Wednesday, November 6, 2013

6 Fakta 'liar' tentang Las Vegas

Katakepo.blogspot.com - Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang Las Vegas? Nama kota ini tentu sudah terkenal di seluruh dunia. Las Vegas dikenal sebagai pusat perjudian di Amerika. Ingin tahu fakta "liar" tentang kota metropolitan di bagian selatan negara bagian Nevada ini? Yuk simak enam fakta "liar" tentang Las Vegas.

1. Boleh minum alkohol di publik

Orang-orang diperbolehkan minum minuman beralkohol di jalanan kota Las Vegas. Dengan syarat, mereka tidak boleh melakukannya 304,8 meter dari sekolah, tempat ibadah, atau rumah sakit. Jika tidak, polisi akan mengamankan siapa pun yang melanggar peraturan tersebut.

2. Prostitusi bersifat ilegal

Sejak pertama didirikan, Las Vegas telah menoleransi adanya pelacuran. Tetapi seiring berjalannya waktu dan kota ini mulai berkembang menjadi daerah tujuan wisata nasional, pemerintah setempat kemudian mulai menindak prostitusi terbuka, dalam upaya untuk menghindari ketakutan para turis yang berkunjung ke kota itu.

3. Umur lebih dari 21 tahun boleh masuk kasino

Semua kasino di Las Vegas hanya boleh dimasuki oleh mereka yang berusia lebih dari 21 tahun. Jadi jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang terlihat lebih muda dari usia sebenarnya, Anda disarankan untuk selalu membawa tanda pengenal.

4. Koktail udang

Lebih dari 2.721 kg udang dikonsumsi di Las Vegas setiap hari atau hampir sama dengan jumlah konsumsi udang di seluruh Amerika. Hewan laut ini biasanya disantap dalam bentuk koktail udang. Panganan ini dianggap dapat membangkitkan gairah seksual dan vitalitas.

5. 150 pasangan menikah setiap hari di Las Vegas

Ada sekitar 150 pasangan yang menikah setiap harinya di Las Vegas. Mereka yang ingin menikah di Las Vegas harus mencapai usia lebih dari 16 tahun, memiliki identitas yang masih berlaku dan SSN (Nomor Jaminan Sosial). Menariknya, kota ini juga menawarkan proses pengurusan perceraian yang mudah dan cepat.

6. Kota neon

Las Vegas dikenal sebagai kota neon karena gemerlapnya lampu kota yang ada di jalan-jalan kota tersebut. Ini menjadi semacam ikon untuk kota Las Vegas yang kemudian dikenal dengan kegemerlapan lampu kotanya. Kasino-kasino besar di Las Vegas umumnya juga memiliki rangkaian neon yang memiliki beragam bentuk dan warna.

Inilah enam fakta "liar" tentang Las Vegas yang dikenal sebagai kota perjudian. Berminat untuk mengunjungi salah satu wilayah metropolitan di Amerika Serikat ini?





Yayasan Trisakti gelar aksi, mahasiswa tak bisa kuliah

Katakepo.blogspot.com - Beberapa pria mengenakan pakaian warna biru dan sebagian berwarna cokelat siaga di pintu masuk Universitas Trisakti, Jalan S. Parman No: 1, Jakarta Barat. Rencananya pihak yayasan akan menggelar demonstrasi.

"Ada demo dari yayasan mas, makanya dijaga ketat," ujar salah satu petugas keamanan, di halaman parkir Universitas Trisakti, Rabu (6/11).

Keamanan tidak hanya pintu masuk, tapi hampir seluruh sudut kampus. Beberapa staf terlihat berkumpul di depan Gedung Dr. Sjarif Thajeb untuk melakukan apel pagi.

Salah satu mahasiswa yang bingung dengan kondisi kampusnya mengatakan seharusnya hari ini masuk kuliah. Bahkan dia sempat mendapatkan larangan untuk masuk.

