Sunday, December 15, 2013

Jangan rendah diri dan tinggi hati

Katakepo.blogspot.com - Jika tidak ada halangan, Lailly Prihatiningtyas atau bisa dipanggil Tyas, akan menjadi Direktur Utama Taman Wisata Borobudur, Prambanan, dan Candi Boko di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Ini bakal menjadi sejarah. Sebuah perusahaan negara dipimpin oleh anak muda. Usia Tyas baru 28 tahun.

Tyas mengakui beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah menyadari ada perubahan dalam lingkungan bisnis. Sehingga mereka tidak segan memberi kesempatan kepada anak-anak muda buat menduduki posisi penting. "Sudah banyak anak muda masuk pada manajemen tingkat menengah atau paling tidak posisi strategis, katanya.

Berikut pemaparan Tyas saat ditemui Alwan Ridha Ramdani, Idris Rusadi Putra, dan juru foto Muhammad Luthfi Rahman dari merdeka.com akhir bulan lalu dalam ruang kerjanya di lantai 12 Kementerian BUMN.

Apakah Anda siap menghadapi tekanan politisi dalam bekerja nanti?

Sudah siap apa belum, mau tidak mau harus siap. Karena tidak ada pilihan tidak siap. Jadi kita coba saja melakukan sebaik mungkin. Ini penugasan dan saya tidak melihat ada posisi tawar saya untuk bilang saya tidak siap. Jadi yang harus saya lakukan bagaimana saya mencoba dan tentu saja itu dengan kegiatan atau program terukur.

Paling tidak, kalau saya bisa memberikan proposal di dalamnya ada langkah jelas, hasil jelas. Saya rasa ada kesempatan untuk didengar para pemangku kepentingan.

BUMN dikritik karena jadi sapi perah politisi. Apakah Anda mendapat gambaran seperti itu?

Saya masih muda dan saya menyadari anak muda kurang pengalaman dan saya mau belajar. Yang saya akan lakukan sekarang adalah berkonsultasi dengan pimpinan. Prinsip saya, ketika saya melakukan dengan benar dan sesuai koridor berlaku, saya rasa itu menutup kesempatan orang berbuat tidak benar kepada saya.

Yang harus saya pegang adalah saya datang untuk bekerja bukan karena ada kepentingan apapun di balik saya. Selama saya masih bisa memegang prinsip itu dan saya tidak mengorbankan integritas saya, untuk berbuat jahat kepada saya akan bisa diminimalisir.

Jelang pemilu BUMN juga selalu disorot, kursi BUMN kursi panas. Bagaimana pandangan Anda?

Saya pada dasarnya datang bukan untuk mencari posisi. Saya tidak meminta dari awal saya jadi direksi. Jadi, pada dasarnya tidak punya konflik kepentingan saya harus menjabat. Yang saya akan coba lakukan, saya akan bekerja. Kalau ternyata harus terpental, selama saya sudah bekerja sebaik mungkin saya ikhlas saja.

Anda yakin di usia semuda ini bisa memimpin perusahaan BUMN?

Mungkin belum ada sebelumnya, tapi kita harus yakin. Kita coba sebisa mungkin dan kita buktikan anak muda juga bisa.

Berarti sudah saatnya yang muda punya peranan penting di BUMN?

Ya, itu pasti sih. Saya rasa beberapa BUMN sudah menyadari ada perubahan di lingkungan bisnis. Bagaimana mereka memberikan kesempatan kepada anak-anak muda. Mungkin tidak sampai pada manajemen teratas, tapi sudah banyak anak muda masuk pada manajemen menengah atau paling tidak posisi strategis. Bagaimana mereka memberi pengaruh pada pengambilan keputusan pimpinan BUMN.

Bagaimana nantinya Anda merangkul para senior?

Pertama, kita harus banyak mendengar karena saya sadar kalau saya ditunjuk saya kurang pengalaman. Mereka lebih punya banyak pengalaman dan pengetahuan dari pada saya.

