Tuesday, November 5, 2013

Orangutan Jadi Lauk di Pontianak

Katakepo.blogspot.com - Seekor Orangutan atau Pongo pygmaeus berjenis kelamin jantan tertembak senapan angin seorang pemburu. Setelah tertembak di bagian rahang, Orangutan ini tak berdaya, lalu akhirnya tewas. Sesudah tewas, Orangutan ini justru dijadikan hidangan lauk pauk warga sekitar.

Peristiwa miris itu terjadi di dekat permukiman warga di Jalan Panca Bhakti, RT 05, RW 13, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa 5 November 2013. “Dari pada sengsara begini Orangutannya setelah ditembak, lebih baik dimakan saja. Kalau seandainya masih hidup, Orangutan ini dipelihara,” kata Igasius Mandor (50), warga setempat.

“Setelah dimasak daging Orangutan ini berwarna hitam. Liat dagingnya. Orangutannya didapatkan dari seseorang yang lagi berburu di hutan yang jaraknya satu kilometer saja dari tempat kami ini," katanya. Setelah dagingnya dimakan, tengkoraknya lalu disimpan, bahkan ada yang dijemur di atas atap rumahnya.

Peristiwa penembakan orangutan ini karena awalnya pemburu mengira dia adalah rusa karena bulunya yang berwarna merah bersembunyi di semak-semak belukar hutan. “Dikira Rusa awalnya, ternyata Orangutan. Setelah ditembak diam saja,” katanya.

Orangutan itu dibesar sekali. “Mungkin umurnya 20 tahun. Dagingnya udah meliat. Merah warna bulunya."

"Lalu kami kuliti daging orangutan. Dagingnya keras sekali, tapi enak. Saya dapat bagian kepala orangutan. Kepala orangutan ini dikasih seorang tetangga," katanya. Igasius pun mengaku memakan daging Orangutan ini. “Rasanya panas sekali setelah makan Orangutan ini, tapi enak sekali dagingnya."

Dahulu kata dia, orangutan di wilayah dekat kediamannya masih banyak. “Sebelum hutannya habis, puluhan sih ada Orangutan di sini. Sarangnya saja banyak di sini,” katanya. Orangutan yang tewas itu diduga mendekat ke pemukiman karena hutannya tak ada lagi sehingga mencari makan dekat pemukiman.

Dulu, saat ada pembukaan hutan di Kapupaten Ketapang, ada juga orangutan ditangkap dan akhirnya dijadikan santapan lauk pauk. “Jadi, bukan kali ini saja,” katanya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Siti Chadidjah Kaniawati, mengaku sudah menurunkan anggotanya ke lapangan. “ Lagi menunggu laporan juga dari anggota kami di lapangan,” katanya singkat mengomentari isu orangutan dimakan itu.

Mengajarkan Anak yang Pemalu agar Mudah Berteman

Katakepo.blogspot.com - Hidup di zaman yang serba modern dan melaju cepat seperti sekarang ini, bisa menjadi kondisi yang tidak menguntungkan bagi anak-anak dengan pribadi yang pemalu.
Orangtua yang memiliki anak yang pemalu, disarankan jangan membiarkan anak menyatu dengan sifat tersebut. Sebaliknya, latih dan dorong anak untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Banyak orangtua menganggap sepele dampak dari sifat pemalu pada anak. Padahal, sifat ini bisa menyulitkan, karena susah berkomunikasi dengan orang lain, dapat berpengaruh pada performa mereka di sekolah. Anak jadi takut bertanya pada guru saat menemukan kesulitan dalam pelajaran.
Kemungkinan terburuk yang paling dikhawatirkan dari sifat pemalu pada anak adalah terbentuknya pola mengisolasi diri. Di mana hal ini, akan membuat mereka semakin menutup diri dari lingkungan luar. Alhasil, anak pun jadi merasa lebih nyaman sendiri, tanpa memiliki teman. Kelak saat beranjak dewasa, bukan tidak mungkin dirinya tumbuh menjadi seseorang yang pemurung dan kesepian.
Maka dari itu, sedari kecil sebaiknya orangtua mengajarkan dan melatih kemampuan bersosialisasi anak. Para peneliti mengatakan, bahwa anak yang supel akan tumbuh menjadi seseorang yang sehat secara fisik dan emosional. Sebab, memang pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, yang saling membutuhkan satu sama lain. Jadi memiliki kemampuan kontak sosial yang baik, akan memberikan pengaruh positif pada setiap tingkat kehidupan anak, baik sekarang maupun di masa depan.
Menurut Dr Ward Walet, penulis The Shy Child: Helping Children Triumph Over Shyness, peran orangtua sangat krusial dalam melatih anak yang pemalu, agar lebih fleksibel pada lingkungan di luar keluarga intinya.
Dikarenakan taman di Indonesia terutama di Jakarta, jumlahnya begitu minim, dan kalaupun ada, fasilitas bermain untuk anak kondisinya memprihatinkan. Maka, area permainan anak di mal bisa dijadikan alternatif. Menurut Walet, lingkungan bermain yang ramai dengan anak sebaya akan melatih si pemalu merasa lebih nyaman.
Mungkin awalnya, ia akan merasa kikuk dan menolak untuk bergabung, jika begini jangan dipaksa, namun Anda jangan langsung patah semangat. Sebaliknya, bertahanlah di area bermain tersebut bersama anak, biarkan ia melihat sekelilingnya. Anak yang pemalu perlu waktu untuk beradaptasi dengan lingkungannya, salah satu caranya dengan memerhatikan dan mempelajari lingkungan baru tersebut.
Melihat serunya anak lain yang menikmati wahana permainan, akan menstimulasi emosional anak untuk ingin merasakan hal yang dirasakan anak lain. Kemungkinan, ia bakal turut bermain dengan anak lainnya sangat besar, asalkan Anda rajin melatih anak untuk melihat dan mencerna lingkungan sosialnya.
Cara lain yang bisa Anda praktikkan adalah mengundang teman Anda yang memiliki anak seusia si kecil. Lalu, saat anak dari teman Anda berkunjung, sediakanlah camilan, buku, mainan, dan biarkan mereka berinteraksi secara alamiah. Disarankan untuk meminimalkan interupsi dari orang dewasa. Selain itu, sebaiknya jauhkan televisi dari anak dan temannya, jangan jadikan ‘tabung’ audiovisual tersebut sebagai pilihan bermain.
Sumber :
today.com