"Seharusnya sekarang masuk, soalnya cuma kemarin liburnya. Saya saja enggak dapat pemberitahuan," ujar salah satu mahasiswa jurusan design yang tidak mau disebutkan namanya kepada merdeka.com.

Terlihat di depan dan bagian dalam gedung beberapa spanduk. Spanduk bertuliskan "Save Our Nation, Save Trisakti University". Menurut mahasiswa jurusan design, spanduk itu belum nampak pada hari sebelumnya.

"Kemarin Sabtu belum ada kok. Senin saja sepertinya juga belum ada," tuturnya.

Seperti diketahui, ini merupakan kesekian kalinya juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjalankan putusan MA untuk mengeksekusi 9 orang tergugat terkait sengketa kepengurusan Universitas Trisakti.

Perseteruan antara Senat Universitas Trisakti, Forum Komunikasi Karyawan Universitas Trisakti dengan Yayasan Trisakti terjadi sejak 2002, saat pemilihan rektor baru. Rektor Trisakti Thoby Mutis memangkas wewenang yayasan dalam pemilihan rektor.

Yayasan lalu melakukan gugatan ke pengadilan negeri, namun kandas. Lalu pada 2003, Pengadilan Tinggi mengabulkan sebagian gugatan yayasan. Kubu Thoby lalu mengajukan kasasi. Namun majelis kasasi MA menilai Yayasan Trisakti adalah pihak yang sah mengelola universitas.

Selanjutnya Thoby mengajukan Peninjauan Kembali (PK), lagi-lagi kandas. Perkara yang diputus 13 Januari 2012 lalu diketuai oleh Hakim Agung Atja Sondjaja dan anggota Valerine JL Kriekhoff dan I Made Tara.

Guru agama cabuli anak di bawah umur

Katakepo.blogspot.com - Ketua PKK Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Rosna Ichwan, terkejut mengetahui ustaz yang membantunya memberikan ceramah agama saat kampanye politik pada pilkada, berbuat cabul terhadap anak yang berusia tujuh tahun.

"Dia itu pernah membantu kami memberikan ceramah agama pada masyarakat saat bapak berkampanye dalam pemilihan kepala daerah periode pertama," kata Rosna Ichwan, ketika mengetahui B (45) oknum guru agama SD ditangkap polisi karena berbuat cabul terhadap anak di bawah umur, di Mukomuko, seperti dikutip dari Antara, Selasa (5/11).

Rosna tidak menyangka jika seorang yang sudah taat beragama seperti ustaz tersebut, dapat melakukan tindakan asusila. Padahal, kata dia, sepengetahuannya ustaz tersebut baik dan bagus dalam memberikan pencerahan agama kepada masyarakat.

Rosna menjelaskan, dia tidak lagi menggunakan ustaz itu karena ada beberapa hal yang kurang, namun dirinya tidak menyebutkan hal yang kurang terhadap pelaku pencabulan tersebut.

"Kasus cabul ini untuk kedua kalinya saya tahu setelah di Kecamatan Malin Deman ada anak berusia delapan tahun yang juga menjadi korban pencabulan dan sekarang anak itu ditampung di yayasannya," ujarnya lagi.

Ia menerangkan, perlakuan yang sama akan diterapkan terhadap korban pencabulan lainnya, untuk membantu memberikan memotivasi kepada mereka agar tetap semangat dalam belajar.

"Kami akan datang melihat korban pencabulan oknum ustaz itu bersama dengan bidang pemberdayaan perempuan," ujarnya lagi.

Selanjutnya, ia mengimbau, orangtua di daerah itu agar mengawasi pergaulan anaknya baik di luar maupun di rumah, tujuannya untuk mengantisipasi terjadi kekerasan dalam rumah tangga.