Yang pasti saya akan lebih banyak usaha untuk mendengarkan mereka. Untuk bertanya kepada mereka secara langsung, dari karyawan, pemangku kepentingan. Yang lain, kalau di Jawa, kita harus memposisikan manusia sebagai manusia. Itu mungkin yang penting. Selama manusia itu merasa dihargai, datang dengan baik-baik, dan ngomong dengan baik-baik mereka akan terbuka.

BUMN dituntut memberikan keuntungan lebih pada negara, apa terobosan Anda?

Kalau Taman Wisata Borobudur, Prambanan, dan Candi Boko punya keistimewaan untuk tidak memberikan dividen. Tetapi 20 persen pendapatannya diserahkan untuk layanan situs sendiri di bawah UPT Kemendikbud.

Kedepan, perusahaan harus memberikan nilai tambah lain. Dia bisa memberikan keuntungan ekonomi kepada masyarakat. Bagaimana menjaga situs itu, bagaimana dia bisa memberikan nilai kepada akademisi, bagaimana dia bisa memberikan peran pada industri pariwisata secara nasional dan memberikan kebanggaan Indonesia pada luar negeri. Borobudur adalah ikon Indonesia.

Bagaimana dengan pemerintah daerah menilai situs itu untuk menambah pendapatan?

Setahu saya, sejak 2009 mendapatkan keistimewaan untuk tidak memberikan pajak pada daerah. Mungkin itu jadi keberatan daerah. Makanya itu, bagaimana perusahaan memberikan keuntungan ekonomi kepada warga sekitar.

Respon keluarga saat Anda ditunjuk akan jadi dirut BUMN?

Nilai yang ada di saya sekarang adalah hasil didikan keluarga. Jadi bagaimana tanggapan keluarga saya tidak akan jauh berbeda bagaimana saya menyikapi hal ini. Orang tua saya yang ditanya adalah ini tugas kan? Kamu bisa menolak? Saya jawab tidak bisa. Ya sudah sebaik-baiknya, lakukan dengan ikhlas, jangan sampai rendah diri dan tinggi hati.

Babi kepala dua lahir di China

Katakepo.blogspot.com - Setelah Indonesia dikejutkan dengan kelahiran sapi berkepala dua, China tidak mau ketinggalan. Negeri Tirai Bambu itu digemparkan dengan kelahiran babi kepala dua.
Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Jumat (13/12), indung telur induknya gagal memisahkan diri. "Saat hendak menyusu kami bingung mulut mana yang bisa menghisap susu," ujar peternak pemilik babi kepala dua itu bernama Du Gensheng. Kadang mulut satu kepala berusaha menyusu dan lainnya juga mencoba namun tidak berhasil.
Babi itu lahir di Provinsi Jiangxi, distrik Nanchang. Babi dua kepala lainnya pernah lahir April di desa Jiujiang.
Baru-baru ini China telah mengimpor sperma babi dari Inggris demi mendapatkan kualitas babi terbaik. Meski China memproduksi banyak babi namun kualitasnya buruk.


Sakit saat bercinta, perempuan Inggris suruh suaminya selingkuh

Katakepo.blogspot.com - Seorang perempuan asal Inggris menyuruh suaminya tidur dengan wanita lain sebab dia sudah menopause atau rahim berhenti memproduksi sel telur. Dia bilang melakukan hubungan seksual saat menopause sangat sakit.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (14/12), Elaine Feeley mengaku merasa bersalah pada suaminya Keef sebab tak bisa melayani di ranjang. Mereka sudah tidak melakukan keintiman empat tahun padahal sebelumnya mereka melakukan rutin dan sangat menikmatinya. "Kami mempunyai kehidupan seks luar biasa namun saat menopause semua menjadi tidak nyaman," ujar Feeley.
Dia mengatakan pernah mendorong suaminya saat merasakan sakit bercinta. Feeley mengaku gairahnya masih sangat membara namun dia tidak lagi bisa menikmati seks lantaran takut sakit.
Lama tak berhubungan seks, hubungan Feeley dan suaminya jadi seperti hubungan kakak dengan adik. Mereka berjanji tidak akan pernah pisah ranjang.

