Sunday, December 15, 2013

Ternyata kelelawar terapkan hidup bersih dan sehat!

Katakepo.blogspot.com - Jika mendengar kata kelelawar, Anda tentunya sudah membayangkan tentang hewan yang kotor, bau, dan menjijikkan. Namun tahukah Anda, ternyata satu-satunya hewan mamalia yang dapat terbang ini cinta dan peduli pada kebersihan!

Bagaimana bisa?

Hal ini terungkap setelah para peneliti melakukan studi pada kelelawar dan menemukan fakta-fakta unik tentang hewan tersebut. Penasaran? Berikut ulasannya:

1. Cinta kebersihan

Kelelawar ternyata sangat peduli pada kebersihan, khususnya pada tubuhnya. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa saat berkumpul, hewan ini akan membersihkan tubuhnya dengan menjilat setiap detail kotoran yang menempel di badannya hingga bersih. Bahkan mereka akan saling membersihkan satu sama lain.

Uniknya, mereka secara teratur akan membersihkan kotoran tersebut saat merasa kotor. Selain itu, saat membersihkan tubuh, mereka mampu menghabiskan waktu hingga berjam-jam lamanya.

2. Kebal pada virus mematikan

Hewan ini memang dikenal sebagai pembawa virus penyakit seperti SARS, Nipah, dan lainnya. Namun anehnya, kelelawar justru kebal terhadap penyakit tersebut.

Sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa hewan tersebut memiliki gen cytokine storm, yang memiliki daya kekebalan luar biasa. Sehingga hewan ini aman terhadap virus mematikan.
Namun yang perlu diingat adalah kelelawar bukannya tidak bisa jatuh sakit, hanya saja mereka memiliki kekebalan tubuh yang luar biasa, sehingga dapat mematikan virus berbahaya ketimbang hewan lainnya.

3. Hewan yang setia kawan

Hewan ini ternyata sangat peduli pada kawanannya. Mereka bersedia membagi makanan tangkapan sendiri untuk dibagikan pada kelelawar yang sedang sakit.

4. Kelelawar tidak buta

Sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan ini menghadirkan fakta yang mengatakan bahwa kelelawar ternyata tidak buta. Banyak mitos yang beredar di masyarakat bahwa kelelawar tidak bisa melihat alias buta. Mereka hanya mengandalkan gelombang suara.

Faktanya, mereka dapat melihat dengan jelas. Penelitian yang dilakukan adalah dengan menempatkan 5 ekor kelelawar pada sebuah ruangan gelap dan diberi beberapa mangga di berbagai sudut. Terbukti, kelelawar dapat menemukan mangga tersebut meskipun diberi rintangan berupa jala dan sebagainya.

5. Mampu menghentikan denyut jantung selama 48 menit

Kelelawar jenis coklat mampu menghentikan denyut jantungnya hingga 48 menit saat hibernasi. Sementara dalam kondisi normal, jantung mereka berdenyut 20 kali per menit.

6. Usia panjang

Kelelawar dapat hidup sekitar 20-30 tahun. Sementara untuk jenis coklat dapat hidup selama 40 tahun. Ini merupakan jenis yang memiliki masa hidup terlama.





Thursday, December 12, 2013

Buah-buahan yang harus dihindari penderita diabetes

Katakepo.blogspot.com - Mengonsumsi buah-buahan bisa memberikan tambahan nutrisi bagi tubuh. Buah-buahan mengandung vitamin, mineral, dan karbohidrat yang dibutuhkan tubuh. Meski begitu, tak semua orang bisa diuntungkan dengan memakan buah-buahan.

Bagi penderita diabetes, buah-buahan tertentu bisa menyebabkan perubahan tingkat gula dalam darah. Hal ini bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan mereka. Berikut adalah beberapa buah yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes, seperti dilansir oleh Boldsky.

Status Terakhir WhatsApp Sang Teknisi KRL

Katakepo.blogspot.com - JAKARTA,Kepergian Sofyan Hadi (20), teknisi kereta rel listrik (KRL) commuter line yang menjadi korban tewas tragedi kecelakaan KRL di Bintaro sempat memberikan firasat kepada orang terdekatnya. Status WhatsApp terakhirnya pun menjadi tanda untuk teman-temannya.

Ade Rukim (54), ayah Sofyan, mengaku sempat bermimpi mengenai anaknya sepekan sebelum kejadian KRL menabrak truk tangki Pertamina pada Senin (9/12/2013) di pelintasan Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan. Menurutnya, dalam mimpi tersebut, ia menggelar tikar di salah satu bangunan kosong. Ia tak berpikir bahwa mimpi tersebut pertanda akan datangnya banyak tamu di kediamannya.

"Saya enggak tahu kalau itu namanya firasat apa bukan, tapi saya enggak berpikir itu. Saya sempat mimpi saya gelar tikar di lahan kosong yang belum jadi rumah," ujar Ade, di rumahnya di Gang Mawar III, Bekasi Timur, Selasa (10/12/2013).

Menurut Ade, teman-teman Sofyan juga memberi tahu mengenai status WhatsApp anaknya. "Teman-temannya ada yang bilang, katanya heran, anak saya menulis status di WhatsApp yang isinya, 'Semoga ditempatkan yang tepat, amiin'," kata Ade dengan wajah sembap.

Pada hari kecelakaan terjadi, Ade mengaku sempat menghubungi Sofyan. Namun, anaknya itu tidak menjawab teleponnya. Rencana untuk menjemput Sofyan pun dibatalkan.

