Saturday, August 3, 2013

Penelitian: Urine Digunakan untuk Isi Daya Telepon Seluler

London (AFP/Antara) - Ilmuwan Inggris pada Selasa melaporkan telah memanfaatkan kekuatan urine untuk mengisi baterai telepon seluler, dengan energi listrik yang cukup untuk mengirimkan pesan dan menjelajahi internet.

Para peneliti dari University of Bristol dan Bristol Robotics Laboratory mengatakan mereka telah menciptakan sel bahan bakar yang menggunakan bakteri untuk memecah urine agar bisa membangkitkan energi listrik, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Royal Society of Chemistry Physical Chemistry Chemical Physics.

“Belum ada orang yang memanfaatkan urine untuk hal ini sehingga ini merupakan penemuan yang menarik,” ujar peneliti Ioannis Ieropoulos.

“Kebaikan dari sumber daya ini adalah, kita tidak bergantung pada tenaga angin atau matahari yang tidak menentu; kami mendaur ulang sampah untuk menciptakan energi. Satu produk yang kami yakini pasokannya tidak akan habis adalah urine kita sendiri,” tambahnya.

Tim membiakkan bakteri dalam elektron positif berisi serat karbon dan menempatkannya ke dalam tabung keramik. Bakteri yang memecah zat-zat kimia dalam urine tersebut masuk melalui tabung itu, lalu membentuk sejumlah kecil daya listrik yang disimpan dalam sebuah kapasitor.

Ieropoulos berharap sel tersebut, yang saat ini sebesar aki mobil, dapat digunakan untuk banyak aplikasi.

“Tujuan kami adalah mempunyai sesuatu yang bisa dibawa ke mana-mana dengan mudah,” jelasnya.

“Sejauh ini microbial fuel stack (MFC) yang sudah kami kembangkan membangkitkan daya yang cukup untuk mengirim SMS, menjelajah internet, dan melakukan panggilan singkat. Konsepnya sudah diuji dan berhasil -- sekarang saatnya bagi kami untuk mengembangkan dan memperbaiki prosesnya sehingga kami bisa mengembangkan MFC untuk mengisi baterai secara penuh.”

Mereka berharap teknologi tersebut dapat digunakan untuk alat elektronik rumah tangga.(ms/pt).

0 comments:

Post a Comment