Saturday, March 21, 2015

Berani Diadu, Toyota Rush Tantang Honda HR-V

Katakepo.blogspot.com -Jakarta, PT Toyota Astra Motor (TAM) berusaha mempertahankan tahta segmen compact SUV yang selama ini ”dipegang” Toyota Rush. Paling tidak, penjualan diharapkan tembus 2.500 unit sebulan, sama seperti target tahun-tahun sebelumnya.

Tapi ambisi itu terancam buyar sejak datangnya Honda HR-V. Penguasaan pangsa pasar hingga 53 persen pada 2014 bisa jadi menciut hingga akhir 2015, karena saat ini HR-V sebagai andalan Honda yang bernuansa crossover masih ”hot” dengan inden panjang.

Disinggung soal ini, Vice President Director TAM Suparno Djasmin tak menampik. Dirinya hanya mengatakan bahwa setidaknya target penjualan tercapai sama dengan tahun lalu.

”HR-V main di segmen yang kita nggak punya (crossover). Kalau dibilang New Rush ini jawaban atas tantangan HR-V, saya bisa katakan salah satunya iya,” tegas pria yang akrab disapa Abong itu usai peluncuran New Rush di Empirica, SCBD, Jakarta Selatan, (20/3/2015).

Kendati demikian, Abong menekankan bahwa rencana perubahan Rush sudah dirancang sejak dua tahun lalu. Artinya, New Toyota Rush bukan semata-mata didesian untuk bersaing, tetapi menjadi bagian dari dinamika perubahan agar tetap kompetitif.

”Plus minus (antara Rush dan HR-V), kini tergantung konsumen saja memilihnya. Pastinya, minimal target kami tetap tercapai 2.500 unit,” tukas Abong.

Artinya, secara tidak langsung, TAM berharap ada perluasan pasar. Hadirnya HR-V, ditambah pesain lain seperti Daihatsu Terios, Nissan Juke, dan Ford Ecosport, diharapkan tidak mengurangi ”kue” Rush, tapi justru menambah volume penjualan compact SUV secara keseluruhan.