Sarjana bodong Rp 1,5 juta

Katakepo.blogspot.com - Masa lalu pendidikannya, tidak semulus teman-temannya, yang bisa menikmati bangku sampai perguruan tinggi. Sebut saja Yanto (31), pengalaman sekolahnya lompat sana sini. Semasa Sekolah Menengah Atas (SMA), sudah tiga kali dipecat sekolah karena kelakuannya.

Imbasnya, dirasakan dia saat memasuki usia dewasa dan lulus SMA. Hanya berbekal surat tanda lulus sekolah dari SMA swasta, Yanto kesulitan meraih pekerjaan yang diharapkan. Selama beberapa tahun dia hanya menganggur luntang lantung di ibu kota.

Medio 2010, berbekal informasi dari temannya, dia mendatangi perempatan Pramuka atau kawasan bisnis percetakan yang berada di Jakarta Pusat. Secarik kertas berlabel strata sarjana jadi incarannya. Tidak penting, baginya program studi apa yang akan diraih.
Yang penting, kata Yanto, saat itu, dia hanya ingin mendapatkan gelar sarjana. Dia akhirnya memilih jurusan Fakultas Ilmu sosial dari perguruan tinggi swasta di Jakarta, setelah berbincang dengan pelaku pemalsu ijazah.

"Waktu itu, harganya masih Rp 1,5 juta untuk pembuatan ijazah sarjana, info dari teman, katanya mudah buatnya, enggak perlu kuliah. Bisa langsung jadi," katanya saat berbincang melalui telepon selular dengan merdeka.com, Sabtu pekan lalu.

Menurut pria bertato ini, saat menginjakkan kakinya di kios sekitaran perempatan Pramuka, petugas parkir berseragam dinas sudah getol menawari pembuatan segala macam dokumen.
Tanpa berpikir panjang, Yanto, menceritakan keperluannya kepada petugas parkir, dan tidak membutuhkan waktu lama dirinya sudah diantarkan kepada pembuat ijazah. "Dari parkir motor saja, sudah ditawarin sama tukang parkirnya, kayaknya sudah tahu saya mau bikin ijazah," ujarnya tertawa.

Yanto menceritakan pengalamannya, membuat ijazah di kios yang memiliki papan nama Jaya Abadi saat itu. Lokasi kios berada di tengah pasar masuk melalui gang kedua deretan kios Pramuka. Saat itu, cerita Yanto, seorang lelaki tambun menawarkan pembuatan ijazah tersebut setelah melakukan tawar menawar. Setelah harga sepakat ijazah mulai dikerjakan.

"Cuma diminta kasih identitas sama foto ukuran 4X6 sebanyak 4 lembar, warna hitam putih. Karena saya datang sore, besok siangnya disuruh balik lagi," kenang bapak satu anak ini.

Sudah bergelar sarjana sosial palsu, Yanto enggan mengambil risiko tertangkap basah dan berurusan dengan aparat hukum. Pilihannya, dia lebih memilih hijrah ke kampung halamannya di Mojokerto, Jawa Timur dengan berbekal surat tanda kelulusan tersebut.
Pria yang sekarang menjadi karyawan swasta ini, mengaku gelar sarjana yang didapat dari kios Pramuka, banyak mempengaruhi tingkat kemapanan dalam ekonomi dan kemudahan dalam mencari pekerjaan.

"Saya sudah dua kali pindah kerja, dari perusahaan pembiayaan dan sekarang di dunia asuransi di Mojokerto," katanya.

Dia mengaku hampir empat tahun menggunakan ijazah tersebut, tidak ada kecurigaan dari teman atau pihak kantornya. bagi dia, dengan gelar sarjana tersebut, biar tidak menjadi masalah dan tidak ada yang curiga dengan gelar sarjananya, dia lebih baik bekerja dengan baik tanpa ada kesalahan berat dan menghindari konflik.