Pulau kecil di Tanah Air terancam lepas ke pelukan asing

Katakepo.blogspot.com - Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mengecam rencana revisi Undang-Undang nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Pasalnya, revisi ini akan mengundang investor asing menguasai pengelolaan kekayaan Kepulauan Indonesia.
Saat ini, sekitar 29 kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil Indonesia sudah dikelola asing seperti Australia, Amerika Serikat, Swiss, Prancis, Brasil, Singapura dan Thailand.
"Pengelolaan pulau itu untuk usaha pariwisata, perikanan, hingga penampungan limbah. Kedaulatan terkoyak dan cadangan pangan pun terancam," ujar Dewan Pembina KNTI, M Riza Damanik, melalui keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (14/12).
Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mengingkari penetapan hari nusantara melalui Keppres No.126 Tahun 2001, yakni menguatkan tekad pendiri bangsa memproklamirkan kedaulatan kepulauan Indonesia, lautan yang merekatkan daratan, melalui Deklarasi Djuanda, 13 Desember 1957.
Sebenarnya deklarasi tersebut diharapkan dapat memperbesar keterlibatan rakyat mengelola dan memanfaatkan sumberdaya pesisir dan laut sebesar-besar untuk kesejahteraan rakyat. Selain itu, juga memperkuat ketahanan nasional termasuk pangan dan energi serta mewujudkan keadilan sosial.
"Kini, setelah 56 tahun Deklarasi Juanda, Presiden SBY justru mengkhianatinya dengan mengeluarkan Draf RUU (revisi) Undang-Undang nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil," jelasnya.
Tidak hanya presiden SBY, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun dinilai sama saja dengan membiarkan pulau-pulau kecil di Indonesia dikuasai oleh asing. Sebab, direncanakan RUU tersebut akan disahkan sebagai UU pada 19 Desember 2013.
Untuk itu, wakil-wakil nelayan tradisional, petambak, gerakan sosial dari Sabang sampai Merauke yang tergabung dalam KNTI meminta DPR RI menunda pengesahan RUU revisi UU nomor 27 Tahun 2007. DPR harus memastikan pemulihan hak-hak nelayan tradisional, masyarakat pesisir dan adat, serta membatalkan keterlibatan asing dalam pengusahaan perairan pesisir Indonesia.
Selain itu, Presiden SBY turut harus melunasi kewajibannya mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemberdayaan Nelayan dan Petambak Skala Kecil.

Salahi izin, panti pijat dan spa di Tangerang terancam disegel

Katakepo.blogspot.com - Makin banyaknya panti pijat dan spa di Kabupaten Tangerang Banten membuat pemerintah setempat semakin khawatir. Sebab, usaha jenis ini sudah tersebar hampir di setiap kecamatan. Apalagi, banyak di antaranya tidak memiliki izin resmi yang dikeluarkan Pemkab Tangerang.

"Jumlahnya semakin terus bertambah. Mulai dari yang ada izin hingga tidak punya izin," kata Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Slamet Budi di Tangerang, Sabtu (14/12), seperti dilansir dari Antara.

Dia menambahkan, panti pijat dan spa yang tidak memiliki izin kerap beroperasi secara tertutup. Para pemilik biasanya memasukkan jenis usaha lain di tempat tersebut.

Tak hanya itu, ada juga panti pijat dan spa yang menyalahi izin. Meski demikian, izin yang diberikan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Biasanya izin usaha hanya satu lantai. Tetapi, saat pelaksanaannya bisa mencapai dua hingga tiga lantai. Selain itu, ada usaha lainnya," ujarnya.

Atas temuan itu, Satpol PP Kabupaten Tangerang telah melakukan upaya penertiban terhadap usaha panti pijat dan spa yang diduga tak berizin maupun menyalahi izin. Di antaranya panti pijat dan spa yang berada di Gading Serpong.

Untuk meminimalisir jumlah panti pijat dan spa yang terus bertambah dan rawan adanya penyalahgunaan maka pihaknya akan melakukan operasi rutin. Bila ditemukan adanya usaha yang menyalahi aturan seperti Perda, maka akan dilakukan tindakan tegas tanpa pengecualian.

"Kita akan tegas untuk menekan tingkat prostitusi," pungkasnya.