Rahasia Memasak Gorengan agar Harum

Katakepo.blogspot.com - Penduduk Indonesia dikenal menggemari makanan yang digoreng. Bahkan gorengan merupakan camilan ‘wajib’ karyawan kantor saat waktu menjelang senja.
Maraknya program televisi yang mengungkapkan betapa buruknya cara memasak para penjual gorengan gerobak, demi citarasa yang garing, mereka tega memasukkan plastik ke dalam bahan dasar masakan.
Maka dari itu, jika Anda sangat menyukai gorengan, disarankan untuk memasak sendiri di rumah. Caranya tidak sulit kok, hanya memerlukan tepung, minyak goreng, tempe, pisang, tahu dan sebagainya.
Nah yang menarik, ada ‘rahasia’ memasak gorengan yang Anda perlu tahu. Karena berpengaruh pada aroma hasil gorengan menjadi lebih harum dan menggugah selera. Banyak orang yang bisa membuat gorengan enak. Tapi belum banyak orang yang mengetahui kalau aroma bawang putih bisa menambah gurih rasa gorengan!
Untuk membuat hasil gorengan yang harum, Anda bisa memasukkan beberapa siung bawang putih yang sudah dimemarkan ke dalam minyak goreng saat membuat gorengan. Atau bisa juga menggoreng makanan dengan minyak goreng bekas menggoreng bawang putih.
Sumber :
Sajian Sedap

Psst… Rahasiakan 4 Hal Ini dari Si Bos

Katakepo.blogspot.com - Sedekat apa pun hubungan Anda dengan atasan, sebaiknya empat hal ini tetap Anda rahasiakan.
Meskipun atasan Anda memiliki karakter yang terbuka dan tinggi toleransi, tetapi ada beberapa hal yang tidak patut didiskusikan dengannya. Sebab, meskipun si bos menanggapinya dengan senyum, tetapi sudah pasti ia tak lagi bisa memercayai Anda.
Lalu, apa saja sih yang "haram" dibicarakan dengan si bos? Berikut "contekan" untuk Anda.
Pindah kerja
Biasanya atasan tak akan senang mendengar rencana pengunduran diri karyawannya. Apalagi jika untuk pindah ke perusahaan lain. Ada baiknya, hargai perasaan dan dedikasinya. Mengembangkan karier adalah hak Anda, tetapi tak perlu melibatkan atasan dalam hal ini.
Pekerjaan atau bisnis sampingan
Jika Anda memiliki pekerjaan sampingan (side job), misalnya membuka online shop, ada baiknya simpan ini untuk diri Anda sendiri. Tak perlu gembar-gembor mengenai bisnis atau pekerjaan sampingan ini. Mengapa? Agar performa di kantor tak menurun, siasati dengan manajemen waktu yang tepat.
Alasan pindah dari kantor lama
Jangan pernah menjelek-jelekkan tempat Anda bekerja sebelumnya. Alasan apa pun yang menyebabkan Anda keluar dari kantor lama tak perlu diumbar. Jika Anda membuka keburukan kantor lama, atasan tentu akan berpikir bahwa Anda pun akan melakukan hal yang sama jika keluar dari tempat kerja sekarang.
Patah hati
Ada kalanya patah hati terasa begitu berat, tetapi tetaplah bersikap profesional. Tak perlu terlalu mengumbar masalah pribadi kepada atasan. Jika kondisi Anda sangat buruk saat patah hati, mengambil jatah cuti lebih baik daripada Anda tak bisa berhenti menangis di kantor.
Sumber :
CHIC

Tempat Curhat yang Dipercaya Pria

Katakepo.blogspot.com - Baru kenal sudah "curcol" alias curhat colongan? Eits ini tidak berlaku bagi pria. Mereka enggak mudah untuk curhat seputar kehidupan pribadinya, apalagi jika sudah menyangkut hubungan asmara.