Tak lama dari itu, Ade malah mendengar kabar kecelakaan kereta api. Setelah bertanya-tanya, ia langsung memutuskan untuk mengonfirmasi ke Stasiun Bekasi.

"Terakhir saya komunikasi sama anak saya itu, waktu Senin siang jam 08.00 pagi. Saya telepon, tanya dia jam berapa pulang. Dia bilang, pulangnya jam 12.00. Makanya, saya tungguin dari jam 11.00 hingga jam 13.00 di Stasiun Bekasi, tapi tidak ada kabar lagi," kata pria asal Kuningan, Jawa Barat.

Di mata keluarga, Sofyan merupakan sosok yang baik dan penuh perhatian. Ia juga sangat menyayangi keluarga dan keempat keponakannya.

Kenapa kini ijasah sarjana bak bungkus kacang

Katakepo.blogspot.com - Sudah bukan rahasia ketika seorang sarjana curhat kesulitan cari pekerjaan. Di era yang semakin menggila ini, menjadi sarjana atau IPK tinggi saja tidak cukup untuk menjamin kesejahteraan generasi muda. Meski tidak cukup menjadi penopang dagu ketika melamar pekerjaan, namun bukan berarti gelar sarjana tidak penting.

Ini pendapat Surya Husandy Parnata, seorang sarjana ekonomi yang kini sukses dengan berwiraswasta di situs belanja Viandsun Shop, mengenai makna gelar sarjana dan kesuksesan yang diraihnya.

"Kuliah dan gelar itu layaknya saham orang tua yang begitu besar buat anak. Ketika gagal kuliah lulus, maka saham orang tua yang ditanamkan akan dengan mudahnya sirna, seperti main judi dan harus mengalah".

"Gelar bukan segalanya menuju kesuksesan. Gelar & IPK yang tinggi hanya akan menjerumuskan orang untuk pengen dan bekerja sama perusahaan besar yang belum tentu ownernya sepintar mereka. Betapa bodohnya ya kalau liat keadaan ini. Para sarjana dengan IPK tinggi kerja kepada orang lulusan SD atau SMA (mungkin) yang di mana mungkin saat merintis hanya dengan sistem sederhana jual beli saja, tapi seiring perkembangan perusahaan baru dibuat sistem yang lebih komplek dan dibutuhkan orang2 bergelar sarjana".

"Jangan takut untuk memulai usaha. Risiko itu selalu ada. Kalau kita takut sama resikonya nggak akan pernah jadi pengusaha. Kalau pengen yang aman-aman saja, penghasilan pasti dan gitu-gitu aja silakan bekerja saja sama perusahaan yang mungkin dibangun oleh para pengusaha yang pendidikan rendah tapi berani ambil resiko action untuk memulai".

"Risiko dan kegagalan itu semua proses. Karena adanya hal itu, kita jadi dapat pengalaman. pengalaman inilah yang sangat amat berharga dan nilainya nggak bisa dibandingkan dengan materi kuliah. Kalian yang kuliah bayar mahal2, nggak kepake itu semua, yang kepake pada akhirnya basic saja yaitu kurang, bagi, tambah, kurang, sisanya ngurusin perhitungan pajak, analisis dsb. Nah, gunakanlah orang-orang yang memang hidupnya mau untuk bekerja untuk orang lain karena IPKnya tinggi dan lulusan kampus kenamaan sejagad raya ini".

Bagaimana pendapat Anda?

Pasien kaki gajah diterlantarkan RSCM

Katakepo.blogspot.com - Nahas benar nasib Bambang bin Simun (33). Dalam kondisi yang kian memburuk, pasien vileriasis atau kaki gajah ini ditelantarkan di RSCM. Pasien miskin penerima Jamkesmas ini bingung soal kepastian operasi dari rumah sakit pelat merah itu.

"Pasien ini kemarin sudah muntah darah tapi saat lapor dibiarin saja di ruang tamu tidak ada kepastian. Alasannya enggak jelas padahal sudah nunggu dari siang dan disuruh pulang," jelas anggota DPR komisi IX, Rieke Diah Pitaloka dalam sambungan telepon kepada merdeka.com, Selasa (11/12).

Rieke yang mendampingi Bambang, baru mendapat kejelasan setelah beberapa kali datang ke RSCM. Bahkan kondisi kesehatan Bambang langsung dicek ulang.

"Saya ke sini langsung disuruh masuk, saya urusin baru direspons dokternya juga baru. Bambang dicek lagi dan disuruh tinggal juga di rumah singgah dekat RSCM," sambung politisi PDIP ini.

Tetapi Rieke kembali mengeluhkan penanganan kepada pria tuna rungu tersebut. Pasalnya untuk pasien dengan kaki gajah seberat 10 kg, Bambang malah ditempatkan di lantai 4 rumah singgah.

"Kami juga sudah cukup lama minta penanganan operasi sejak Mei lalu, selama ini rawat jalan saja padahal rumahnya Bambang di Bekasi dan orangtuanya tidak bekerja. Sekarang ditempatkan di rumah singgah lantai 4," tutup Rieke.

Oleh karena itu, Rieke berharap agar rumah sakit bisa mengambil kebijakan terbaik untuk Bambang. Hal ini mengingat RSCM menjadi salah satu rumah sakit andalan bagi kaum miskin. Pihak RSCM belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.