau dua bulan lagi. Namun, acara tersebut batal karena Riki menyiram air keras ke wajah AL saat sedang bertengkar.

Riki dan AL juga diketahui IR berkenalan melalui Facebook pada Februari 2013. Menurut IR, saat Riki berkenalan dengan AL, anaknya itu sudah berstatus asisten dosen di perguruan tinggi tersebut, dan sering membantu nilai AL yang masih berstatus mahasiswi.

Dalam waktu 3 bulan, Riki memutuskan untuk tinggal bersama dengan AL dengan pernikahan di bawah tangan. Selama 6 bulan terakhir, atau setelah memutuskan tinggal bersama dengan AL, Riki justru jadi jarang pulang.

Riki kini menjadi buron Polsek Metro Palmerah, Jakarta Barat, akibat perbuatan menyiram air keras ke wajah AL. Adapun AL saat ini dirawat di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat, karena mendapatkan luka di wajah dan tubuhnya. Pasal yang disangkakan kepada Riki adalah Pasal 351 KUHPidana tentang Penganiayaan Berat.

Mulai Serius... Apple Patenkan Desain Tangga Spiralnya di China!

Katakepo.blogspot.com - Lewat paten yang resmi dimilikinya itu, kini nama besar Apple juga mulai dikenal di dunia arsitektur, menyusul pada Selasa (1/10/2013) lalu Apple resmi mematenkan tangga kaca berbentuk spiral. Tangga unik tersebut menjadi jalan masuk menuju gerai Apple di Shanghai.

Seperti dilansir www.mashable.com, paten yang dimiliki Apple untuk tangga kaca spiral di Shanghai ini termasuk desain, metode konstruksi, dan material tangga. Kaca dan dekorasi penuh warna putih tangga itu memang menjadi ciri khas gerai penjual produk Apple di seluruh dunia.

Desain tersebut semula merupakan hasil kerja sama antara Apple Inc dengan Eight Inc, sebuah studio desain yang dimotori oleh Tim Kobe. Awalnya, desain toko Apple yang begitu terang mendapat komentar buruk dari berbagai pihak. Namun, kini desain tersebut justru menjadi sangat populer sehingga Apple perlu mematenkannya.

Gerai yang ada di Shanghai ini terbilang cukup istimewa. Toko ini berada di bawah permukaan tanah. Pengunjung harus menggunakan tangga kaca melingkar untuk bisa melihat dan mencoba berbagai produk Apple yang tersedia. 

Pijakan-pijakan kaca diatur sedemikian rupa hingga memutari silinder kaca di tengahnya. Hal ini, menurut Mashable.com, memecah kebiasaan penggunaan teknik arsitektur konvensional. Hasilnya, Apple memiliki gerai atau toko-toko istimewa di seluruh dunia.

Ternyata, itu bukan pertama kalinya Apple mencoba mendapatkan paten atas desain tokonya. Pada 2011 lalu, perusahaan teknologi raksasa ini mencoba mematenkan desain tokonya di Fifth Avenue, Kota New York, Amerika Serikat. Toko tersebut memiliki jalan masuk berupa bangunan persegi yang sepenuhnya terbuat dari kaca.

Tak jauh berbeda, toko milik perusahaan ini di Broadway, New York, juga tampil hampir serupa dengan banyak kaca pada permukaannya. Mudah ditebak, perusahaan ini tampaknya senang menggunakan kaca sebagai ciri khas toko-tokonya.

Meski tidak ada lagi pihak yang secara legal boleh mereproduksi tangga kaca spiral ini, tidak berarti tangga ini akan menjadi satu-satunya tangga kaca spiral di dunia. Apple Inc juga sudah menyatakan bahwa pada masa yang akan datang perusahaan tersebut akan membuat toko-toko dengan tangga serupa sebagai salah satu fitur menariknya.

Video "Pramugara Kocak" AirAsia Ramai di Facebook

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA,Peragaan tindakan keselamatan yang selalu dilakukan sebelum pesawat tinggal landas biasanya membosankan. Namun, pramugara dalam sebuah penerbangan maskapai AirAsia berhasil mengubah anggapan tersebut.