Anak Ujian, Ortu Rame-rame Panjat Dinding Sekolah Serahkan Sontekan

Katakepo.blogspot.com - Patna, Kamis lalu (19/3) sekitar 1,4 juta pelajar tingkat X di India (setara kelas 3 SMA di Indonesia) mengikuti ujian akhir di seantero Negeri Taj Mahal tersebut. Mereka harus lulus jika ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Saking berharganya ujian tingkat nasional tersebut, tidak hanya siswa yang sibuk mempersiapkan diri. Para orang tua (ortu) pun tidak mau kalah. Mereka sibuk memberikan sontekan kepada putra putrinya yang sedang mengikuti ujian di kelas.
Karena itu, terciptalah pemandangan antik seperti yang terlihat di Negara Bagian Bihar pada Kamis lalu.
Para pria, mulai remaja, pemuda, hingga bapak-bapak, berlomba memanjat tembok sebuah sekolah di Kota Vaishali. Dengan tangan kosong, mereka menaiki kusen jendela dan beton pemisah antarlantai.
Tidak hanya di lantai 1, pemandangan ’’heroik’’ itu juga terlihat di lantai-lantai di atasnya. Para kurir sontekan tersebut rela bertaruh nyawa demi memastikan anak atau saudara mereka lulus ujian.
’’Secara kasatmata, mustahil menggelar ujian yang bersih dan bebas campur para tangan orang tua,’’ kata P.K. Shahi, menteri pendidikan Bihar (jabatan setingkat kepala dinas provinsi), dalam wawancara Jumat (20/3).
Dia menambahkan bahwa aparat dan pihak dinas pendidikan tidak akan mungkin bisa memantau aktivitas sekitar 6 juta orang tua yang mengantar putra putrinya ke lokasi ujian. Dikatakan, sebanyak apa pun aparat yang disiagakan di lokasi ujian guna meminimalkan kecurangan, para ’’pejuang kelulusan’’ itu selalu punya cara untuk menyampaikan sontekan.
’’Orang-orang ini seharusnya masuk kepolisian atau pemadam kebakaran. Lihat saja, betapa lincahnya mereka memanjat tanpa bantuan apa pun dan betapa kreatifnya mereka dalam menyampaikan sontekan kepada putra putrinya,’’ kata seorang polisi yang berjaga di salah satu lokasi ujian. Saking nekatnya para orang tua yang mendambakan kelulusan putra putrinya itu, aparat akhirnya hanya bisa mematung.
Di salah satu sekolah yang menjadi lokasi ujian, tangga dari bambu terlihat di hampir semua jendela kelas. Itu memudahkan orang tua mengakses ruangan tempat anak mereka mengerjakan ujian.
Di sekolah lain yang berpagar tinggi, seorang bapak menggunakan galah panjang untuk mencapai jendela kelas. Sontekan yang sudah dipersiapkan itu diletakkan di ujung galah yang masuk ke jendela.
Sriniwas Tiwari, ketua Komite Ujian Sekolah Bihar, menyatakan bahwa setiap siswa yang kedapatan menyontek akan langsung dicoret dari daftar peserta ujian. Bukan hanya itu, mereka juga tidak diperkenankan mengikuti ujian kelulusan tiga kali berturut-turut.
’’Jika level kecurangannya berat, para peserta ujian bisa saja kami kenakan denda atau kami masukkan ke penjara,’’ tandasnya.
Kemarin media India melaporkan bahwa tidak kurang dari 600 peserta ujian didiskualifikasi oleh panitia. Rata-rata mereka tertangkap basah menyontek saat ujian berlangsung.
Ram Sundar Mandal, pria yang menunggui anaknya di Saharsa Polytechnic itu justru menyalahkan pemerintah yang tidak bisa memberikan pendidikan bermutu di sekolah. ’’Mengapa pemerintah tidak bisa menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas? Jika itu terjadi, tidak akan ada kecurangan dalam ujian,’’ kritiknya. (AP/thehindustantimes/hep/c4/ami)

Zayn Malik Dipastikan Tidak Ikut One Direction ke Jakarta

Katakepo.blogspot.com - Jakarta, Zayn Malik, salah satu anggota boyband dari Inggris, One Direction, dipastikan tidak ikut rekan-rekannya ke Jakarta dalam rangka One Direction On The Road Again Tour yang akan digelar pada 25 Maret 2015.

"Manajemen One Direction telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kondisi Zayn Malik. Sangat disayangkan Zayn tidak akan bergabung dengan Harry, Liam, Louis, dan Niall pada pertunjukan mereka di Jakarta tahun ini dalam rangka On The Road Again Tour," tulis pihak manajemen One Direction dalam siaran pers yang dikirim Ismaya Live selaku promotor, Jumat (20/3/2015).

Pada poster resmi yang menyertai siaran pers tersebut, tampak sebuah tulisan yang menyatakan Zayn terpaksa mundur dan kembali ke Inggris untuk memulihkan stres yang dialaminya. Pihak manajemen berharap para penggemar One Direction tetap memberi dukungan untuk Zayn.

"Mari kita berikan doa dan berharap agar Zayn segera sembuh. Mari kita tetap berikan dukungan karena cinta kalian sangat berarti baginya dan yang lain," tulis mereka.