Maeklong Market, Pasar Menantang Maut di Thailand

Katakepo.blogspot.com - Ada banyak pasar unik di dunia ini. Termasuk di Indonesia. Salah satu pasar tradisional unik dan ekstrem di Indonesia, adalah pasar Tomohon. Berbagai kuliner ekstrem dijual disini. Dan bukan rahasia lagi, jika banyak wisatawan luar yang tidak kuat ketika melihat beragam kuliner ekstrem di pasar Tomohon. Meski demikian, keamanan dan keselamatan pengunjung pasar terjamin. Beda dengan pasar tradisional yang ada di Thailand. Pernahkah terbayangkan oleh Anda kereta lewat tiba-tiba ditengah pasar? Di pasar Maeklong, Thailand, pemandangan mengerikan ini bukanlah hal yang aneh. Ketika memasuki pasar ini jangan kaget jika tiba-tiba kereta melintas ditengah pasar tradisional ini. Jika tidak hati-hati, bisa-bisa nyawapun menjadi korbannya. Maka dari itu banyak yang menjuluki pasar Maeklong sebagai pasar paling berbahaya di dunia.

Sekilas, Pasar Maeklong di Thailand terlihat sama seperti pasar tradisional lainnya, menjual buah dan sayuran. Tapi ternyata, pasar ini adalah yang paling berbahaya di dunia. Bayangkan, lapak dagangannya cuma berjarak 2 meter. Bahkan ada yang nekat menantang maut dengan menggelar lapak dagangannya tidak berjarak sama sekali dari rel kereta.
Pasar Maeklong atau yang juga biasa dikenal dengan nama Pasar Kereta Api Maeklong adalah pasar tradisional di Samut Songkhram, Thailand. Pasar ini dikenal sebagai yang paling berbahaya di dunia. Bukan karena barang yang dijualnya, tapi karena lokasinya yang sangat dekat dengan rel kereta api.
Jika biasanya pasar hanya mengambil lahan di bantaran rel, sekitar 5-10 meter dari rel, tapi pasar ini cuma butuh 2 meter untuk menggelar lapaknya. Bukan hanya itu, pedagang di sini juga mendirikan tenda hingga ke tengah rel. Lalu, bagaimana jika kereta datang?

Seperti yang dilansir dari situs Migrationology, Kamis (3/1/2013), Pasar Maeklong seperti akan 'membeku' saat kereta datang. Para pedangang dan pembeli seakan sudah lihai dengan semua itu. Begitu sirine berbunyi tanda kereta akan datang, semua bersiap. Para pembeli akan melipir ke tempat paling aman yang jauh dari kereta. Sedangkan pedagang akan merapihkan tenda mereka.
Uniknya, tenda yang mereka buat memang sengaja didesain untuk bisa dilipat. Mereka hanya perlu menggotong tiang tenda jauh dari rel. Sedangkan barang dagangannya tidak ada yang disingkirkan.

Kereta akan berjalan pelan, sekitar 15 km/jam. Bagian bawah kereta hampir menyentuh barang dagangan di pasar ini. Para pendagang seakan sudah fasih menaruh barang jualannya agar tidak terkena kereta, walau hanya dengan jarak 2 cm dari rel.

Setelah kereta melintas, para pedagang akan menggelar lagi tenda mereka. Pembeli berdatangan, aktivitas pasar normal kembali. Para pembeli akan menjadikan rel sebagai jalan setapak untuk mereka, berpindah dari toko yang satu ke toko lainnya.

Sebenarnya, sudah berulang kali pemerintah setempat berusaha mengusir para pedangang. Tapi apa boleh buat, penjual di pasar ini mengaku mereka sudah menempati tempat ini lebih dulu jauh sebelum rel dibuat, yaitu pada tahun 1905.

Setiap harinya, pasar ini akan dilalui kereta sebanyak 7 kali. Pagi hari ada 4 kereta yang lewat, dan sisanya siang dan sore hari. Para pedangan seperti sudah hapal dengan jadwal lewatnya kereta. Jadi, mereka sudah siap untuk merapikan tendanya. Apakah Anda berani berbelanja di pasar ini?