Dalam sebuah penerbangan dari Yogyakarta ke Jakarta pada 8 Oktober 2013 lalu, pramugara ini berhasil membuat seluruh penumpang pesawat tertawa terbahak-bahak gara-gara lelucon yang diucapkannya saat peragaan berlangsung.

Berdasarkan video rekaman yang diunggah oleh seorang pengguna Facebook, Rusli Kurniawan, si pramugara yang tidak diketahui namanya ini menyelipkan beberapa kalimat cerdas yang mengundang gelak tawa dari para penumpang.
Salah satu contoh, pramugara ini menyebutkan, "Baju pelampung ini mempunyai dua pipa tiup, bukan pipa sedot". Sontak, para penumpang langsung terbahak-bahak dibuatnya.

"Kartu petunjuk keselamatan terdapat di kantong kursi Anda, mohon dibaca dengan saksama. Versi foto saya akan segera keluar bulan depan," canda lain dari pramugara tersebut.

Video yang diunggah ke jejaring sosial Facebook ini pun tampaknya sudah viral. Menurut pengamatan KompasTekno, video ini sudah di-share hingga lebih dari 2.300 kali di Facebook.

Apa yang dilakukan oleh pramugara ini memang berbeda dari pramugara penerbangan lainnya. Namun, dengan diselingi candaan seperti yang telah dilakukannya ini, setidaknya penumpang tidak bosan dan lebih memperhatikan peragaan keselamatan yang sangat penting.

"Bekerja Bersama Jokowi-Ahok Lebih Menantang"

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA, Dalam sekejap, PT Jakarta Propertindo menjadi pembicaraan banyak orang. Jarang ada yang mengenal salah satu BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu sebelum Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama memberikan setumpuk tanggung jawab.

Tidak hanya mengurus properti, Jokowi-Ahok menambah lingkup kerja dengan instruksi agar Jakpro juga mengurus soal air bersih dan telekomunikasi.


Budi Karya Sumadi, merupakan orang yang ditunjuk untuk menahkodai PT Jakpro ke depannya. Berbekal dasar pengetahuan tentang arsitektur di Universitas Gajah Mada dan lebih dari lebih dari 20 tahun sebagai arsitek di PT Jaya Properti, pria yang sejak tahun 2004 hingga pertengahan 2013 menjadi Presiden Direktur Ancol itu seakan mendapat tantangan baru dalam sejarah hidupnya.

Tak melulu soal properti, Budi harus menjangkau pengetahuan lain tentang air dan telekomunikasi. Ingin tahu bagaimana sesulit apa situasi PT Jak pro saat dia masuk menjadi nahkoda? Bagaimana mengatasi kendala-kendala di Jakpro? Dan apa rencana-rencana yang akan dilakukan?

Berikut petikan wawancara Kompas.com dengan pria kelahiran 18 Desember 1956 tersebut:

Apa sebenarnya tugas dan fungsi PT Jakarta Propertindo?


PT. Jakarta Propertindo adalah sub-holding bagi BUMD bidang properti milik Pemerintah Pemprov DKI Jakarta. Status sub-holding disandang sejak 15 Desember 2000, ketika PT Pembangunan Pluit Jaya diubah menjadi PT Jakarta Propertindo.

PT Pembangunan Pluit Jaya sendiri didirikan sejak September 1997 saat menerima aset-aset dari eks Badan Pengelola Lingkungan (BPL) yang sudah eksis sejak tahun 1960-an. PT Jakarta Propertindo dikelola secara profesional dan berorientasi bisnis.

Perusahaan ini memiliki pengalaman dan landasan kuat di bidang properti, baik dari segi manajemen, aset maupun sumber daya manusia yang handal, profesional dan berintegritas tinggi.

Bagaimana rasanya setelah lebih dari 20 tahun bekerja di sektor pariwisata, kemudian pindah ke sektor properti seperti Jakpro?

Memang, saya mendapatkan tantangan dari Pak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menata agar Jakpro lebih baik lagi. Sejauh ini, bekerja bersama beliau-beliau itu memang sangat menantang. Karena di Jakpro, saya tidak hanya mengurusi soal properti, tapi juga soal pengelolaan air bersih. Saya harus membuka pengetahuan baru lagi untuk mengerjakan itu. Tentunya, saya juga menyusun tim untuk melaksanakan tugas-tugas.

Apakah ada perbedaan antara mengurus Ancol dengan mengurus PT Jakpro?

