Monday, March 23, 2015

Ghostbusters Indonesia memburu hantu sampai India hingga Belgia

Katakepo.blogspot.com - Fikri bergidik melihat penampakan perempuan dengan rambut menjuntai di dalam foto. Awalnya tidak ada yang tahu, siapa perempuan yang tiba-tiba nongol di antara teman-teman kosan dalam foto itu. Belakangan, dia dan teman satu kosan di Jalan Efendi, Yogyakarta, baru 'ngeh' dan berkesimpulan perempuan itu hantu. Alasannya tegas, tidak ada perempuan di ruang tamu kosan saat foto diambil pada 2002 lalu itu.

Foto hantu perempuan itu juga mempertegas praduga penghuni kosan sebelumnya yang mengaku kerap melihat bayangan perempuan berkelebat di dalam kosan. Bukan cuma satu orang bersaksi, tapi beberapa orang lainnya juga. Awalnya cerita itu cuma kasak-kusuk semata, bahwa di kosan ada penghuni lain berupa makhluk astral yang tak kasat mata. Hingga akhirnya foto itu bicara.

"Lalu saya panggil teman yang bisa menangani masalah seperti itu. Dia cerita, memang di kosan saya ada hantu perempuan. Lalu saya telepon, dia datang, trus melakukan ritual. Setelah itu bersih tidak ada gangguan lagi," Minggu (22/2) malam.

Bagi yang percaya, kisah Fikri bisa jadi contoh bila gangguan makhluk gaib itu ada. Karena itulah kemudian para Pemburu Hantu atau Ghostbusters muncul. Mereka menyediakan jasa pengusiran hantu di rumah hingga ruko. Seperti salah satu jasa memburu hantu yang didirikan Hafiss Anwar di Ciracas, Jakarta Timur. Dia menyediakan layanan membersihkan rumah dari gangguan hantu.

Bisnis jasa memburu hantu milik Hafiss yang didirikan pada 2011 lalu ini lumayan laku. Dia mengklaim melayani orderan dari dalam hingga luar negeri. Di dalam negeri misalnya, kliennya kebanyakan dari Jakarta. Sementara baru-baru ini, dia menerima order dari Singapura, Malaysia hingga India untuk mengusir hantu rumahan hingga ruko tempat usaha.

Penanganan jasa pengusiran hantu, kata dia, bisa dilakukan melalui jarak dekat dan jarak jauh. "Biasanya sih yang memakai jasa kami yang baru menempati rumah baru. Kadang sering ada gangguan-gangguan, termasuk di rumah-rumah tua. Untuk Makhluk halusnya ada yang sudah menetap lama, ada juga yang sifatnya kiriman dari orang," ujarnya.

Hafiss melanjutkan, "kalau makhluk kiriman orang biasanya di ruko-ruko tempat usaha, toko. Mereka order untuk pembersihan tempat usaha supaya gangguannya minim. Biasanya seperti itu."

Orderan jasa mengusir hantu dari dalam dan luar negeri juga diterima Asvi Airlangga. Usaha yang didirikan pada medio 2013 itu menerima klien dari belahan dunia manapun, baik berlatar belakang pejabat, artis, sampai keluarga tak mampu pernah dilayani. Internet atau dunia tanpa kabel membawa pengaruh besar pada perkembangan jasa pengusiran hantu rumah Asvi ini.

Dia mengklaim sudah puluhan klien berasal dari luar negeri. Dari pengalaman fasilitator spiritual, Asvi Airlangga sempat terperanjat kaget mengetahui kliennya berasal dari Eropa, tepatnya dari warga Belgia. Kliennya itu membicarakan soal gangguan makhluk halus selama ini di rumahnya.

"Kondisi pertamanya sangat negatif, untuk klien dari luar negeri kurang lebih 50-an," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, pekan lalu. Kliennya dari Belgia tersebut berkomunikasi melalui surat elektronik dan telepon.

Dari kediaman Asvi di Yogyakarta, tim fasilitator spiritual melakukan pembersihan dan pengolahan energi positif metode jarak jauh. Proses pengusiran hantu memakan waktu sampai empat bulan. "Dua kali pada rumahnya, lalu empat bulan pada pola pikir si penghuni, untuk mengubah energi pikiran positif," ujarnya.

Waktu itu, kliennya mengaku mengetahui jasa pengusiran hantu melalui situs internet. Di laman situs itu juga ada ratusan testimoni dari klien di forum jejaring komunitas terbesar di Indonesia. "Semuanya (testimoni) asli dari klien saya, bukan fiktif atau palsu, bisa langsung dicek," ujarnya.

Dunia gaib memang menyasar tanpa mengenal batasan. Kalangan pejabat beberapa kali ditangani Tim Pemburu Hantu milik Asvi ini. Beberapa pejabat tinggi di Surabaya, Jakarta, maupun Yogyakarta pernah menjadi kliennya. "Saya tak bisa jelaskan lebih jauh soal itu," kata pria masih lajang itu.

Pengusiran hantu di rumah sebagian besar memang hanya permainan pola pikir. Ketika ada kiriman energi negatif atau makhluk berdimensi rendah menetap di rumah bisa dihilangkan dengan energi positif juga. "Paling susah menyadarkan orang ke pribadi lebih baik. Ada kiriman santet atau apapun itu berarti kita memang menyakiti orang secara sadar atau tak sadar," ujarnya.

Kini, ia memiliki lembaga Nusantara di Condong Catur, Yogyakarta. Perguruan menularkan olah energi positif secara umum. Selain rumah, tim fasilitator spiritual juga pernah melakukan pengusiran hantu di gedung kantor, sekolah atau hunian lainnya. "Dari Belgia, Filipina, Malaysia, banyaklah, rata-rata memang orang Indonesia, sendiri tapi banyak juga warga asing."

0 comments:

Post a Comment