Menurut seorang psikologis, Dr Cecilia d’Felice, ketika curhat mengenai hubungannya, pria tidak akan meminta bantuan. Tetapi, pria yakin bahwa orang yang ia jadikan tempat curhat tidak akan membongkar rahasia atau perlu bersikap membela diri."

Yuk, kenali dengan siapa biasanya si dia mencurahkan hatinya dan bagaimana trik mencari bocorannya.

Temannya
Jika si sahabat yang menjadi tempat curhatnya, tandanya dia butuh teman untuk bercerita apa saja tanpa berharap mendapat masukan opini. Ia hanya perlu mencurahkan yang ia rasakan untuk membuatnya merasa lega. Mereka bisa saja curhat sambil bermain game atau menendang bola di lapangan. Nah, begitu pula jika kita ingin mengorek informasi dari sahabatnya. Daripada bertanya lewat telepon yang membuat kita terlihat terang-terangan, lakukan secara tersirat. Misalkan saja saat ngumpul bareng, kita bisa sambil memancing pertanyaan sambil mengobrol.

- Jika belum terlalu akrab dengan sahabatnya, hindari bertanya langsung seputar masalah. Basa-basi itu penting karena si sahabat enggak akan semudah itu membocorkan rahasia dengan orang yang baru dikenal.

- Jika si sahabat sangat tertutup, jangan terobsesi untuk mengorek informasi. Lakukan pendekatan beberapa kali agar dia lebih mengenal dan memercayai kita. Kalau sudah percaya, siapa tahu dia akan memberi informasi tanpa kita minta.

Saudara perempuannya
Curhat dengan saudaranya menandakan bahwa dia ingin mendapat dukungan. Pria yakin bahwa saran apa pun yang dilontarkan oleh saudaranya mempunyai tujuan yang terbaik baginya. Well, seperti yang kita tahu sesama perempuan lebih mudah untuk bertukar pikiran, termasuk curhat. Tahu dong kegiatan yang bikin mood perempuan jadi happy? Ya, belanja. Coba deh sekali-kali minta bantuan untuk memilihkan hadiah yang cocok untuk si dia. Shopping bareng membuka kesempatan untuk membicarakan banyak hal, termasuk mencari informasi mengenai curhatan si dia.

- Merasa bahwa pendapatnya dibutuhkan bisa membuat dia lebih menghargai kita. Tunjukkan bahwa kita menganggap saudaranya adalah penasihat yang baik. Jangan ragu untuk bertanya, misalnya, "Menurut kamu, gimana caranya biar dia enggak marah lagi?" dan sebagainya.

- Terbuka pada sarannya dan jangan lupa ucapkan terima kasih jika sarannya berhasil memperbaiki hubungan kita.

Ibunya
Si dia ingin mendapat belaan, termasuk jika sebenarnya ia yang salah. Ia yakin bahwa orangtua akan selalu membela anaknya daripada orang lain. Lebih asyik mengorek informasi dari orangtuanya karena mereka lebih paham bagaimana cara mengatasi sikap anaknya. Jika kita sudah mengambil hati, mereka enggak akan sungkan memberi tahu caranya menghadapi si dia atau malah membela kita, hehe.

- Hindari bersikap sok tahu karena bagaimanapun orangtuanya mengenal si dia lebih baik daripada kita. Jangan berbohong atau mengarang cerita untuk membela diri. Bersikap dewasa dan mengerti keadaan malah membuat mereka simpati kepada kita.

- Tenang dan santai, jangan menjadi drama queen. Misalnya ketika ditanya, "Lagi berantem ya?" cukup senyum sambil menjawab, "Iya nih tante, biasa," dan obrolkan dengan santai apa yang menjadi penyebabnya dan cari solusinya.

Nah, kalau dia enggak terbiasa curhat sama sekali?
- Yakinkan dia bahwa apa pun yang ia ceritakan hanya dia dan Anda yang mengetahuinya.
- Jangan memaksa, beri tahu bahwa kita siap mendengarkan kapan pun dia ingin bercerita.
- Jangan mencoba untuk mengoreksi apa yang ia katakan. Setelah ia selesai berbicara, baru beri tanggapan mengenai apa yang kita pikirkan dan rasakan.
- Break the ice! Jika keadaan sudah semakin kaku, buat dia tertawa sehingga dia bisa lebih rileks untuk bercerita.



Sumber :
CHIC