Sebenarnya kalau namanya bekerja, sama saja. Tapi memang di Jakpro tantangannya lebih banyak. Kita tidak mengerjakan satu sektor saja tapi juga pengelolaan air bersih, SPBG, telekomunikasi.

Saya pun dituntut untuk membuat tim baru untuk mengerjakan hal-hal baru itu. Itu tantangannya, saya harus mengembangkan diri saya, termasuk tim saya yang umurnya masih muda-muda. Sebenarnya tak terlalu sulit, yang penting kita semangat saja.

Apa prospek besar bapak terhadap PT Jakpro?

BUMD itu mesti punya peran bukan hanya pada Pemda, tapi peran sosial juga kita emban. Ingat, BUMD bukan semata komersial, tapi juga punya tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat. Nah, dukungan Jokowi-Ahok kepada kita membuat kita (Jakpro) menjadi entitas yang membanggakan.

Tinggal, kita memberdayakan potensi DKI yang belum disentuh. Salah satunya air bersih dan telekomunikasi tadi. Sekali lagi bukan hanya soal Pendapatan Asli Daerah melulu tapi Jakpro harus berperan menyejahterakan masyarakat melalui program kerjanya.

Apakah ada kendala menuju cita-cita itu?

Banyak sekali. Terutama soal persaingan usaha. Maklum, Jakpro sekarang banyak tugasnya sehingga banyak perusahaan sejenis yang gimana gitu. Maka dari itu, kita tidak bisa hanya sekadar mengandalkan monopoli karena kita BUMD, kita harus meningkatkan kompetensi supaya menang.

Tapi juga karakter Jokowi-Ahok sangan cepat dan komunikasinya direct dan tak ada batas, maka kita sebagai prajurit sangat terbantu.

Apa program kerja yang paling dekat akan dikerjakan?

Kita kemarin baru mendapat suntikan modal Rp 750 miliar. Alokasinya, Rp 650 miliar untuk mengakuisis Palyja dan Astratel, Rp 100 miliar untuk membangun Water Plant Treatment.

Kita tahu Jakarta Utara masih krisis air bersih,dengan pembuatan WTP, krisis air di sana bisa ditangani. Untuk pengelolaan air sudah ada saat ini tapi skalanya masih kecil yaitu 2.500 meter kubik per hari.

Yang akan kami lakukan adalah meningkatkan pengelolaan air menjadi 50.000 meter kubik per hari.

Terkait penataan di Waduk Pluit, kami akan selesaikan dulu dengan rekanan. Kapasitas kami hanya di bagian barat waduk karena hanya itu yang milik Jakpro. Sedangkan yang bagian timur itu milik pemda.

Selain itu kami akan mendukung penghijauan di Ria Rio, Pulo Mas. Di tempat ini akan dibuat hutan kota seluas 15 ha, yang dilengkapi  danau seluas 9 hektare, dan exhibition and concert hall seluas 3 hektare.

Bagaimana soal pembangunan rumah susun di Jakarta? Bukankah pembangunan rusun juga merupakan tugas Jakpro?

Betul. Kita akan perbanyak land bank. Posisi kita tapi memang cukup dilematis. Jika lokasinya di pusat, tentu kita tidak ada kemampuan membeli lahan. Karena mahal. Tapi kalau lokasi di pinggir, transportasinya tidak mendukung.

Karena itu, beberapa waktu lalu, saya ajukan proposal ke Gubernur untuk membuat satu tempat yang mengelompok seluas 100 hektare pembangunan rusun. Seperti semacam sentralisasi rusun murah.

Dengan kawasan seluas 100 ha itu, 80 persen akan dijadikan rumah susun murah dan dijual. Kami tetap untung tapi tidak tinggi. Sementara 20% lahan akan kami kelola sendiri secara komersial dan jadi sumber pendapatan Jakpro.

***
Pria satu istri yang memiliki satu anak tersebut pun menyadari, setumpuk tugasnya tidak semudah membalikan telapak tangan. Perlu kerja keras, taktik serta perencanaan yang maksimal. Namun, sebagian kecil perubahan wajah Jakarta, yakni di Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio, buah kerja kerasnya, memberi semangat Budi melangkah ke depan.

Selamat bekerja, Pak!