Pria dengan Belasan Anak dan Cucu Ini Tega Hamili Putrinya

Katakepo.blogspot.com - Majene,  Seorang pria berusia 65 tahun di Majene, Sulawesi Barat, ditangkap polisi karena memerkosa anak tirinya hingga korban mengandung tiga bulan.
Pelaku diciduk di rumahnya di Kecamatan Banggae, Majene, tak lama setelah korban melaporkan perbuatan orangtuanya tersebut ke Polres Majene, Sabtu (18/5/2013) malam. Di hadapan penyidik, pelaku yang telah memiliki belasan anak dan cucu itu mengaku khilaf telah memaksa korban melayani nafsunya. Awalnya RN tidak mengakui bahwa ia telah memerkosa putrinya, NM (18). Namun, pelaku akhirnya mengaku telah memaksa putrinya melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali.
Dalam pemeriksaan, NM mengaku pertama kali dipaksa melayani pelaku tiga bulan lalu ketika semua anggota keluarganya tengah tidur pulas. Korban tak berani membocorkan kejadian tersebut karena takut oleh ancaman pelaku.
Kepada polisi, korban NM mengaku pertama kali dipaksa melayani nafsu bejat ayahnya ketiak tiga bulan lalu semua anggota keluarga din rumah kecilnya tengah tidur pulas. Saat itulah korban memperkosa sambil mengancam anknya untuk tidak berani buka mulut atas perilaku tersangka.
Perbuatan pelaku terbongkar setelah istri RN merasa curiga atas perubahan tubuh putrinya. Apalagi, hampir tiap hari NM muntah-muntah. Korban awalnya trauma dan ketakutan untuk mengungkapkan perbuatan ayahnya. Namun, setelah dibujuk oleh ibu dan saudaranya, NM akhirnya mengakui bahwa ia telah dihamilii oleh pelaku.
Keberatan dengan perlakukan pelaku, korban dan ibunya mengadukan kasus ini ke polisi setempat. Tersangka sempat mengajak korban berdamai, tetapi korban dan ibunya keberatan dan minta kasus asusila ini diproses secara hukum dan meminta pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya.
Berdasarkan bukti-bukti dan pengakuan saksi-saksi, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 294 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara. Tersangka kini mendekam di tahanan Mapolres Majene untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jalani 6 Tahun Keramas Tanpa Sampo, Rambut Wanita Ini Malah Indah

Katakepo.blogspot.com - New York, Selama ini masyarakat kebanyakan membersihkan kulit kepala dan rambut dengan sampo. Selain membersihkan juga banyak produk sampo mengklaim untuk atasi ketombe atau cegah kerontokan. Namun seorang perempuan cantik bernama Sarah Theeboom sudah menjalani enam tahun terakhir mencuci rambut hanya dengan air tanpa sampo.
Sarah terinsipirasi oleh teman lamanya yang terlebih dahulu tidak menggunakan sampo kala mencuci rambutnya. "Saya mengenalnya dulu sebagai seseorang yang memiliki rambut yang lebat dan kering. Tapi kini rambutnya jadi halus dan berkilau," terangnya.
Melihat secara nyata pada rambut temannya, karena ia memiliki masalah dengan rambutnya yang mudah berminyak. Namun sang teman mengingatkan bahwa jika benar-benar berhenti menggunakan sampo sementara waktu rambut akan sangat menjijikan.
Sarah pun mencobanya dan benar apa kata temannya. Rambutnya sangat berminyak dan mulai banyak ketombe. Ia pun berusaha mungkin untuk menutup atau mengikat rambutnya. Sarah tetap bersikukuh untuk mencuci rambut dengan air sambil digosok-gosokkan kulit kepala dengan jemari tangannya.
Enam minggu berlalu, ketombe dan minyak sudah tak muncul lagi. "Rambut saya seperti orang lainnya," ungkapnya bahagia. Selain itu, ia mendapati rambutnya lebih lembut, mudah diatur, dan bergelombang. Ia pun tak malu membeberkan rahasia rambut indahnya kala ditanya orang lain.
"Seperti layaknya orang yang mencuci rambut menggunakan sampo, ada saatnya alami bad hair day maupun bad hair day, namun saya merasakan rambut jauh lebih sehat," ungkap Sarah kepada Seventeen, dilansir Jumat (20/3/2015).